Minggu, 21 Oktober 2018


Jumat, 27 Oktober 2017 06:38 WIB

Lacak, Ikon Populer Jambi

Reporter :
Kategori : Ensklopedia

Zola dalam banyak kesempatan memakai Lacak

Oleh: Dedi Arman*

Usai mempopulerkan batik dan songket, daerah provinsi Jambi, kini memiliki ikon baru. Namanya lacak. Sebagai ikon baru, lacak Jambi terus populer (untuk menyebut digemari) di kalangan masyarakat.



Sebagai upaya melestarikan pemakaian lacak, di Jambi telah terbentuk Komunitas Lacak Jambi (KLJ). KLJ telah menetapkan duta lacak. Tak hanya itu, dalam berbagai kesempatan lacak juga telah dipakai dalam acara-acara pemerintahan, organisasi kemasyarakatan hingga karyawan hotel.

Secara harfiah lacak bermakna bekacak atau gagah, ikat kepala ini dahulunya dipakai oleh para raja, laskar dan para Panglima Jambi.Kuluk atau tengkuluk pakaian khas Jambi untuk perempuan telah lebih dulu di kenal masyarakat. Kali ini, tengkuluk akan terlihat serasi dengan Lacak yang di gunakan oleh kaum lelaki dan saat ini gencar dipromosikan oleh
Pemerintah Provinsi Jambi.

Lacak merupakan salah satu kekayaan budaya Negeri Jambi, yang merupakan simbol kewibawaan, kebijaksanaan dan status sosial pemakainya. Lacak awalnya dikenal sebagai salah satu perlengkapan dalam pakaian adat pria Jambi. Untuk kaum Laki-
laki yang berada di suku Melayu Jambi, dalam berpakaian adatnya kaum pria Jambi mengenakan lacak pada kepalanya. Lacak sebagai penutup kepala ini dibuat dari bahan kain beludru yang warna merah pada bagian dalamnya diberi kertas tebal yang
dimaksudkan agar menjadikannya keras.

Sedangkan baju Adat kaum pria Jambi dinamakan baju kurung tanggung yang berlengan panjang. Alasan mengapa disebut tanggung,  karena ukuran panjangnya cuma sedikit di bawah siku lengan dan tidak sampai pada pergelangan tangan. Maknanya adalah seseorang
pria harus tangkas dan cekatan ketika mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan.

Booming-nya lacak Jambi juga berdampak positif bagi perekonomian. Usaha pembuatan lacak mulai menggeliat. Salah satunya di Desa Muaro Jambi, usaha pembuatan lacak panen pesanan. Brata, salah satu pelaku usaha pembuatan lacak menyebutkan, banyak sekali pesanan dalam beberapa bulan belakangan. “Banyak pesanan. Acara-acara organisasi di Jambi, pesertanya memakai lacak,”kata Brata di Muaro Jambi.

*pemerhati budaya


Tag : #Budaya Jambi #Songket #Batik #Sumatra



Berita Terbaru

 

Minggu, 21 Oktober 2018 20:48 WIB

Tanggapi Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ihsan Yunus: Harus Lahirkan Pejabat yang Berkompeten


Kajanglako.com, Jambi - Lelang jabatan di lingkungan Pemprov Jambi telah menghasilkan tiga besar nama-nama calon delapan pejabat eselon II. Masing-masing

 

Minggu, 21 Oktober 2018 20:35 WIB

Breaking News!! Dua Orang Tahanan Denpom Jambi Kabur


Kajanglako.com, Jambi - Warga sekitar Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jambi dihebohkan dengan kabar kaburnya dua orang tahanan Denpom, Minggu malam (21/10).   Pantauan

 

Kejurwil Panjat Tebing
Minggu, 21 Oktober 2018 20:22 WIB

Panitia Kejurwil Panjat Tebing Gelar Technical Meeting, Ini yang Dibahas


Kajanglako.com, Jambi - Minggu sore, kontestan yang mengikuti Kejurwil se-Sumatera di Provinsi Jambi yang digelar di Venue Garuda Kabupaten Batanghari

 

Minggu, 21 Oktober 2018 16:49 WIB

Jalan Darurat Rasau-Berbak Jadi Keluhan Pengguna Jalan


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Rantau Rasau-Berbak, tepatnya di Alahan Desa Rantau Makmur. Untuk sementara

 

Kejurwil Panjat Tebing
Minggu, 21 Oktober 2018 16:22 WIB

16 Atlet Panjat Tebing Jambi Siap Berlaga di Kejurwil


Kajanglako.com, Jambi - Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi melepas 16 Atlet Panjat Tebing yang akan berlaga di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil)