Senin, 23 Juli 2018


Jumat, 27 Oktober 2017 06:38 WIB

Lacak, Ikon Populer Jambi

Reporter :
Kategori : Ensklopedia

Zola dalam banyak kesempatan memakai Lacak

Oleh: Dedi Arman*

Usai mempopulerkan batik dan songket, daerah provinsi Jambi, kini memiliki ikon baru. Namanya lacak. Sebagai ikon baru, lacak Jambi terus populer (untuk menyebut digemari) di kalangan masyarakat.



Sebagai upaya melestarikan pemakaian lacak, di Jambi telah terbentuk Komunitas Lacak Jambi (KLJ). KLJ telah menetapkan duta lacak. Tak hanya itu, dalam berbagai kesempatan lacak juga telah dipakai dalam acara-acara pemerintahan, organisasi kemasyarakatan hingga karyawan hotel.

Secara harfiah lacak bermakna bekacak atau gagah, ikat kepala ini dahulunya dipakai oleh para raja, laskar dan para Panglima Jambi.Kuluk atau tengkuluk pakaian khas Jambi untuk perempuan telah lebih dulu di kenal masyarakat. Kali ini, tengkuluk akan terlihat serasi dengan Lacak yang di gunakan oleh kaum lelaki dan saat ini gencar dipromosikan oleh
Pemerintah Provinsi Jambi.

Lacak merupakan salah satu kekayaan budaya Negeri Jambi, yang merupakan simbol kewibawaan, kebijaksanaan dan status sosial pemakainya. Lacak awalnya dikenal sebagai salah satu perlengkapan dalam pakaian adat pria Jambi. Untuk kaum Laki-
laki yang berada di suku Melayu Jambi, dalam berpakaian adatnya kaum pria Jambi mengenakan lacak pada kepalanya. Lacak sebagai penutup kepala ini dibuat dari bahan kain beludru yang warna merah pada bagian dalamnya diberi kertas tebal yang
dimaksudkan agar menjadikannya keras.

Sedangkan baju Adat kaum pria Jambi dinamakan baju kurung tanggung yang berlengan panjang. Alasan mengapa disebut tanggung,  karena ukuran panjangnya cuma sedikit di bawah siku lengan dan tidak sampai pada pergelangan tangan. Maknanya adalah seseorang
pria harus tangkas dan cekatan ketika mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan.

Booming-nya lacak Jambi juga berdampak positif bagi perekonomian. Usaha pembuatan lacak mulai menggeliat. Salah satunya di Desa Muaro Jambi, usaha pembuatan lacak panen pesanan. Brata, salah satu pelaku usaha pembuatan lacak menyebutkan, banyak sekali pesanan dalam beberapa bulan belakangan. “Banyak pesanan. Acara-acara organisasi di Jambi, pesertanya memakai lacak,”kata Brata di Muaro Jambi.

*pemerhati budaya


Tag : #Budaya Jambi #Songket #Batik #Sumatra



Berita Terbaru

 

Senin, 23 Juli 2018 01:11 WIB

Selain HP, Sipir Lapas Bungo Temukan Benda Diduga Digunakan Napi untuk Kabur


Kajanglako.com, Bungo - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Klas 2B Muara Bungo menemukan sejumlah barang di sel warga binaan saat razia digelar, Minggu (22/7)

 

Senin, 23 Juli 2018 00:59 WIB

Lapas Klas 2B Bungo Geledah Blok Napi


Kajanglako.com, Bungo - Lembaga Permasyaratan (Lapas) Klas 2B Muara Bungo melakukan penggeledahan blok hunian warga binaan.   Penggeledahan dipimpin

 

Senin, 23 Juli 2018 00:45 WIB

Bambang Bantah Sidak Sel Fasilitas Hotel Bintang Lima di Lapas Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Sidak yang dilakukan di Lapas Klas 2A Jambi, Minggu (22/7) malam, berkaitan dengan OTT KPK di Lapas Sukamiskin Jawa Barat, dibantah

 

Senin, 23 Juli 2018 00:29 WIB

Disinggung Soal Sidak Sel Mewah, Bambang: Tak Ada yang Perlu Dieskpos Media


Kajanglako.com, Jambi - Dilarangnya awak media tak boleh meliput Sidak yang dilakukan Kakanwil Kemenkumham Provinsi Jambi, Bambang Palasara, di Lapas Klas

 

Senin, 23 Juli 2018 00:10 WIB

Lapas Jambi Disidak Pasca OTT KPK di Lapas Sukamiskin


Kajanglako.com, Jambi - Pasca Komisi Pemberantas akorupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin, Jawa Barat, terkait