Selasa, 28 Januari 2020


Kamis, 30 Mei 2019 12:31 WIB

SMP N 10 Nipah Panjang Terancam Tutup, Para Alumni Angkat Bicara

Reporter : Soni Setiawan
Kategori : Ragam Features Berita Daerah Pendidikan

SMP N 10 Nipah Panjang (Foto:kajanglako/Soni S)

SMP N 10 Nipah Panjang Terancam Tutup, Para Alumni Angkat Bicara

Kajanglako.com, Tanjabtim – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 (semula SMP 2) Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi, terancam tutup.



Berbagai hal disebut-sebut sebagai penyebab terancamnya penutupan sekolah tersebut. Salah satunya kurangnya perhatian pemerintah sehingga membuat kondidi fisik bangunan saat ini sangat memprihatinkan.

Beberapa bangunan tampak lusuh dan tidak terawat. Akibatnya sangat sedikit siswa yang mendaftar untuk bersekolah di sekolah tersebut. Padahal sekolah ini pernah mencapai puncak kejayaannya pada periode 2000 hingga 2015. Saat itu pernah mencatat memiliki 600 siswa dan menjadi salah satu sekolah favorit di Nipah Panjang. Bahkan melahirkan lulusan yang saat ini menjadi pejabat penting.

Saat ini, seperti yang dituturkan oleh Kepala Sekolah Kafrawi, SMP N 10 hanya memiliki 52 siswa dengan 13 guru termasuk Kepala Sekolah.

Mendengar kabar tersebut, sejumlah alumni mengaku miris dan prihatin dengan kondisi sekolah hingga terancam akan tutup.

Seperti yang dirasakan oleh Martin, salah satu alumni sekolah tersebut yang saat ini duduk di Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Konas HAM) Jakarta. Saat dikonfirmasi via pesan whatsapp, Kamis (30/05, Martin mengatakan meminta pemerintah daerah serta rekan alumni, untuk memperhatikan sekolah tersebut.

Martin mengatakan, bisa jadi ada kebijakan yang timpang yang berjalan selama ini yang membuat hal itu terjadi. Alumni tahun 1999 ini juga berharap penutupan sekolah jangan sampai terjadi terlebih sekolah telah berstatus negeri.

"Mohon perhatian dari rekan-rekan alumni dan Pemerintah daerah. Jangan sampai sekolah kebanggaan kami tersebut ditutup, apalagi statusnya sudah negeri. Berkemungkinan ada kebijakan yang timpang dan berjalan selama ini, sehingga sekolah tersebut jadi seperti ini," kata Martin

Selain Martin, hal yang sama juga disampaikan oleh Ardi Wiadi, pegiat sosial media di Kota Jambi yang juga alumni sekolah tersebut.

Ardi mengatakan mendesak agar Dinas Pendidikan Setempat segera mengambil tindakan penyelamatan.  

"Saya mewakili rekan-rekan alumni mengharapkan agar pemerintah dan dinas terkait segera mengambil langkah-langkah konkrit, agar isu yang sudah terlanjur berkembang dimasyarakat ini tidak sampai terjadi. Miris dan prihatin yang kami rasakan sebagai alumni," tegas Ardi. (Kjcom)


Tag : #tanjabtim #pendidikan #potret pendidikan #sekolah #SMPN 10 Nipah Panjang #terancam tutup #komnas HAM



Berita Terbaru

 

Senin, 27 Januari 2020 16:41 WIB

Fachrori Ingatkan Perusahaan Utamakan K3 Bagi Pekerja


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun

 

Senin, 27 Januari 2020 15:01 WIB

Cabuli Anak Tiri, Warga Tanjung Marwo Diciduk Polisi


Kajanglako.com, Batanghari - IS (27), warga RT 02 Desa Tanjung Marwo kecamatan Muara Tembesi terpaksa meringkuk di jeruji besi sel tahanan Polres Batanghari.

 

Senin, 27 Januari 2020 14:50 WIB

Mantap..! Merangin Wakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Thailand


Kajanglako.com, Merangin - Kabupaten Merangin akan mewakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Kota Yala Thailand pada 7-9 Februari 2020

 

Senin, 27 Januari 2020 14:37 WIB

Aksi Warga 12 Desa Kecamatan Mandiangin di Kantor Bupati Berakhir, Warga Akan Langsung Duduki Lahan


Kajanglako.com, Sarolangun - Puluhan warga dari 12 desa di Kecematan Mandiangin yang berdemo di kantor Bupati Sarolangun menuntut PT AAS mengambil lahan

 

Senin, 27 Januari 2020 14:25 WIB

Tinjau Pencarian Korban Tenggelam, Al Haris Ingatkan Orang Tua Agar Awasi Anak


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin,  Al Haris, meninjau pencarian korban hanyut di sungai Merangin wilayah Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko,