Selasa, 28 Januari 2020


Selasa, 28 Mei 2019 23:22 WIB

Pernah Jadi Favorit dan Lahirkan Banyak Pejabat, SMP di Tanjabtim ini Malah Terancam Tutup

Reporter : Igun
Kategori : Ragam Features Berita Daerah Pendidikan

Beginilah kondisi salah satu bangunan SMP N 10 Nipah Panjang Tanjung Jabung Timur (Foto:Kajanglako/Igun)

Pernah Jadi Favorit dan Lahirkan Banyak Pejabat, SMP di Tanjabtim ini Malah Terancam Tutup

Kajanglako.com, Tanjabtim – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi, tahun ini terancam tutup.



Saat ini kondisi sekolah terlihat nyaris tak terawat. Bahkan beberapa bangunan terlihat lusuh. Tak terlihat juga perhatian dari berbagai pihak terutama pemerintah, untuk sekedar memperbaiki bangunan tersebut.

Kafrawie, Kepala SMP Negeri 10 menjelaskan, memang sekolah ini terkesan terlupakan. Banyak bangunan yang sudah tua tidak terawat. Dirinya mengatakan saat ini belum ada perhatian pemerintah terkait dengan buruknya kondisi sekolah tersebut.

Menurut Kafrawi, kondisi ini tentu membuat orang tua enggan mendaftarkan anaknya untuk mengenyam pendidikan di SMP N 10. Hal itu dikatakan Kafrawi dapat mengancam tutupnya sekolah tersebut.

Padahal dikatakannya, SMP Negeri 10 ini merupakan salah satu sekolah favorit yang ada di Kecamatan Nipah Panjang. Bahkan pernah mencapai puncak kejayaannya pada tahun 2000 hingga 2005 dan tercatat memiliki lebih dari 600 siswa. Saat ini SMP Negeri 10 hanya memiliki 52 siswa dengan 13 guru termasuk Kepala Sekolah.

“Iya, jika begini sekolah ini terancam tutup. Saat ini kami hanya memiliki 52 siswa dan 13 tenaga pengajar termasuk Kepala Sekolah. Dulu pernah sekitar tahun 2000 hingga 2005, sekolah ini mempunyai 600 siswa, dan menjadi sekolah favorit,” kata Kafrawi.

Tidak hanya favorit, menurut Kafrawi sekolah yang berdiri sejak tahun 1986 ini telah banyak lahirkan pejabat penting. SMP N 10 ini dahulunya memiliki 24 ruangan yang terdiri dari ruang guru, ruang kelas, laboratorium hingga mushola.

Dikatakan Kafrawi, penurunan sekolah ini terlihat sejak tahun 2007 lalu. Dirinya menilai penurunan itu disebabkan oleh beberapa masalah, mulai dari menuanya bangunan yang tidak diiringi dengan perbaikan, sehingga membuat minat pendaftar turun.

“Penurunan sekolah terlihat sejak tahun 2007, banyak sebab salah satunya kurang diperhatikan. Padahal dulu sekolah ini memiliki 24 ruangan, mushola dan laboratorium. Banyak juga sekarang menjadi pejabat penting yang dulu sekolah disini,” kata Kafrawi.

Kafrawi melanjutkan, jika nanti SMP negeri 10 ini benar-benar tutup, tentu akan menjadi cerita buruk dalam sejara dunia pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan bahkan di Provinsi Jambi. Ia menilai kondisi ini setidaknya mendakan pihak-pihak didunia pendidikan cuek terhadap kondisi pendidikan yang sebenarnya. (Kjcom)


Tag : #jambi #tanjabtim #pendidikan #sekolah #smp 10 #smp n 10 #tutup #siswa



Berita Terbaru

 

Senin, 27 Januari 2020 16:41 WIB

Fachrori Ingatkan Perusahaan Utamakan K3 Bagi Pekerja


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun

 

Senin, 27 Januari 2020 15:01 WIB

Cabuli Anak Tiri, Warga Tanjung Marwo Diciduk Polisi


Kajanglako.com, Batanghari - IS (27), warga RT 02 Desa Tanjung Marwo kecamatan Muara Tembesi terpaksa meringkuk di jeruji besi sel tahanan Polres Batanghari.

 

Senin, 27 Januari 2020 14:50 WIB

Mantap..! Merangin Wakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Thailand


Kajanglako.com, Merangin - Kabupaten Merangin akan mewakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Kota Yala Thailand pada 7-9 Februari 2020

 

Senin, 27 Januari 2020 14:37 WIB

Aksi Warga 12 Desa Kecamatan Mandiangin di Kantor Bupati Berakhir, Warga Akan Langsung Duduki Lahan


Kajanglako.com, Sarolangun - Puluhan warga dari 12 desa di Kecematan Mandiangin yang berdemo di kantor Bupati Sarolangun menuntut PT AAS mengambil lahan

 

Senin, 27 Januari 2020 14:25 WIB

Tinjau Pencarian Korban Tenggelam, Al Haris Ingatkan Orang Tua Agar Awasi Anak


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin,  Al Haris, meninjau pencarian korban hanyut di sungai Merangin wilayah Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko,