Minggu, 19 Mei 2019


Selasa, 14 Mei 2019 21:45 WIB

Rapat Pokja Kampung KB, Dianto Minta Semua Pihak Berkolaborasi

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Inforial

Sekda M Dianto saat menyampaikan sambutan pada Rapat Pokja Kampung KB (Foto:Kajanglako/Juanda)

Rapat Pokja Kampung KB, Dianto Minta Semua Pihak Berkolaborasi

Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto, mengemukakan bahwa kolaborasi (kerja sama) dari semua pihak terkait merupakan kunci keberhasilan dalam pelaksanaan Kampung KB.



Hal itu disampaikannya saat membuka Pertemuan Kelompok Kerja dan Advokasi Tingkat Provinsi Jambi dalam rangka Rapat Koordinasi Pokja Kampung KB dan Pelatihan Enumerator Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program (SKAP) Tingkat Provinsi Jambi tahun 2019, Selasa (14/05) disalah satu hotel di Kota Jambi. 

Sekda mengatakan, Kampung Keluarga Berencana (KB) adalah program bidang kependudukan yang sejalan dengan agenda prioritas pembangunan pemerintah (Nawacita) butir 3, 5, dan 8. Nawacita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

“Kampung KB merupakan tempat terintegrasinya program pembangunan dari seluruh lintas sektor. Lingkup kegiatan kampung KB tidak hanya fokus pada kegiatan program KKBPK saja, melainkan ada kegiatan kesehatan reproduksi, ketahanan dan pemberdayaan keluarga, pembangunan permukiman, pendidikan, hingga peningkatan sosial ekonomi masyarakat. Maka pada pelaksanaan Kampung KB, lintas sektor dilibatkan secara aktif,” kata Sekda.

Sekda menjelaskan, ada lima faktor utama keberhasilan Kampung KB, yakni komitmen kuat dari pemangku kebijakan di semua tingkatan, integrasi lintas sektor, optimalisasi fasilitas dan dukungan mitra kerja, semangat dan dedikasi pengelola kampung KB, termasuk petugas lini lapangan KB dan partisipasi masyarakat.

“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan, ungkapan ini bisa digunakan untuk menggambarkan pentingnya keterlibatan semua pihak, terutama lintas sektor dalam implementasi kampung KB, bukan hanya peningkatan capaian KB saja yang akan dilihat, melainkan juga capaian bidang lainnya seperti kesehatan, sosial ekonomi, pendidikan. Maka dari itu, dalam menjalankan program Kampung KB semua pihak perlu dilibatkan baik pemerintahan pusat, pemerintah daerah, lembaga non pemerintah, dan swasta. Semua punya peran penting yang saling berkaitan satu sama lain. Mulai membuat peraturan pendukung, membantu memfasilitasi, hingga mendampingi masyarakat dalam menjalankan program di lapangan,” kata Sekda.

Sementara itu, Direktur Advokasi dan Komunikasi BKKBN Pusat Sugiyono menyatakan bahwa Kampung KB ini menjadi sebuah episentrum program. “Yang perlu  diingat bahwa program Kampung KB bukan hanya keluarga berencana dan kontrasepsi. Ini adalah keluarga berencana, bagaimana sebuah program secara terintegrasi, lintas sektor yang secara bersama bekerja dan terintegrasi. Jadi program KB bukan semata-mata dengan kontrasepsi saja tetapi isi pokok kegiatan-kegiatan itu ada lintas sektoral, apapun program yang bisa masuk karena indikatornya adalah sebuah kewilayahan setingkat Desa maka bagaimana nanti Tim Pokja ini bisa mengakses dana alokasi khusus yang bisa dikembangkan di setiap Kampung KB.

Kedepannya, lanjut Sugiyono, Kampung KB akan menjadi ikon program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

“Bagaimana perkembangannya dilaporkan secara periodik sampai kepada Bappenas dan menjadi pilot project , nanti akan diintervensi bersama-sama, pokoknya bagaimana fungsi drainase, bagaimana air bersihnya, bagaimana kalau belum ada listrik, bagaimana kalau ada anak yang  tidak sekolah, bagaimana penanganan anak tidak sekolah dan segala macamnya, sehingga diharapkan Kampung KB menjadi episentrumnya program pembangunan,” kata Sugiyono. (Kjcom)


Tag : #jambi #pokja #kampung KB #sekda #m dianto #pemprov jambi



Berita Terbaru

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Minggu, 19 Mei 2019 08:08 WIB

Selimpat dan Talang Berboenga


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Hari-hari terakhir di Alahan Pandjang menyebalkan. Tak ada hari yang lebih menyebalkan daripada hari

 

Dana Desa
Sabtu, 18 Mei 2019 20:23 WIB

Tak Rekomendasikan Desa Pasar Pelawan untuk Dana Desa, Ini Penjelasan Camat


Tak Rekomendasikan Desa Pasar Pelawan untuk Dana Desa, Ini Penjelasan Camat Kajanglako.com, Sarolangun – Desa Pasar Pelawan Kecamatan Pelawan Kabupaten

 

Dana Desa
Sabtu, 18 Mei 2019 20:11 WIB

Tak Direkomendasikan Camat, Dana Desa Pasar Pelawan Dipastikan Tidak Cair


Tak Direkomendasikan Camat, Dana Desa Pasar Pelawan Dipastikan Tidak Cair Kajanglako.com, Sarolangun – Pencairan Dana Dessa (DD) tahap pertama tahun

 

Waspada Kebakaran
Sabtu, 18 Mei 2019 19:53 WIB

Himbauan Kapolres Tanjabtim Terkait Bencana Kebakaran


Himbauan Kapolres Tanjabtim Terkait Bencana Kebakaran Kajanglako.com, Tanjabtim - Kondisi pemukiman penduduk yang padat, ditambah lagi dengan banyaknya

 

Laporan Keuangan
Sabtu, 18 Mei 2019 19:48 WIB

Pemkab Merangin Kembali Raih Opini WTP dari BPK


Pemkab Merangin Kembali Raih Opini WTP dari BPK Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin kembali berhasil meraih predikat opini