Rabu, 24 April 2019


Senin, 15 April 2019 18:02 WIB

Dugaan Money Politik, Caleg DPR RI Dilaporkan Ke Bawaslu Batanghari

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Politik Hukrim

Konferensi pers Bawaslu Batanghari terkait dugaan money politik oleh Caleg DPR RI/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari menerima laporan dugaan Money Politik. 
 
Laporan tersebut diterima Bawaslu dari pelapor pada Minggu 14 April 2019. Laporan yang diterima Bawaslu, yakni terlapor merupakan Caleg DPR RI dari Partai Nasdem berinisial HA.
 
Hal ini dibenarkan oleh ketua Bawaslu Batanghari Indra Tritusia yang didampingi pihak Polres Batanghari dan Kejari Muarabulian saat konferensi pers, Senin (15/4), di Kantor Bawaslu Batanghari.
 
Di hadapan awak media, Ketua Bawaslu menjelaskan bahwa benar adanya laporan pelanggaran larangan kampanye sesuai pasal 521 Undang-undang Pemilu. Dimana saat itu, terlapor diduga telah memberikan uang kepada warga pada masa kampanye. 
 
"Benar, laporan kami terima 14 April kemarin, saat ini masih kita registrasi selama 14 hari kerja kasus ini dikembangkan," kata Indra.
 
Lebih jauh dikatakannya, untuk laporan yang masuk terkait money politik, data yang diterima pihak Bawaslu sudah dinyatakan lengkap. Lokasi dugaan money politik tersebut yakni di Desa Rantau Kapas Tuo kecamatan Tembesi. 
 
"Untuk barang bukti dari pelapor yakni uang sejumlah Rp25.000," katanya.
 
Saat ditanyakan sanksi apa yang ditujukan kepada terlapor? Indra menjelaskan, untuk saat ini pihak Gakkumdu masih menyusun terkait pemanggilan terhadap terlapor maupun saksi. 
 
"Untuk saksi saksi belum satupun yang diperiksa. Tapi pihak pelapor sudah mengajukan saksi sebanyak tiga orang," kata Indra.
 
Saat ditanya apakah terlapor gagal terpilih gara-gara kasus ini? Ketua Bawaslu menjelaskan. Kejadian dugaan politik uang itu terjadi sebelum masa tenang. "Jika kejadiannya saat masa tenang, kemungkinan besar terlapor tidak terpilih meskipun dia menang dalam pemilihan. Namun kejadian ini sebelum masa tenang dan saat masa kampanye," katanya.
 
Ditambahkannya, peristiwa money politik yang dilakukan Caleg DPR RI partai Nasdem tersebut, menurut laporan yang diterima Bawaslu, terjadi di tempat kegiatan kampanye si terlapor. 
 
"Yang jelas masih dalam proses pemeriksaan selama 14 hari kedepan," katanya. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Kebakaran
Selasa, 23 April 2019 21:48 WIB

Kebakaran Landa Lambur Luar, 5 Rumah Terbakar, 1 Balita Tewas Terpanggang


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Kebakaran kembali melanda Tanjab Timur, kali ini kebakaran terjadi di RT 01 Dusun Suka Negara, Desa Lambur Luar,

 

Isra Miraj 1440H
Selasa, 23 April 2019 20:35 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Isra Miraj Tingkat Kabupaten


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah Kabupaten Batanghari memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah / 2019 M, Selasa (23/4), yang

 

Selasa, 23 April 2019 16:48 WIB

Sidak Libatkan Polisi, Satgas Pangan Akan Tindak Pedagang dan Distributor yang Timbun Sembako


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengantisipasi gejolak harga dan ketersediaan stok pangan di pasaran jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019, pemerintah dalam

 

Selasa, 23 April 2019 15:28 WIB

Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional, Sekda Dianto: Jangan Ada Titipan


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto, minta Tim Panitia Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

 

Selasa, 23 April 2019 15:21 WIB

4 Tahun Beruntun, Gubernur Jambi Kembali Raih Penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dari Menteri Ketenagakerjaan