Selasa, 23 Juli 2019


Senin, 15 April 2019 18:02 WIB

Dugaan Money Politik, Caleg DPR RI Dilaporkan Ke Bawaslu Batanghari

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Politik Hukrim

Konferensi pers Bawaslu Batanghari terkait dugaan money politik oleh Caleg DPR RI/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batanghari menerima laporan dugaan Money Politik. 
 
Laporan tersebut diterima Bawaslu dari pelapor pada Minggu 14 April 2019. Laporan yang diterima Bawaslu, yakni terlapor merupakan Caleg DPR RI dari Partai Nasdem berinisial HA.
 
Hal ini dibenarkan oleh ketua Bawaslu Batanghari Indra Tritusia yang didampingi pihak Polres Batanghari dan Kejari Muarabulian saat konferensi pers, Senin (15/4), di Kantor Bawaslu Batanghari.
 
Di hadapan awak media, Ketua Bawaslu menjelaskan bahwa benar adanya laporan pelanggaran larangan kampanye sesuai pasal 521 Undang-undang Pemilu. Dimana saat itu, terlapor diduga telah memberikan uang kepada warga pada masa kampanye. 
 
"Benar, laporan kami terima 14 April kemarin, saat ini masih kita registrasi selama 14 hari kerja kasus ini dikembangkan," kata Indra.
 
Lebih jauh dikatakannya, untuk laporan yang masuk terkait money politik, data yang diterima pihak Bawaslu sudah dinyatakan lengkap. Lokasi dugaan money politik tersebut yakni di Desa Rantau Kapas Tuo kecamatan Tembesi. 
 
"Untuk barang bukti dari pelapor yakni uang sejumlah Rp25.000," katanya.
 
Saat ditanyakan sanksi apa yang ditujukan kepada terlapor? Indra menjelaskan, untuk saat ini pihak Gakkumdu masih menyusun terkait pemanggilan terhadap terlapor maupun saksi. 
 
"Untuk saksi saksi belum satupun yang diperiksa. Tapi pihak pelapor sudah mengajukan saksi sebanyak tiga orang," kata Indra.
 
Saat ditanya apakah terlapor gagal terpilih gara-gara kasus ini? Ketua Bawaslu menjelaskan. Kejadian dugaan politik uang itu terjadi sebelum masa tenang. "Jika kejadiannya saat masa tenang, kemungkinan besar terlapor tidak terpilih meskipun dia menang dalam pemilihan. Namun kejadian ini sebelum masa tenang dan saat masa kampanye," katanya.
 
Ditambahkannya, peristiwa money politik yang dilakukan Caleg DPR RI partai Nasdem tersebut, menurut laporan yang diterima Bawaslu, terjadi di tempat kegiatan kampanye si terlapor. 
 
"Yang jelas masih dalam proses pemeriksaan selama 14 hari kedepan," katanya. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Menggugat Hasil Pileg 2019
Selasa, 23 Juli 2019 12:30 WIB

Sidang PHPU PKB Provinsi Jambi Lanjut Dipersidangan Pembuktian


Sidang PHPU PKB Provinsi Jambi Lanjut Dipersidangan Pembuktian Kajanglako.com, Jakarta - Eksepsi yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait

 

Polemik Cawagub Jambi
Selasa, 23 Juli 2019 12:24 WIB

Pilih Opsi Dua, Cornelis: Sekarang Bola Panas kita Lempar ke Gubernur


Pilih Opsi Dua, Cornelis: Sekarang Bola Panas kita Lempar ke Gubernur Kajanglako.com, Jambi – Melalui jumpa pers yang digelar, Selasa (23/07), pimpinan

 

Polemik Cawagub Jambi
Selasa, 23 Juli 2019 12:17 WIB

Sesuai Saran Pansel, Pimpinan Dewan pun Akhirnya Pilih Opsi Kedua


Sesuai Saran Pansel, Pimpinan Dewan pun Akhirnya Pilih Opsi Kedua Kajanglako.com, Jambi – Saran Panitia Seleksi (Pansel), melalui Ketua Pansel Nasri

 

Selasa, 23 Juli 2019 12:04 WIB

Tim Hongaria Uji Kualitas Air Perumda PDAM Merangin


Air Perumda PDAM Merangin di Uji Kualitasnya oleh Tim dari Hongaria Kajanglako.com, Merangin - Tim dari Hongaria turun langsung ke Perumda PDAM Desa Air

 

Kejurnas Dayung Pelajar 2019
Selasa, 23 Juli 2019 12:01 WIB

Bersama Walikota Jambi, Gubernur Fachrori Bahas Persiapan Kejurnas Dayung di Ruang Kerjanya


Bersama Walikota Jambi, Gubernur Fachrori Bahas Persiapan Kejurnas Dayung di Ruang Kerjanya Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, berharap