Selasa, 23 Juli 2019


Senin, 15 April 2019 12:58 WIB

Penyakit Menular Jadi Persoalan Serius, Sekda Dianto Minta Dinkes Masif Sosialisasikan PHBS

Reporter : Juanda
Kategori : Inforial

Sekda Provinsi Jambi M Dianto/ foto: Humas Provinsi Jambi

Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) meningkatkan sosialisasi hidup sehat kepada masyarakat, terutama untuk melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap berbagai penyakit. 
 
Hal itu disampaikannya saat membuka Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2019, bertempat di Hotel Golden Harvest Jambi, Minggu (14/4).
 
Sekda menyatakan, pembangunan kesehatan merupakan investasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia. 
 
"Pembangunan kesehatan pada dasarnya upaya kita untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan setiap orang untuk dapat berperilaku hidup sehat. Perlu perencanaan dan evaluasi terhadap pembangunan kesehatan yang sistemati, terarah, terpadu, dan menyeluruh serta dibutuhkan keterlibatan berbagai sektor dan seluruh komponen bangsa dalam pelaksanaannya," kata Sekda Dianto.
 
"Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mempunyai peran sangat besar dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Bidang tugas pencegahan dan pengendalian penyakit mencakup surveilans dan imunisasi, pengendalian penyakit menular, penyakit tidak menular, serta masalah kesehatan jiwa dan napza," kata Sekda lagi.
 
Sekda mengatakan, upaya pelayanan kesehatan di daerah sebagai tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan bidang P2P akan terus memperkuat sinergisitas. 
 
"Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan program P2P di daerah agar pencegahan dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular bisa menunjukan hasil yang lebih memuaskan dimana penyakit bisa direduksi, eliminasi, dan eradikasi dengan mengoptimalkan berbagai sumber daya yang ada," kata Sekda.
 
Sekda Dianto menjelaskan, berdasarkan hasil pembahasan pada Rapat Kerja Kesehatan Nasional dan Daerah Tahun 2019, ada 8 side event antara lain Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Neonatal (AKN), Penyakit Tidak Menular (PTM), Stunting, Imunisasi, Tuberkulosi (TB), digital health (e-Health), kesiapan menghadapi bencana (pra dan post), pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan obat, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) Community Engagement.
 
Lebih lanjut Sekda menerangkan, Bidang P2P dititikberatkan pada penyakit Manular, Imunisasi, Tuberkulosi (TB) dan kesiapan dalam menghadapi bencana (Pra dan Post) serta pencapaian sasaran program P2P terutama SPM dan lainnya. 
 
"Sebagai bagian dari program Indonesia Sehat yang menjadi tanggung jawab bersama baik Pusat, Provinsi serta Kabupaten/Kota dimana upaya terus dilakukan dengan sinergitas lintas program dan sektor di tatanan pusat dan daerah secara optimal," kata Sekda Dianto.
 
"Pertemuan ini dapat mengevaluasi capaian program tahun 2018 sehingga didapatkan masukan yang komprehensif dalam implementasi program P2P pada tahun 2019 serta dapat memberikan masukan bagi penyusunan perencanaan pada tahun 2020, sehingga apa yang menjadi indikator program P2P bisa tercapai dan terwujud di Provinsi Jambi," tambah Sekda.
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, dr Samsiran Halim menyampaikan, paradigma kesehatan saat ini telah berubah dari upaya kuratif menjadi upaya preventif dan rehabilitatif. 
 
"Berbagai upaya lintas sektor terus dikembangkan untuk menangani berbagai permasalahan kesehatan terutama dalam menghadapi perubahan pola epidemologi penyakit, dari penyakit baru akibat mutasi misalkan virus dan beberapa penyakit endemis lainnya," kata Samsiran.
 
"Penyakit menular masih menjadi perhatian serius dimana tingkat penularan penyakit yang tinggi akan berkontribusi pada peningkatan moralitas, sedangkan penyakit tidak menular cenderung meningkatkan morbiditas dan menurunkan kualitas hidup seseorang," tambahnya.
 
Samsiran menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini, yaitu: 1. Untuk mengetahui capaian program P2P tahun 2018, 2. Akselerasi Program P2P tahun 2019 dengan sinkronisasi kebijakan P2P tahun 2019, dan 3. Perencanaan program tahun 2020. (kjcom/humas provinsi jambi)




Berita Terbaru

 

Menggugat Hasil Pileg 2019
Selasa, 23 Juli 2019 12:30 WIB

Sidang PHPU PKB Provinsi Jambi Lanjut Dipersidangan Pembuktian


Sidang PHPU PKB Provinsi Jambi Lanjut Dipersidangan Pembuktian Kajanglako.com, Jakarta - Eksepsi yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait

 

Polemik Cawagub Jambi
Selasa, 23 Juli 2019 12:24 WIB

Pilih Opsi Dua, Cornelis: Sekarang Bola Panas kita Lempar ke Gubernur


Pilih Opsi Dua, Cornelis: Sekarang Bola Panas kita Lempar ke Gubernur Kajanglako.com, Jambi – Melalui jumpa pers yang digelar, Selasa (23/07), pimpinan

 

Polemik Cawagub Jambi
Selasa, 23 Juli 2019 12:17 WIB

Sesuai Saran Pansel, Pimpinan Dewan pun Akhirnya Pilih Opsi Kedua


Sesuai Saran Pansel, Pimpinan Dewan pun Akhirnya Pilih Opsi Kedua Kajanglako.com, Jambi – Saran Panitia Seleksi (Pansel), melalui Ketua Pansel Nasri

 

Selasa, 23 Juli 2019 12:04 WIB

Tim Hongaria Uji Kualitas Air Perumda PDAM Merangin


Air Perumda PDAM Merangin di Uji Kualitasnya oleh Tim dari Hongaria Kajanglako.com, Merangin - Tim dari Hongaria turun langsung ke Perumda PDAM Desa Air

 

Kejurnas Dayung Pelajar 2019
Selasa, 23 Juli 2019 12:01 WIB

Bersama Walikota Jambi, Gubernur Fachrori Bahas Persiapan Kejurnas Dayung di Ruang Kerjanya


Bersama Walikota Jambi, Gubernur Fachrori Bahas Persiapan Kejurnas Dayung di Ruang Kerjanya Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, berharap