Rabu, 24 April 2019


Sabtu, 13 April 2019 13:36 WIB

Empat Caleg DPRD Kota ini, Nyatakan Komitmen Hilangkan Budaya Uang Ketuk Palu Jika Terpilih

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Dari kiri kekanan, Sertiansyah (Hanura), Kemas Faried Alfarelly (Golkar), Heru Kustanto (PKS) dan Syaiful Azhar HSB (Demokrat). Diskusi Politik Broni Institut. (Foto:Kajanglako/Arman)

Kajanglako.com, Jambi – Memasuki detik-detik akhir pemilihan kembali calon anggota legislatif, baik itu DPR RI, DPRD Provinsi hingga DPRD Kabupaten Kota, kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus uang ketuk palu pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2017, seakan diingatkan kembali sebagai pertimbangan dalam menentukan pilihan masyarakat.

Hal itu tergambar dalam Diskusi Politik antara insan pers dengan beberapa Caleg DPRD Kota Jambi yakni Kemas Faried Alfarelly (Partai Golkar Dapil Telanaipura, Danau Teluk, Danau Sipin) nomor urut 2, Heru Kustanto (Partai Keadilan Sejahtera Dapil Telanaipura, Danau Teluk, Danau Sipin) nomor urut 1, Sertiansyah (Partai Hanura Dapil Alam Barajo) nomor urut 1 dan Syaiful Bahri Hasibuan (Partai Demokrat Dapil Kota Baru) nomor urut 6. Dalam diskusi ini, salah satu wartawan menanyakan komitmen terhadap budaya ketuk palu yang dinilai telah menjamur di dalam pemerintahan.  



Menanggapi pertanyaan tersebut, keempat caleg satu suara menyatakan akan membangun komitmen untuk mengupayakan menghilangkan budaya tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh Kemas Faried Alfarelly, dirinya komitmen menolak uang ketuk palu jika terpilih sebagai wakil rakyat nanti. Menurut Kemas Faried uang ketuk palu sangat mungkin dan harus dihindari. Ia merasa gaji yang diberikan negara terhadap anggota dewan sudah cukup besar.

“Saya komitmen budaya itu akan dihilangkan jika terpilih nanti. Gaji dewan itu sudah cukup besar, buat apa lagi. Saya fokus saja terhadap fungsi dewan”, kata Kemas Faried.

Senada juga dikatakan Heru Kustanto, sebagai partai islam ia mengatakan sudah barang tentu terus menjaga komitmen dari hal-hal yang tidak baik di parlemen nanti.

“Tentulah kami komitmen menghapus budaya yang merusak yang ada di DPRD. Kasus DPRD Provinsi Jambi yang terjadi menjadi pelajaran buat kita bersama. Saya secara pribadi menolak uang ketuk palu jika nanti terpilih”, kata Heru.

Komitmen yang sama juga disampaikan Sertiansyah. Pria yang kerap disapa buyung ini juga berkomitmen akan menghilangkan budaya ketuk palu tersebut.

“Jelas saya komitmen akan hal itu. Gaji dewan sudah besar buat apalagi seperti itu”, kata Buyung.

Sementara itu Syaiful Bahri Hasibuan mengatakan, kendati budaya ketuk palu sudah mengakar di Indonesia, namun ia komitmen akan menolak uang ketuk palu jika nanti terpilih menjadi anggota DPRD Kota Jambi.

“Sudah bukan rahasia lagi, budaya ketuk palu telah mengakar. Tapi saya komitmen akan menolak itu. Ongkos politik yang mahal kadang membuat potensi itu ada. Oleh karena itu dalam berkampanye saya tidak pernah menggunakan politik uang”, kata Syaiful.

Menarik ditunggu komitmen keempat caleg tersebut. Semoga saja hal itu benar-benar dapat diwujudkan saat duduk di kursi parlemen mendatang. (Kjcom)

 

 


Tag : #Jambi #politik #pemilu 2019 #jelan pileg #legislatif #dprd kota jambi #kemas faried #heru kustanto #sertiansyah #syaiful bahri hasibuan #broni institut



Berita Terbaru

 

Kebakaran
Selasa, 23 April 2019 21:48 WIB

Kebakaran Landa Lambur Luar, 5 Rumah Terbakar, 1 Balita Tewas Terpanggang


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Kebakaran kembali melanda Tanjab Timur, kali ini kebakaran terjadi di RT 01 Dusun Suka Negara, Desa Lambur Luar,

 

Isra Miraj 1440H
Selasa, 23 April 2019 20:35 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Isra Miraj Tingkat Kabupaten


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah Kabupaten Batanghari memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah / 2019 M, Selasa (23/4), yang

 

Selasa, 23 April 2019 16:48 WIB

Sidak Libatkan Polisi, Satgas Pangan Akan Tindak Pedagang dan Distributor yang Timbun Sembako


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengantisipasi gejolak harga dan ketersediaan stok pangan di pasaran jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019, pemerintah dalam

 

Selasa, 23 April 2019 15:28 WIB

Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional, Sekda Dianto: Jangan Ada Titipan


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto, minta Tim Panitia Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

 

Selasa, 23 April 2019 15:21 WIB

4 Tahun Beruntun, Gubernur Jambi Kembali Raih Penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dari Menteri Ketenagakerjaan