Selasa, 23 Juli 2019


Sabtu, 13 April 2019 11:54 WIB

BNN Tangkap Guru dan Pegawai Honorer Pengedar Sabu

Reporter : Igun
Kategori : Berita Hukrim

BNNK Tanjab Timur - Tanjab Barat mengekapos penangkapan dua tersangka penyalahgunaan Narkoba jenis sabu, kedua tersangka merupakan pegawai honorer/ foto: Igun

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Peredaran Narkoba benar-benar sudah merasuki hampir semua lini dan lapisan masyarakat, penyalahgunaannya sudah tidak pandang bulu.
 
Seperti pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkoba oleh Tim Brantas BNNK Tanjab Timur - Tanjab Barat, yang berhasil menangkap dua pelaku penyalahguna narkoba dan salah satunya adalah pengguna sekaligus bandar atau penjual. Mirisnya, kedua pelaku tercatat sebagai pegawai honorer di instansi pemerintah.
 
Kepala BNNK Tanjab Timur - Tanjab Barat, Cecep Subrajad mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan peredaran Narkoba di wilayah Tanjab Barat. Karena adanya kecurigaan masyarakat yang melaporkan terkait penyalahgunaan Narkoba, Tim Brantas BNNK Tanjab Timur -Tanjab Barat, Kamis 4 April 2019, berhasil mengamankan dua tersangka. 
 
Pertama Saiful warga Parit Tomo RT 6 Desa Mekar Jaya Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat, dengan barang bukti dua paket kecil dan alat hisap sabu atau bong beserta HP.
 
"Saiful saat tertangkap sempat membuang barang bukti, namun aksi membuang barang haram tersebut gagal berkat kejelian Anggota BNNK, barang bukti dua paket kecil didapatkan tidak jauh dari ia berdiri, sekitar 2 meter," kata Cecep.
 
Cecep mengatakan, Tim BNNK lalu melakukan pengembangan dari hasil pemeriksaan Saiful, setelah dikembangkan BNNK berhasil menangkap 1 orang pelaku lainnya yaitu Rivo. 
 
"Rivo sendiri merupakan salah satu target dari hasil pengembangan saat ada kebijakan Pemerintah Tanjab Barat untuk tes urine pegawai dan BNNK lakukan tes urine terhadap pegawai di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat sekitar 2 bulan lalu," katanya.
 
Dan hasil dari penangkapan tersangka ditemukan kaca pirek, plastik bening diduga untuk membungkus sabu, dan 20 paket sabu dengan berat berbeda-beda yang telah dikemas dalam plastik klip bening siap edar.
 
"Saiful kerjaannya sehari-hari sebagai guru honorer dan penjaga malam di salah satu sekolah Tanjab Barat, Rivo juga honorer salah satu instansi Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat,  yang seharusnya mereka menjadi contoh baik untuk masyarakat, malah harus berurusan dengan hukum," kata Cecep. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Menggugat Hasil Pileg 2019
Selasa, 23 Juli 2019 12:30 WIB

Sidang PHPU PKB Provinsi Jambi Lanjut Dipersidangan Pembuktian


Sidang PHPU PKB Provinsi Jambi Lanjut Dipersidangan Pembuktian Kajanglako.com, Jakarta - Eksepsi yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan pihak terkait

 

Polemik Cawagub Jambi
Selasa, 23 Juli 2019 12:24 WIB

Pilih Opsi Dua, Cornelis: Sekarang Bola Panas kita Lempar ke Gubernur


Pilih Opsi Dua, Cornelis: Sekarang Bola Panas kita Lempar ke Gubernur Kajanglako.com, Jambi – Melalui jumpa pers yang digelar, Selasa (23/07), pimpinan

 

Polemik Cawagub Jambi
Selasa, 23 Juli 2019 12:17 WIB

Sesuai Saran Pansel, Pimpinan Dewan pun Akhirnya Pilih Opsi Kedua


Sesuai Saran Pansel, Pimpinan Dewan pun Akhirnya Pilih Opsi Kedua Kajanglako.com, Jambi – Saran Panitia Seleksi (Pansel), melalui Ketua Pansel Nasri

 

Selasa, 23 Juli 2019 12:04 WIB

Tim Hongaria Uji Kualitas Air Perumda PDAM Merangin


Air Perumda PDAM Merangin di Uji Kualitasnya oleh Tim dari Hongaria Kajanglako.com, Merangin - Tim dari Hongaria turun langsung ke Perumda PDAM Desa Air

 

Kejurnas Dayung Pelajar 2019
Selasa, 23 Juli 2019 12:01 WIB

Bersama Walikota Jambi, Gubernur Fachrori Bahas Persiapan Kejurnas Dayung di Ruang Kerjanya


Bersama Walikota Jambi, Gubernur Fachrori Bahas Persiapan Kejurnas Dayung di Ruang Kerjanya Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, berharap