Rabu, 24 April 2019


Sabtu, 13 April 2019 11:54 WIB

BNN Tangkap Guru dan Pegawai Honorer Pengedar Sabu

Reporter : Igun
Kategori : Berita Hukrim

BNNK Tanjab Timur - Tanjab Barat mengekapos penangkapan dua tersangka penyalahgunaan Narkoba jenis sabu, kedua tersangka merupakan pegawai honorer/ foto: Igun

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Peredaran Narkoba benar-benar sudah merasuki hampir semua lini dan lapisan masyarakat, penyalahgunaannya sudah tidak pandang bulu.
 
Seperti pengungkapan kasus penyalahgunaan Narkoba oleh Tim Brantas BNNK Tanjab Timur - Tanjab Barat, yang berhasil menangkap dua pelaku penyalahguna narkoba dan salah satunya adalah pengguna sekaligus bandar atau penjual. Mirisnya, kedua pelaku tercatat sebagai pegawai honorer di instansi pemerintah.
 
Kepala BNNK Tanjab Timur - Tanjab Barat, Cecep Subrajad mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan peredaran Narkoba di wilayah Tanjab Barat. Karena adanya kecurigaan masyarakat yang melaporkan terkait penyalahgunaan Narkoba, Tim Brantas BNNK Tanjab Timur -Tanjab Barat, Kamis 4 April 2019, berhasil mengamankan dua tersangka. 
 
Pertama Saiful warga Parit Tomo RT 6 Desa Mekar Jaya Kecamatan Betara Kabupaten Tanjab Barat, dengan barang bukti dua paket kecil dan alat hisap sabu atau bong beserta HP.
 
"Saiful saat tertangkap sempat membuang barang bukti, namun aksi membuang barang haram tersebut gagal berkat kejelian Anggota BNNK, barang bukti dua paket kecil didapatkan tidak jauh dari ia berdiri, sekitar 2 meter," kata Cecep.
 
Cecep mengatakan, Tim BNNK lalu melakukan pengembangan dari hasil pemeriksaan Saiful, setelah dikembangkan BNNK berhasil menangkap 1 orang pelaku lainnya yaitu Rivo. 
 
"Rivo sendiri merupakan salah satu target dari hasil pengembangan saat ada kebijakan Pemerintah Tanjab Barat untuk tes urine pegawai dan BNNK lakukan tes urine terhadap pegawai di lingkungan pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat sekitar 2 bulan lalu," katanya.
 
Dan hasil dari penangkapan tersangka ditemukan kaca pirek, plastik bening diduga untuk membungkus sabu, dan 20 paket sabu dengan berat berbeda-beda yang telah dikemas dalam plastik klip bening siap edar.
 
"Saiful kerjaannya sehari-hari sebagai guru honorer dan penjaga malam di salah satu sekolah Tanjab Barat, Rivo juga honorer salah satu instansi Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat,  yang seharusnya mereka menjadi contoh baik untuk masyarakat, malah harus berurusan dengan hukum," kata Cecep. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Kebakaran
Selasa, 23 April 2019 21:48 WIB

Kebakaran Landa Lambur Luar, 5 Rumah Terbakar, 1 Balita Tewas Terpanggang


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Kebakaran kembali melanda Tanjab Timur, kali ini kebakaran terjadi di RT 01 Dusun Suka Negara, Desa Lambur Luar,

 

Isra Miraj 1440H
Selasa, 23 April 2019 20:35 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Isra Miraj Tingkat Kabupaten


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah Kabupaten Batanghari memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah / 2019 M, Selasa (23/4), yang

 

Selasa, 23 April 2019 16:48 WIB

Sidak Libatkan Polisi, Satgas Pangan Akan Tindak Pedagang dan Distributor yang Timbun Sembako


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengantisipasi gejolak harga dan ketersediaan stok pangan di pasaran jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019, pemerintah dalam

 

Selasa, 23 April 2019 15:28 WIB

Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional, Sekda Dianto: Jangan Ada Titipan


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto, minta Tim Panitia Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

 

Selasa, 23 April 2019 15:21 WIB

4 Tahun Beruntun, Gubernur Jambi Kembali Raih Penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dari Menteri Ketenagakerjaan