Selasa, 18 Juni 2019


Jumat, 22 Maret 2019 08:14 WIB

Batik Sipin Binaan Pertamina EP yang Ramah Lingkungan Jadi Pusat Perhatian di Palembang Fashion Week

Reporter : Redaksi
Kategori : Ragam

Batik Sipin Jajaran binaan Pertamina EP yang ditampilkan di Palembang Fashion Week 2019

Kajanglako.com, Palembang – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas utama mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP juga melaksanakan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, salah satunya dengan pelestarian kesenian tradisional Batik Sipin.



Pemberdayaan kelompok kerajinan Batik Sipin dibina oleh PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field. Pada tahun 2019, kelompok binaan tersebut berhasil menjadi salah satu peserta Palembang Fashion Week.

Palembang Fashion Week merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan. Pagelaran ini berlangsung Kamis-Minggu (7-10/03) bertempat di Atrium Mall Palembang Icon. Tema yang diangkat dalam Palembang Fashion Week 2019 kali ini adalah “Urbanation”.

Palembang Fashion Week merupakan gelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan yang diikuti oleh desainer lokal Palembang maupun desainer nasional yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga Internasional.

Pada gelaran kali ini, terdapat sedikitnya 20 orang desainer yang menampilkan karya-karya indah hasil paduan antara kebudayaan khas Sumatera dengan gaya urban yang sedang menjadi trend saat ini.

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Salah satu desainer kondang Palembang, Al Divo dengan bangga menampilkan Mahakaryanya bersama binaan CSR Pertamina EP Jambi Field, Kelompok Batik Sipin Jajaran.

Batik Sipin Jajaran dikenal dengan keunggulan proses produksinya yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku dari tanaman sebagai pewarna alami. Selain itu anggota kelompok juga berkreasi membuat pewarna alami dari limbah jengkol dan limbah sabut kelapa. Beberapa motif unggulan yang menjadi ciri khas Batik Sipin Jajaran, antara lain; Ikan Seluang Mudik, Ikan Bajubang, dan Buah Nam-Nam.

Pada pagelaran ini, Al Divo berhasil menyulap Batik Sipin Jajaran menjadi pakaian modis dengan trend urban (perkotaan modern). Pada umumnya, batik identik dengan motif penuh yang hanya dikenakan pada acara formal. Al Divo menyampaikan bahwa ia ingin mengubah mindset masyarakat tentang batik.

Ia prihatin dengan minat anak-anak muda saat ini terhadap batik cukup rendah. Hal ini dikarenakan arus modernisasi yang perlahan menggerus kebudayaan asli Indonesia ini. Oleh karena itu, dengan semangat untuk melestarikan Batik, Al Divo merancang khusus Batik Sipin Jajaran menjadi fashion kekinian. Karya ini berhasil menuai decak kagum diiringi tepuk tangan oleh seluruh hadirin Palembang Fashion Week 2019.

Jambi Legal & Relation Assistant Manager, Ari Rachmadi yang turut hadir dalam puncak acara yang dimaksud, mengatakan, bahwa kolaborasi ini adalah bentuk gebrakan baru dunia fashion Indonesia. Kelompok Batik Sipin Jajaran selama ini hanya memproduksi kain batik saja, belum sampai pada tahap menjahit. Ke depannya hasil karya Al Divo akan dijadikan Role Model pengembangan Batik Sipin Jajaran.

“Ini merupakan wujud kontribusi Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian budaya lokal. Kami berharap Kelompok Batik Sipin Jajaran dapat terus berkembang, hingga menjadi UKM Batik Jambi yang mandiri,” tutup Ari Rachmadi. (*)

Batik Sipin Binaan Pertamina EP yang Ramah Lingkungan Jadi Pusat Perhatian di Palembang Fashion Week

Kajanglako.com, Palembang – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas utama mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP juga melaksanakan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, salah satunya dengan pelestarian kesenian tradisional Batik Sipin.

Pemberdayaan kelompok kerajinan Batik Sipin dibina oleh PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field. Pada tahun 2019, kelompok binaan tersebut berhasil menjadi salah satu peserta Palembang Fashion Week.

Palembang Fashion Week merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan. Pagelaran ini berlangsung Kamis-Minggu (7-10/03) bertempat di Atrium Mall Palembang Icon. Tema yang diangkat dalam Palembang Fashion Week 2019 kali ini adalah “Urbanation”.

Palembang Fashion Week merupakan gelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan yang diikuti oleh desainer lokal Palembang maupun desainer nasional yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga Internasional.

Pada gelaran kali ini, terdapat sedikitnya 20 orang desainer yang menampilkan karya-karya indah hasil paduan antara kebudayaan khas Sumatera dengan gaya urban yang sedang menjadi trend saat ini.

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Salah satu desainer kondang Palembang, Al Divo dengan bangga menampilkan Mahakaryanya bersama binaan CSR Pertamina EP Jambi Field, Kelompok Batik Sipin Jajaran.

Batik Sipin Jajaran dikenal dengan keunggulan proses produksinya yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku dari tanaman sebagai pewarna alami. Selain itu anggota kelompok juga berkreasi membuat pewarna alami dari limbah jengkol dan limbah sabut kelapa. Beberapa motif unggulan yang menjadi ciri khas Batik Sipin Jajaran, antara lain; Ikan Seluang Mudik, Ikan Bajubang, dan Buah Nam-Nam.

Pada pagelaran ini, Al Divo berhasil menyulap Batik Sipin Jajaran menjadi pakaian modis dengan trend urban (perkotaan modern). Pada umumnya, batik identik dengan motif penuh yang hanya dikenakan pada acara formal. Al Divo menyampaikan bahwa ia ingin mengubah mindset masyarakat tentang batik.

Ia prihatin dengan minat anak-anak muda saat ini terhadap batik cukup rendah. Hal ini dikarenakan arus modernisasi yang perlahan menggerus kebudayaan asli Indonesia ini. Oleh karena itu, dengan semangat untuk melestarikan Batik, Al Divo merancang khusus Batik Sipin Jajaran menjadi fashion kekinian. Karya ini berhasil menuai decak kagum diiringi tepuk tangan oleh seluruh hadirin Palembang Fashion Week 2019.

Jambi Legal & Relation Assistant Manager, Ari Rachmadi yang turut hadir dalam puncak acara yang dimaksud, mengatakan, bahwa kolaborasi ini adalah bentuk gebrakan baru dunia fashion Indonesia. Kelompok Batik Sipin Jajaran selama ini hanya memproduksi kain batik saja, belum sampai pada tahap menjahit. Ke depannya hasil karya Al Divo akan dijadikan Role Model pengembangan Batik Sipin Jajaran.

“Ini merupakan wujud kontribusi Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian budaya lokal. Kami berharap Kelompok Batik Sipin Jajaran dapat terus berkembang, hingga menjadi UKM Batik Jambi yang mandiri,” tutup Ari Rachmadi. (*)


Tag : #Batik Jambi #Pertamina #Pertamina EP #Batik Sipin Jajaran



Berita Terbaru

 

Forwakada
Senin, 17 Juni 2019 21:52 WIB

Komisi II Respon Positif Penguatan Wakada


Kajanglako.com, Jakarta - Wacana revisi Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya pasal kewenangan wakil kepala daerah,

 

kuliner khas Jambi
Senin, 17 Juni 2019 21:44 WIB

Gubernur Gandeng APJI Kembangkan Potensi Kuliner Khas Jambi


Kajanglako.Com. Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, menjamu kunjungan Asosiasi Perusahaan Jasoboga Indonesia (APJI), di ruang kerja gubernur, Senin (17/6)

 

Pendidikan
Senin, 17 Juni 2019 20:02 WIB

Ini Penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim Terkait SMP N 10


Kajanglako.com, Tanjab Timur -Menanggapi pemberitaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim)

 

Senin, 17 Juni 2019 17:19 WIB

Kukuhkan Pengurus LPTQ, Merangin Target Masuk Lima Besar MTQ Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Merangin- Bupati Merangin, Al Haris mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Merangin periode 2018-2023,

 

Hama
Senin, 17 Juni 2019 16:30 WIB

Hama Babi Resahkan Petani di Jangkat


Kajanglako.com, Merangin- Sejak sebulan terakhir, petani di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, diresahkan dengan hama babi. Kawanan babi yang jumlahnya