Selasa, 28 Januari 2020


Jumat, 15 Maret 2019 16:06 WIB

Jambi Ekspor Lima Komoditas Pertanian Senilai Rp9,4 Miliar

Reporter : Juanda
Kategori : Inforial Bisnis

Pelepasan pengiriman komoditi pertanian secara simbolis di Pelabuhan Talang Duku ke luar negeri yang dipimpin Sekda Dianto/ foto: Humas Provinsi Jambi

Kajanglako.com, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi bersama Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi, melepas ribuan ton lima komoditas pertanian untuk diekspor ke luar negeri, melalui Pelabuhan Talang Duku.

Kelima komoditas pertanian yang diekspor tersebut yaitu cangkang sawit sebanyak 8.500 ton melalui perusahaan Era Sakti Wira Fores Tama dengan nilai ekonomi Rp6,6 Miliar dengan Negara tujuan Thailand, komoditi pinang nama perusahaan PT Sumber Rezeki Pangan 81 ton dengan Negara tujuan Thailand nilai ekspor sekitar Rp1.4 Miliar, komoditi kelapa bulat nama perusahaan PT Indo Lanka Usaha Mandiri sebanyak 27 ton negara tujuan ke Pakistan nilai ekspor Rp89 juta, komoditi sapu lidi nama perusahaan CV Nienda Karya sebanyak 108 ton ke India nilai Rp863 juta, kayu olahan nama perusahaan PT Bunian Kencana sebanyak 117,6432 M3 ke Taiwan nilai ekspor Rp453 juta.



Kegiatan pelepasan ekspor komoditi pertanian secara simbolis dilakukan oleh Sekda Provinsi Jambi M Dianto, didampingi Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi Abidin, Kepala Pusat Karantina Hewan Hayati Hewani, Badan Karantina Pusat Agus Sunanto, serta General Manager Pelindo II Jambi Kartiko Yuwono.

Sekda Provinsi Jambi M Dianto menyebutkan, walaupun kegiatan ekspor beberapa komoditi pertanian di atas telah dilakukan sejak bertahun-tahun lalu, namun saran dari kementrian kegiatan ekspor ini harus dilakukan secara terbuka disampaikan kepada daerah. Sehingga daerah-daerah bisa meihat peluang-peluang ekspor yang bisa dikawal dan digiring oleh Kementerian Pertanian.

"Sudah saya sampaikan bahwa, peluang untuk kita memenuhi pasar ekspor itu masih terbuka luas. Tinggal kita mengupayakan dengan beberapa OPD terkait dan kelompok petani dan kelompok masyarakat, agar kita di daerah tahu spek dan standar mutu yang dibutuhkan negara-negara tujuan ekspor," kata M Dianto.

Diakui Dianto, Pemerintah Provinsi Jambi sebenarnya telah berupaya mencari peluang pasar ekspor untuk beberapa komoditi pertanian Provinsi Jambi. Namun sejauh ini masih terkendala dengan transportasi cukup jauh.

"Saat ini beberapa kabupaten tengah memasuki panen raya diantaranya cabe dan kentang, dan kita berharap hasilnya dapat diekspor ke Malaysia atau Singapura yang memang membutuhkan hasil pangan kita, namun yang menjadi kekhawatiran kita, beberapa komoditi kita, sampai ke negara tujuan kondisinya tidak segar lagi karena durasi jamnya yang lebih 24 Jam, saya berharap agar terbukanya penerbangan langsung dari Provinsi Jambi menuju negara tujuan Ekspor seperti Malaysia dan Singapura, sehingga dapat membawa komoditi hasil pertanian ke dua negara tujuan ekspor itu," kata Dianto.

Saat ini dikatakan Sekda, Jambi sudah over produksi hasil pertanian, terutama cabe dan kentang sehingga harganya turun. Kalau kita bisa menjual hasil pertanian tersebut ke luar mudah-mudahan bisa membantu meningkatkan harga di tingkat petani menjadi 100 persen.

Sementara itu, Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi Abidin menyebutkan total nilai komoditi pertanian yang dieksport hari ini mencapai Rp9,4 Miliar lebih, dengan negara tujuan Thailand, Korea Selatan, Pakistan, Jepang dan Malaysia. (kjcom)


Tag : #Pemprov Jambi #Komoditi Pertanian #Pelabuhan Talang Duku



Berita Terbaru

 

Senin, 27 Januari 2020 16:41 WIB

Fachrori Ingatkan Perusahaan Utamakan K3 Bagi Pekerja


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun

 

Senin, 27 Januari 2020 15:01 WIB

Cabuli Anak Tiri, Warga Tanjung Marwo Diciduk Polisi


Kajanglako.com, Batanghari - IS (27), warga RT 02 Desa Tanjung Marwo kecamatan Muara Tembesi terpaksa meringkuk di jeruji besi sel tahanan Polres Batanghari.

 

Senin, 27 Januari 2020 14:50 WIB

Mantap..! Merangin Wakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Thailand


Kajanglako.com, Merangin - Kabupaten Merangin akan mewakili Indonesia di Festival Kebudayaan Melayu Asean di Kota Yala Thailand pada 7-9 Februari 2020

 

Senin, 27 Januari 2020 14:37 WIB

Aksi Warga 12 Desa Kecamatan Mandiangin di Kantor Bupati Berakhir, Warga Akan Langsung Duduki Lahan


Kajanglako.com, Sarolangun - Puluhan warga dari 12 desa di Kecematan Mandiangin yang berdemo di kantor Bupati Sarolangun menuntut PT AAS mengambil lahan

 

Senin, 27 Januari 2020 14:25 WIB

Tinjau Pencarian Korban Tenggelam, Al Haris Ingatkan Orang Tua Agar Awasi Anak


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin,  Al Haris, meninjau pencarian korban hanyut di sungai Merangin wilayah Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko,