Selasa, 12 Desember 2017
Pencarian


Sabtu, 21 Oktober 2017 14:31 WIB

Puisi-Puisi Isbedy Stiawan ZS

Reporter :
Kategori : Sastra Puisi

Penyair Isbedy Stiawan ZS

Malam di Banda Aceh

 



jalanlah malam dan cari kedai

          dijamin aman hingga pagi

 

kota bagai semilir angin

jalan jalan tiada gaduh

aku susuri malam-malam

hingga ke sudut subuh

 

segelas kopi gayo

setumpuk cerita tsunami

sama-sama dihidang

kunikmati bersama

tawa dan obrolan kosong

-  malam ompong –

 

aku pun berkeliling

susuri perjalanan air

dari laut

           sampai maut

museum, pemakaman,

kapal terdampar

“nuhnuh

kau tinggalkan

aku tenggelam

senasib putramu,” kataku

 

di sini, pemakaman

ribuan yang mati

karena tsunami

aku mengenangmu lagi

semasa sekolah

matamu tertinggal

di bola mataku

: berbinarbinar

 

malam ini

aku pegang tanganmu

mencari kedai kopi

segelas di meja

bergantian belai

kau dan aku

 

rasa pahit-manis

             hidup ini

 

2016/2017.

 

 

Uleelhe

: suyadi san

 

cuma pendatang

di pantai ini

kembali ke silam

saat gelombang

lepas daratan

 

tapi tak ada lagi nuh

yang mengayuh perahu

ke bukit jauh

terlempar dari bah

 

sebab di uleelhe

segala mula

gelombang raya

menyerbu kota

menjadi tanda

 

di laut    di udara

        di hamparan bumi

        jika waktunya

       sampai juga

       pada-Nya

 

di Ulelhe

aku tafakur

menghitung umur

 

2016.

 

Ceritakan tentang Negeri itu

 

ceritakan padaku tentang negeri itu

yang diselimuti meunasah; anak-anak mengeja kitab suci

dan belajar cara masuk surga

sejak subuh atau sehabis magrib

 

anak-anak riang, di matanya cahaya

surga. sungai susu mengalir,

laut tenang dan kapal berlayar

di wajahnya

 

sebelum pantai murka

laut buncah  -- bagai saat

nuh mencari perbukitan

agar tak mati ditelan

banjir

 

Ceritakan tentang negeri yang kopinya

nikmat, daun penyedap buatku

mabuk  -- ayo berputar

dalam tarian zikir --

selagi tak hilang

ditelan lautan

 

aku masuki cerita tentang

negeri tak mudah

ditekuk penjajah

karena tjutnjak dan teuku

tak takut berhadap-hadapan

(kecuali pada Tuhah,

aku akan melawan, teriaknya)

 

dan pada Tuhan jua

negeri ini luluh-pecah

tenggelam oleh laut

ke kota yang tenang

 

kota penuh kedai kopi

kini rindu dinikahi

setiap malam hingga pagi

tanpa gaduh dan takut!

 

Juli 2016-Juni 2017.

 

Biografi Penyair 

Isbedy Stiawan ZS lahir di Tanjungkarang, Lampung pada 5 Juni 1958 hingga kini masih menetap di kota yang sama. Aktif menulis cerpen, puisi, dan esai sastra.  Pernah diundang ke berbagai pertemuan sastra dan budaya di Tanah Air dan luar negeri seperti Malaysia, Thailand. Sempat membacakan puisi-puisinya di Utan Kayu Internationan Binnale (2005), Ubud Writers and Readers Festival (2007), dan lain-lain. Karya-karyanya dipublikasikan di Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Suara Pembaruan, Jawa Pos, Suara Merdeka, Sinar Harapan, Suara Karya, Pikiran Rakyat, Republika, Horison, Kedaulatan Rakyat, Lampung Post, Radar Lampung, Riau Pos, dll.




Berita Terbaru

 

Senin, 11 Desember 2017 23:27 WIB

Pemayung Masih 'Takut' Gunakan Excavator Bantuan Provinsi, ini Penyebabnya


Kajanglako.com, Batanghari - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Jambi sudah memberikan bantuan dua Excavator mini untuk dua kecamatan di Kabupaten

 

Senin, 11 Desember 2017 23:15 WIB

Bank Indonesia Terbitkan Ketentuan Penyelenggaraan Teknologi Finansial


Kajanglako.com - Bank Indonesia (BI) menerbitkan ketentuan penyelenggaraan teknologi finansial untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi dan mendukung

 

Pertemuan Bakohumas se-Provinsi
Senin, 11 Desember 2017 23:03 WIB

Melalui Bakohumas, Zola: Cerdas Menyikapi Berita Hoax


Kajanglako.com, Jambi  - Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli mengemukakan bahwa Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) merupakan saluran penyebaran

 

Senin, 11 Desember 2017 22:37 WIB

Zola Terima Apresiasi dari LPPM IPB


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Zumi Zola menerima apresiasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor

 

Senin, 11 Desember 2017 22:19 WIB

Pengadaan Sapi Bermasalah, Kontrak CV Minang Vodia Utama Diputus


Kajanglako.com, Batanghari - CV Minang Vodka, selaku rekanan proyek pengadaan sapi gaduhan untuk kelompok tani di Batanghari, kontraknya resmi diputus. Sebelumnya,