Selasa, 19 Maret 2019

Rabu, 13 Maret 2019 17:34 WIB

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil di Jambi Segera Terwujud

Reporter : Juanda
Kategori : Berita

Tema Wisman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi/ Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi - Pemetaan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Jambi akan segera terwujud, khususnya di Kabupaten Tanjab Barat dan Tanjab Timur yang berbatasan dengan Kepulauan Riau (Kepri).

Tema Wisman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi mengatakan, Penyusunan RZWP3K merupakan amanat dari tiga Undang-Undang. Yaitu UU Nomor 27 Tahun 2007 jo UU Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.



"Ketiga Undang-undang tersebut mengamanatkan pentingnya penyusunan RZWP3K yang kemudian akan menjadi dasar dalam pemberian izin lokasi dan izin pengelolaan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil," kata Tema, Rabu (13/3).

Sebagai tindak lanjut dari Undang-undang tersebut, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang izin lokasi dan izin pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil mengamanatkan bahwa Peraturan Daerah (Perda) RZWP3K sudah harus ditetapkan dalam waktu enam bulan sejak berlakunya Peraturan Pemerintah dimaksud.

"Saat ini Perdanya sudah kita siapkan, tinggal menunggu ada perbaikan pada pasal terakhir, dan menunggu dokumen final. Setelah itu menunggu hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS ) oleh Kementrian LHK," kata Tema.

Hal ini juga mengharuskan adanya langkah-langkah percepatan dalam proses penyusunan RZWP3K mengingat Rancangan Peraturan Pemerintah sedang dalam tahap penetapan oleh Presiden.

Oleh karena itu, katanya, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut saat ini terus memfasilitasi dan melakukan pendampingan terhadap proses penyusunanRZWP3K agar sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 23/PERMEN-KP/2016 tentang Perencanaan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dan juga dorongan untuk melakukan langkah-langkah percepatan melalui penyampaian surat Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Nomor B-962/PRL/XI/2016 tanggal 23 November 2016 perihal Akselerasi Penetapan Perda RZWP3K ke seluruh Gubernur.

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil dimaksudkan untuk menentukan arah penggunaan sumber daya tiap-tiap satuan perencanaan, disertai dengan penetapan alokasi ruang pada kawasan perencanaan yang memuat kegiatan yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

"Jadi memberikan peluang bagi nelayan setempat, dan membatasi wilayahnya," kata Tema.

Saat ini daerah yang telah menetapkan Peraturan Daerah RZWP3K adalah Provinsi Sulawesi Utara yakni Perda Nomor 1 Tahun 2017. (kjcom)


Tag : #Pemprov Jambi #Kelautan #DKP Provinsi Jambi



Berita Terbaru

 

Senin, 18 Maret 2019 21:04 WIB

Jadi Sorotan, PT Balsa Belum Jalankan Standar K3


Kajanglako.com, Sarolangun - Dinas Tenaga Kerja Sarolangun kembali menyoroti perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi standar aturan Keselamatan dan Kesehatan

 

Senin, 18 Maret 2019 20:48 WIB

Hadiri Sertijab Kepala BPK Jambi, Ini yang Disampaikan Bupati Safrial


Kajanglako.com, Jambi - Bupati Tanjab Barat, Safrial, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jambi,

 

Senin, 18 Maret 2019 20:46 WIB

Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Fachrori: Ini Semangat Baru Tata Kelola Keuangan yang Baik


Kajanglako.com, Jambi - Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jambi dari Parna, kepada Hery Ridwan, berlangsung

 

Senin, 18 Maret 2019 20:45 WIB

Pemprov Akomodir Pokok-pokok Pikiran RKPD 2020 DPRD Provinsi Melalui e-Pokir


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan sebuah aplikasi yang bernama e-Pokir untuk

 

Senin, 18 Maret 2019 19:38 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp5 Miliar untuk Berantas Buta Aksara Alqur'an


Kajanglako.com, Sarolangun - Angka buta aksara Alqur'an di Kabupaten Sarolangun masih terbilang cukup tinggi, Pemkab Sarolangun pun sangat serius untuk