Minggu, 26 Mei 2019


Rabu, 13 Maret 2019 09:21 WIB

Komitmen KPK dan Pemprov Jambi, Fokuskan 8 Sektor Pencegahan Korupsi

Reporter : Juanda
Kategori : Berita Pemerintahan Hukrim

Kepala Satuan Tugas II Korsupgah KPK, Aida Ratna Zulaiha/ foto: Humas Pemprov Jambi

Kajanglako.com, Jambi - Sejak tahun 2017, KPK telah melakukan pendampingan terhadap pembenahan tata kelola pemerintahan daerah guna mencegah terjadinya tindak pidana korupsi, khususnya di wilayah Provinsi Jambi.

Untuk memperkuat konsolidasi dan komitmen pemerintah daerah, khususnya di wilayah Provinsi Jambi, KPK menggelar rapat koordinasi dan evaluasi pada Selasa (12/3), di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi.



Rapat koordinasi dan evaluasi ini dilakukan dalam rangka penyampaian hasil evaluasi atas pelaksanaan program pencegahan korupsi di wilayah Provinsi Jambi selama tahun 2018. Kegiatan ini melibatkan Gubernur Jambi, Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah dan Inspektur se-Provinsi Jambi.

Dalam rapat tersebut disampaikan beberapa hal hasil evaluasi program pencegahan korupsi, khususnya terhadap 8 sektor. Yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), dana desa, optimalisasi penerimaan daerah, dan manajemen aset daerah.


Di samping itu, disampaikan beberapa hal yang menjadi fokus kegiatan Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) di tahun 2019, "Selain kedelapan sektor tersebut. Juga sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sumber daya alam dan BUMD," kata Kepala Satuan Tugas II Korsupgah KPK, Aida Ratna Zulaiha.

Sebelumnya, Fachrori Umar, Gubernur Jambi mengatakan pihaknya menyambut baik dan mendukung pencegahan korupsi di Provinsi Jambi.

"Kita sangat mendukung pemberantasan tindak pidana korupsi serta upaya KPK dalam melaksanakan koordinasi seperti monitoring terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara, mengingat selama ini masyarakat telah mengenal peran KPK hanya dari sisi penindakan. Dengan mengedepankan sisi pencegahan secara dini kami telah berupaya melaksanakan rencana aksi dimulai dari penyederhanaan regulasi, perbaikan manajemen aparatur, hingga pemberian tambahan penghasilan bagi pegawai sehingga secara bertahap kinerja pemerintah daerah dapat berjalan secara akuntabel dimulai dari perencanaan hingga pelaksanaannya," kata Fachrori.

Secara umum, hasil evaluasi tahun 2018 untuk wilayah Provinsi Jambi sebesar 56 persen. Capaian ini mengalami kenaikan dibanding tahun 2017 yaitu sebesar 49,6 persen. (kjcom)


Tag : #KPK #Korupsi #Pemprov Jambi



Berita Terbaru

 

Danau Sipin
Minggu, 26 Mei 2019 09:55 WIB

Jadi Lokasi Kejurnas Pacu Perahu 2019, Fachrori Tinjau Kodisi Terkini Danau Sipin


Jadi Lokasi Kejurnas Pacu Perahu 2019, Fachrori Tinjau Kodisi Terkini Danau Sipin Kajanglako.com, Jambi – Sebagaimana diketahui, Provinsi Jambi akan

 

Humas da Pers
Minggu, 26 Mei 2019 05:36 WIB

Buka Puasa Bersama Awak Media, Karo Humas Pemprov Jambi Singgung Verifikasi Dewan Pers


Buka Puasa Bersama Awak Media, Karo Humas Pemprov Jambi Singgung Verifikasi Dewan Pers Kajanglako.com, Jambi – Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi

 

Minggu, 26 Mei 2019 05:13 WIB

Berbagi di Bulan Ramadhan, JOIN Jambi-Bungo Santuni 45 Anak Yatim


Berbagi di Bulan Ramadhan, JOIN Jambi-Bungo Santuni 45 Anak Yatim Kajanglako.com, Bungo - Berbagi kebahagian di bulan penuh berkah, Jurnalis Online Indonesia

 

Aksi 22 Mei
Sabtu, 25 Mei 2019 14:39 WIB

Sembilan Anggota Polda Jambi Terluka di Aksi 22 Mei 2019


Sembilan Anggota Polda Jambi Terluka di Aksi 22 Mei 2019 Kajanglako.com, Jambi - Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis As, mengatakan sebanyak 600 personel Polri

 

Sabtu, 25 Mei 2019 14:32 WIB

Buka Puasa Bersama, Gubernur dan Kapolda Jambi Singgung Situasi Jambi Pasca Aksi 22 Mei


Buka Puasa Bersama, Gubernur dan Kapolda Jambi Singgung Situasi Jambi Pasca Aksi 22 Mei Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, usai Buka