Selasa, 19 Maret 2019

Selasa, 12 Maret 2019 13:07 WIB

Warning KPK: Kurun Waktu 4 Tahun, dari 79 Ribu Pejabat/ASN Pemprov Jambi hanya 4 Orang Laporkan Gratifikasi

Reporter : Juanda
Kategori : Berita Hukrim

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah/ foto: Ahmad Riki S

Kajanglako.com, Jambi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti rendahnya kesadaran para Penyelenggara Negara di Provinsi Jambi dalam melaporkan harta kekayaannya (LHKPN).

Tercatat Periode 2018, baru 34,83 persen eksekutif yang melaporkan harta kekayaannya, sedangkan di tingkat legislatif baru 19.07 persen.



Angka yang rendah juga terlihat dalam kepatuhan pelaporan penerimaan gratifikasi.

Hal tersebut disampaikan melalui siaran pers KPK melalui Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, Selasa (12/3).

"Hal lenting lainnya, yang menjadi catatan KPK , Selama 4 tahun terakhir (2015-2018) baru 0.005 persen pejabat/ASN yang melaporkan gratifikasi atau hanya 4 orang dari total populasi ASN di Provinsi Jambi yang berjumlah 79.684 orang," kata Febri. (kjcom)


Tag : #KPK #Korupsi #Febri Diansyah



Berita Terbaru

 

Senin, 18 Maret 2019 21:04 WIB

Jadi Sorotan, PT Balsa Belum Jalankan Standar K3


Kajanglako.com, Sarolangun - Dinas Tenaga Kerja Sarolangun kembali menyoroti perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi standar aturan Keselamatan dan Kesehatan

 

Senin, 18 Maret 2019 20:48 WIB

Hadiri Sertijab Kepala BPK Jambi, Ini yang Disampaikan Bupati Safrial


Kajanglako.com, Jambi - Bupati Tanjab Barat, Safrial, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jambi,

 

Senin, 18 Maret 2019 20:46 WIB

Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Fachrori: Ini Semangat Baru Tata Kelola Keuangan yang Baik


Kajanglako.com, Jambi - Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jambi dari Parna, kepada Hery Ridwan, berlangsung

 

Senin, 18 Maret 2019 20:45 WIB

Pemprov Akomodir Pokok-pokok Pikiran RKPD 2020 DPRD Provinsi Melalui e-Pokir


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan sebuah aplikasi yang bernama e-Pokir untuk

 

Senin, 18 Maret 2019 19:38 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp5 Miliar untuk Berantas Buta Aksara Alqur'an


Kajanglako.com, Sarolangun - Angka buta aksara Alqur'an di Kabupaten Sarolangun masih terbilang cukup tinggi, Pemkab Sarolangun pun sangat serius untuk