Selasa, 19 Maret 2019

Selasa, 12 Maret 2019 13:06 WIB

Jadi Pembicara di Acara BSN, Ihsan Yunus: Standarisasi UMKM di Jambi Penting untuk Daya Saing Produk Nasional

Reporter : Redaksi
Kategori : Bisnis

Ihsan Yunus jadi pembicara di acara BSN di Jambi

Kajanglako.com, Kota Jambi - Jumat 8 Maret 2019, Badan Standardisasi Nasional (BSN) menggelar acara dengan tajuk Sosialisasi Mengenai Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK). Bertempat di Hotel Swiss Bell Jambi.

Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya standardisasi dan penilaian kesesuaian (SPK) yang juga dikenal dengan sebutan Standardisasi Nasional Indonesia (SNI).



Hadir dalam acara ini sebagai pembicara adalah Zulkarnain, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, dan Heru Suseno, Direktur Penguatan Penerapan Standard an Penilaian Kesesuaian BSN.

Turut pula hadir sebagai pembicara adalah Ihsan Yunus, Anggota DPR RI dari Komisi VI, Fraksi PDIP, Dapil Jambi. Ihsan yang salah satu mitra di komisinya adalah BSN mengatakan keberadaan SNI bagi produk-produk nasional mau tidak mau menjadi penting dewasa ini.

“Standardisasi yang biasa dikenal dengan sebutan SPK atau SNI ini penting sebagai langkah untuk membuat produk-produk tanah air memiliki nilai tambah dan berdaya saing tidak hanya di dalam negeri tapi juga ketika di ekspor. Pasar luar negeri itu terkadang minimal mengharuskan produk Indonesia yang masuk ke negaranya sudah memiliki standardisasi nasional lewat SNI,” kata Ihsan.

Ihsan, yang nanti di April 2019 kembali bertarung di Dapil Jambi untuk masuk ke Senayan, juga menggarisbawahi perlunya sejak dini berbagai produk nasional memiliki SNI agar tidak kaget lagi apabila di masa datang harus memenuhi standard internasional.

“Di Komisi VI, kami banyak membahas soal Free Trade Agreement (FTA), perjanjian perdagangan bebas internasional. Sekarang saja kami mencatat sudah ada empat produk yaitu otomotif, elektronik, obat generik dan obat herbal, yang ketika ingin dijual di antara negara ASEAN harus punya standard produk ASEAN. Ke depannya ada potensi makin banyak lagi produk yang harus berstandard internasional. Kalau sekarang sudah memenuhi SNI ke depannya tidak akan terlalu sulit untuk memenuhi standard internasional seperti ASEAN,” katanya.

“Saya mendorong berbagai produk nasional terutama yang diproduksi UMKM di Jambi untuk mulai mengantongi SNI. Saya harap lewat sosialisasi ini makin banyak produk di Jambi yang ber-SNI agar UMKM Jambi makin maju ke depannya,” kata Ihsan lagi.

Sebagai langkah konkrit realisasi SNI di Jambi, Ihsan Yunus minta kepada pengusaha UMKM yang hadir untuk mendaftarkan produknya dan akan diprofiling secara rinci dan detail di Jakarta, dan akan dikunjungi langsung bila dianggap perlu.

"Saya sudah minta kepada BSN agar langkah awal ini diberikan secara gratis, sebagai stimulasi bagi kawan-kawan pengusaha UMKM di Jambi agar nantinya UMKM di Jambi bisa lebih baik lagi ke depannya," kata Ihsan Yunus. (kjcom/*)


Tag : #Ihsan Yunus #UMKM #Badan Standarisasi Nasional



Berita Terbaru

 

Senin, 18 Maret 2019 21:04 WIB

Jadi Sorotan, PT Balsa Belum Jalankan Standar K3


Kajanglako.com, Sarolangun - Dinas Tenaga Kerja Sarolangun kembali menyoroti perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi standar aturan Keselamatan dan Kesehatan

 

Senin, 18 Maret 2019 20:48 WIB

Hadiri Sertijab Kepala BPK Jambi, Ini yang Disampaikan Bupati Safrial


Kajanglako.com, Jambi - Bupati Tanjab Barat, Safrial, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jambi,

 

Senin, 18 Maret 2019 20:46 WIB

Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Fachrori: Ini Semangat Baru Tata Kelola Keuangan yang Baik


Kajanglako.com, Jambi - Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jambi dari Parna, kepada Hery Ridwan, berlangsung

 

Senin, 18 Maret 2019 20:45 WIB

Pemprov Akomodir Pokok-pokok Pikiran RKPD 2020 DPRD Provinsi Melalui e-Pokir


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan sebuah aplikasi yang bernama e-Pokir untuk

 

Senin, 18 Maret 2019 19:38 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp5 Miliar untuk Berantas Buta Aksara Alqur'an


Kajanglako.com, Sarolangun - Angka buta aksara Alqur'an di Kabupaten Sarolangun masih terbilang cukup tinggi, Pemkab Sarolangun pun sangat serius untuk