Jumat, 19 Oktober 2018


Sabtu, 21 Oktober 2017 10:46 WIB

Legislator Senayan Ingatkan Pengusaha Jambi Soal Monopoli

Reporter : Ahmad Riki S
Kategori : Bisnis

Anggota DPR RI, Ihsan Yunus

Kajanglako.com, Jambi – Persaingan usaha saat ini menjadi perhatian serius legislatif di Senayan, aturan pengawasan persaingan usaha yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat tengah direvisi. Terutama penguatan dari sisi sanksi dan denda bagi pengusaha atau badan usaha baik pemerintah maupun swasta yang melakukan praktik monopoli.

Anggota DPR RI Dapil Jambi, Ihsan Yunus mengatakan, salah satu yang direvisi dalam UU ini mengenai denda maksimal 30% dari penjualan yang dihasilkan akibat dari persaingan usaha tidak sehat.



“Kita di DPR sekarang fokus menaikkan denda akibat monopoli usaha, saat ini dalam UU diatur jika denda maksimal hanya Rp 25 miliar, kalau sekarang dendanya kita naikkan maksimal 30 persen dari revenue yang dihasilkan,” kata Ihsan, Sabtu (21/10).

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, jika intinya dalam pembahasan perubahan aturan di UU nomor 5 tahun 1999 itu tidak boleh ada penimbunan aset dan dominannya satu pengusaha atau badan usaha. Karena menurutnya, jika pengusaha yang terlalu dominan pada satu produk barang atau jasa akan lebih cenderung eksploitatif.

“Kita ingin menjadikan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjadi lembaga independen yang ditakuti oleh swasta dan BUMN. Tapi dari segi usahanya,” sebutnya.

KPPU ini, kata Ihsan, melakukan penyelidikan dari segi administrasi, sedangkan soal pidananya akan tetap diserahkan ke lembaga yang berwenang seperti KPK. Ia mencontohkan belum lama ini yang diselidiki oleh KPPU adalah monopoli yang dilakukan perusahaan otomotif Honda dan Yamaha.

“Sekarang diselidiki semua oleh KPPU, koruspi E-KTP itu awalnya bukan dari KPK. Tapi asal muasalnya penyelidikan yang dilakukan KPPU, lalu bukti-bukti yang ditemukan KPPU diserahkan ke KPK,” ungkapnya.

Khusus di Provinsi Jambi, kini ada dua kasus yang tengah disidangkan KPPU di Jakarta terkait persaingan usaha tidak sehat. Berupa pembangunan jalan. Sayangnya, Ihsan tidak bisa memberikan keterangan lengkap dimana lokasi pembangunan dan sumber dana proyek tersebut.

“Saya lupa dimananya pembangunan jalan itu, tapi saat ini tengah disidangkan. Jadi KPPU ini menyasar semua objek bidang usaha, termasuk tender proyek, jadi hati-hatilah,” ujarnya.

Ihsan pun mengingatkan, agar pengusaha Jambi untuk bersaing dengan cara yang sehat. Menurutnya monopoli, natural monopoli ataupun oligopoli memang tidak diharamkan. Tetapi ketika sesuatu hal dalam posisi dominan akan cenderung kepada penyalahgunaan kekuasaan.

“Di Jambi ini yang jadi salah satu prioritas KPPU adalah permainan harga sawit dan karet, karena monopoli yang dilakukan pengusaha membuat hilangnya harga tawar di tingkat petani. Jika ada pengusaha yang kena, maka bisa dicabut izinnya,” ujar Ihsan. (kjcom)


Tag : #Monopoli #Persaingan Usaha #Pengusaha #Ihsan Yunus



Berita Terbaru

 

Penerimaan CPNS 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 11:39 WIB

Ujian CPNS Ditunda, Pengumuman Seleksi Administrasi Tetap 21 Oktober


Kajanglako.com, Merangin - Pelaksanaan ujian tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diundur. Jika awalnya 26 Oktober maka pelaksanaan ujian CPNS diundur

 

Kedaikopi Hellosapa
Jumat, 19 Oktober 2018 10:15 WIB

Hellosapa sebagai Wadah Usaha Panjat Tebing, Kepala OJK Acungi Jempol


Kajanglako.com, Kota Jambi – Launching Kedaikopi Hellosapa yang diawali dengan doa bersama warga, Kamis malam, dihadiri sejumlah kalangan. Ada Kepala

 

Kedaikopi Hellosapa
Jumat, 19 Oktober 2018 09:45 WIB

Resmi Dibuka, Hellosapa Bukan Hanya Sekedar Kedai Kopi


Kajanglako.com, Kota Jambi – Opening Kedaikopi Hellosapa diawali dengan digelarnya doa selamatan bersama warga, Kamis malam, beberapa pekan sebelumnya

 

Kamis, 18 Oktober 2018 23:00 WIB

Murady Darmansyah Gandeng Sandiaga Uno ke Beberapa Daerah di Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Cawapres Sandiaga Uno dijadwal akan mengunjungi beberapa Kabupaten Kota di Provinsi Jambi dalam waktu dekat ini.  Kepastian

 

HUT ke-53 Bungo
Kamis, 18 Oktober 2018 22:42 WIB

Warga Resah Masuk Area Pameran HUT Bungo Dipungut Biaya, Bupati Mashuri Klarifikasi Lewat Medsos


Kajanglako.com, Bungo - Puncak peringatan HUT ke-53 Kabupaten Bungo, akan digelar Jumat (19/10), diawali dengan Rapat Paripurna Istimewa di gedung DPRD