Selasa, 19 Maret 2019

Minggu, 03 Maret 2019 15:24 WIB

Fenomena Alam Langka, Ada Pancuran Air Asin di Batang Asai

Reporter : Riadi
Kategori : Ragam Wisata

Warga menampung air asin di Bukit Gunung Inim, Batang Asai

Kajanglako.com, Sarolangun - Fenomena alam langka terjadi di Batang Asai, Sarolangun, Bukit Gunung Inum yang berada di Desa Keradak mengeluarkan pancuran air asin yang tidak pernah berhenti.

Adanya fenomena alam ini, sepertinya istilah asam di gunung garam di laut, tidak berlaku bagi masyarakat Kecamatan Batang Asai.



Semburan air asin yang keluar dari sela bebatuan, diolah warga menjadi garam atau yang kerap disebut oleh masyarakat setempat Air Garam Inum.

Air tersebut keluar dari sebuah bukit di Desa Keradak yang konon ceritanya sudah ada sejak zaman dahulu, sehingga warga desa setempat dan warga desa terdekat banyak memanfaatkan air inum untuk dijadikan garam.

Air garam di Bukit Inum tersebut menarik perhatian Disparpora untuk dijadikan destinasi wisata alam.

Kadisparpora Sarolangun, Idrus mengatakan wisata air inum adalah salah satu wisata yang cukup unik yang harus segera dikelola dengan baik, sehingga berdampak bagi ekonomi masyarakat.

"Ini anugerah Allah yang sangat unik dan langka," kata Idrus.

Sementara Sahari, Kades Sungai Keradak mengatakan, keunikan wisata air garam Gunung Inum merupakan kekuasaan Allah yang tidak bisa dipungkiri.

"Biasanya masyarakat hanya mengetahui garam di laut dan asam di gunung, namun kali ini garam ada di bukit Gunung Inum," kata Sahari.

Ia mengatakan air inum yang biasa dikelola menjadi garam dengan cara dimasak menggunakan kuali ini sudah ditemukan sejak lama oleh para leluhur (Nenek moyang) dahulu.

"Warga Desa Sungai Keradak telah membuat garam sendiri dengan menggunakan air imum," kata Sahari.

Sahari juga mengatakan pembuatan garam masih menggunakan cara manual, ia berharap adanya perhatian pemerintah untuk membantu peralatan pembuatan garam.

Selain itu warga berharap pemerintah membantu agar produk garam inum ini bisa memiliki izin produksi, sehingga bisa dilakukan pemasaran secara lokal maupun nasional

"Bisa jadi pemasukan PAD Desa," katanya.

Lokasi air garam inum berjarak sekitar 2 Km dari pusat Desa Sungai Keradak, untuk mencapai ke lokasi menghabiskan waktu sekitar 1 jam, karena akses jalan yang masih minim. (kjcom)


Tag : #Wisata Jambi #Batang Asai #Wisata Sarolangun



Berita Terbaru

 

Senin, 18 Maret 2019 21:04 WIB

Jadi Sorotan, PT Balsa Belum Jalankan Standar K3


Kajanglako.com, Sarolangun - Dinas Tenaga Kerja Sarolangun kembali menyoroti perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi standar aturan Keselamatan dan Kesehatan

 

Senin, 18 Maret 2019 20:48 WIB

Hadiri Sertijab Kepala BPK Jambi, Ini yang Disampaikan Bupati Safrial


Kajanglako.com, Jambi - Bupati Tanjab Barat, Safrial, menghadiri Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jambi,

 

Senin, 18 Maret 2019 20:46 WIB

Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Fachrori: Ini Semangat Baru Tata Kelola Keuangan yang Baik


Kajanglako.com, Jambi - Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jambi dari Parna, kepada Hery Ridwan, berlangsung

 

Senin, 18 Maret 2019 20:45 WIB

Pemprov Akomodir Pokok-pokok Pikiran RKPD 2020 DPRD Provinsi Melalui e-Pokir


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan sebuah aplikasi yang bernama e-Pokir untuk

 

Senin, 18 Maret 2019 19:38 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp5 Miliar untuk Berantas Buta Aksara Alqur'an


Kajanglako.com, Sarolangun - Angka buta aksara Alqur'an di Kabupaten Sarolangun masih terbilang cukup tinggi, Pemkab Sarolangun pun sangat serius untuk