Rabu, 26 September 2018


Kamis, 19 Oktober 2017 19:23 WIB

Tubuh Membengkak, Bocah 4 Tahun Asal Pemayung Butuh Uluran Tangan

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Ragam Features

Butuh Uluran Tangan, Bocah 4 Tahun Asal Pemayung tubuhnya membengkak (Foto : Suhur)

Kajanglako.com, Batanghari – Aji Sahid, bocah berusia 4 tahun, warga Tebing Tinggi RT 09 Kecamatan Pemayung yang merupakan anak ketiga dari pasangan Ahmad Qosari (33) dan Almarhumah Solimah (25) terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif sejak empat hari lalu di ruang Zaal Anak ruang Mustika Rumah Sakit Umum Hamba Muarabulian.

Seminggu sebelum dirujuk ke rumah sakit umum, seluruh badan Aji terlihat sembab atau membengkak baik dari wajah, tangan maupun anggota tubuh lainnya. Ahmad Qosari, ayah bocah malang itu mengatakan, anaknya diketahui mengalami Infeksi Ginjal.

"Awalnya kami duga Bocor ginjal, cuma dak ada dibilang dokter gitu. Katanya hanya Infeksi Ginjal," kata Ahmad.

Ahmad Qosari mengaku, anaknya tersebut juga pernah mengalami penyakit yang sama beberapa waktu lalu dan sempat membaik. Awalnya saat merujuk anaknya ke rumah sakit umum Hamba Bulian, sempat tidak diterima pihak rumah sakit dikarenakan keluarga Ahmad tidak terdaftar di program BPJS.

“Waktu itu sayo dak punya BPJS, tapi akhirnya bisa karena ada program Kartu Batanghari Sejahtera (KBS). Memang ini baru keluar, jadi kemarin ke pihak desa saya yang mengurusnya,” terang Ahmad.

Diungkapkan Ahmad, dirinya tidak mendaftarkan keluarganya pada program BPJS dikarenakan keadaan ekonomi keluarga yang terbilang pas-pasan. “Iya, mau gimana bang, dak sempat. Lagian kami juga ini cuma motong karet jadi hasilnya juga masih kurang,” jelasnya.

 Sementara itu, dr Khairunnisa, SpA (spesialis anak) melalui Kadis Kesehatan Elfi Yennie saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan hasil diagnosa sementara Balita tersebut mengalami sindroma nefrotik yakni gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein yang dibuang melalui urine.

“Meski jarang terjadi, sindrom nefrotik dapat dialami oleh siapa saja. Sindrom nefrotik umumnya terdeteksi pertama kali pada anak-anak, terutama yang berusia antara 2 sampai 5 tahun. Akibat banyaknya protein yang keluar melalui air kencing atau proteinuria sehingga tubuh kekurangan protein dan menjadi sembab dan bengkak,” tambah Elfie.

Meski begitu, disebutkannya pembengkakan di tubuh Balita tersebut sudah berkurang, ditandai dengan sudah menurunnya berat badan dan lingkar perut.

“Sambil diobati sindroma nefrotiknya, terus diupayakan penyembuhan kemungkinan penyakit lain,” jelasnya.

Berdasarkan diagnosa sementara, sambungnya, pasien ada kelainan ginjal. "Diagnosa sementara sejenis kelainan ginjal akibat kelainan genetik. Kita tidak mendoktrin, kemungkinan ini juga keturunan. Sebelumnya dia pernah masuk rumah sakit dengan kasus yang sama, namunun sudah lama tidak kontrol sehingga kambuh lagi,” timpalnya.

Dengan kondisinya saat ini, Aji Said tentu sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan yang tulus membantu pengobatannya, agar Aji bisa hidup normal seperti anak-anak sebayanya. (Kjcom)


Tag : #batanghari #Aji Sahid



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Rabu, 26 September 2018 15:34 WIB

Masuk 4 Besar Indonesia, Sarolangun Paling Rawan Konflik di Pileg 2019


Kajanglako.com, Jambi - Hasil dari kesimpulan Bawaslu RI, Kabupaten Sarolangun salah satu daerah yang menjadi sorotan pada Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.    Sorotan

 

Rabu, 26 September 2018 12:15 WIB

Bacakan Visi Misi MANTAP, Al Haris Ajak Fauzi dan Nalim Bangun Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri, Rabu (26/9), membacakan visi dan misi membangun Merangin 2018-2023.   Visi

 

Rabu, 26 September 2018 12:03 WIB

Santriwati Korban Nikah Paksa Habib Bahrun Datangi Polres Batanghari


Kajanglako.com, Batanghari - Sekira pukul 10.00 WIB, Rabu (26/9), P Batubara dengan anaknya MG (18) korban ataupun santriwati yang pernah bernaung di Pondok

 

Rabu, 26 September 2018 11:51 WIB

Sempat Tertunda, Akhirnya Kapolri Mendarat di Bandara Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, beserta rombongan akhirnya tiba di Bandara Muara Bungo, sekira pukul 10.22 WIB, Rabu (26/9).   Kedantangan

 

Rabu, 26 September 2018 11:40 WIB

Dua Wakil Ketua DPRD Tak Hadiri Paripurna Pidato Penyampaian Visi Misi HAMAS


Kajanglako.com, Merangin - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Merangin dengan agenda penyampaian pidato visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Merangin Haris