Sabtu, 23 Februari 2019


Minggu, 10 Februari 2019 14:12 WIB

Masyarakat 3 Desa dan 1 Kelurahan di Kumpeh Gelar Aksi Besar-besaran Lawan Aktivitas Ilegal PT BBS

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Surat berita acara warga 3 desa dan 1 kelurahan yang akan melakukan aksi unjuk rasa terhadap PT BBS

Kajanglako.com, Muaro Jambi - Persoalan konflik atas tanah yang muncul di Kecamatan Kumpeh dengan PT Bukit Bintang Sawit (BBS) sampai saat ini belum terselesaikan.

Ada 495 kepala keluarga yang kehilangan atas tanahnya seluas 1.373,4 hektar berasal dari Desa Sogo Desa Seponjen, Dusun Pulao Tigo, dan Kelurahan Tanjung Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi, yang sampai saat ini masih dalam penguasaan PT BBS.



Abdul dari Walhi Jambi mengatakan, pada posisi konflik yang terjadi sampai saat ini masih dalam proses pemantauan beberapa lembaga di level nasional, seperti Komnas HAM, Mabes POLRI, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Walhi.

Abdul mengatakan, sesuai arahan yang diberikan oleh lembaga nasional yang terlibat dalam proses pemantauan konflik ini, Pemerintah Daerah seperti Bupati Muaro Jambi dan instansi terkait lainnya, agar secepatnya menyelesaiakn konflik ini dan tidak sampai berlarut-larut. Akan tetapi tidak terlaksana sampai tahun 2019 dan sudah melewati 3 masa kepemipinan Bupati di Kabupaten Muaro Jambi.

"Masyarakat sudah muak dengan janji manis dan ketidakseriusan pemerintah dalam proses penyelesaian konflik yang terjadi," katanya.

Maka dengan kesepakatan dan tekad yang bulat, Masyarakat Desa Sogo, 28 KK dari Desa Seponjen, 42 KK dari Dusun Pulao Tigo, dan 25 KK dari Kelurahan Tanjung Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi akan melakukan aksi di wilayah administrasi Desa Sogo yang dikuasai oleh PT BBS, yang akan dimulai pada hari Senin 11 Februari 2019 sampai ada keputusan dan kesepakatan atas tuntutan masyarakat.

"Karena perusahaan ini tidak ada izin di wilayah administrasi Desa Sogo dan pihak perusahaan telah melakukan aktivitas illegal, dengan leluasa mendapatkan keuntungan atas tanah masyararakat. Tidak pernah ditindak oleh pemerintah dan penegak hukum, investasi ilegal di atas tanah rakyat meguntungkan pengusaha dan membuat rakyat sengsara, sedang pemerintah hanya bisa berkomentar, “Ini adalah warisan dari periode sebelumnya, dan kami keno timpo tahlil"," katanya.

"Melalui seruan aksi ini kami meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat, media, mahasiswa, organisasi buruh, oganisasi tani, organisasi masyarakat sipil dan semua pihak yang peduli untuk menyebarkan informasi ini dan menyampaikan kepada dunia, juga hadir menjadi saksi perjuangan masyarakat untuk mendapatkan hak atas tanah dan kehidupan yang lebih baik ke epannya. Tuhan tidak lagi menciptakan tanah, sedang manusia akan terus bertambah, kemana masyarakat desa akan hidup, sedang kota hanya menawarkan mimpi dan janji, seperti politikus jelang pesta demokrasi," katanya lagi. (kjcom/*)


Tag : #Konflik Lahan #Kumpe #Desa Sogo #Muarojambi



Berita Terbaru

 

Jumat, 22 Februari 2019 20:06 WIB

Warga Kecewa Tak Diikutkan Rapat Pemkab Muarojambi dengan PT BBS


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Konflik kepemilikan lahan antara 4 desa dalam Kecamatan Kumpe dengan PT Bukit Bintang Sawit (BBS) sepertinya akan semakin

 

Jumat, 22 Februari 2019 19:49 WIB

Jalan Santai Meriahkan Peringatan Hari K3 di Tanjabbar, Bupati Safrial Hadir Langsung


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar gerak jalan santai dalam memeriahkan peringatan bulan Keselamatan

 

Jumat, 22 Februari 2019 19:18 WIB

Resmikan Gedung BLK, Bupati Safrial: Harus Ciptakan Pekerja Berkualitas dan Membanggakan Daerah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Bupati Tanjab Barat, H Safrial, meresmikan Operasional UPTD Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung Jabung Barat

 

Jumat, 22 Februari 2019 18:56 WIB

Peringati HPNS, OPD Bungo dan Instansi Vertikal Gelar Gotong Royong Bersama


Kajanglako.com, Bungo - Pemkab Bungo melalui Dinas Lingkungan Hidupmenggelar gotong royong bersama dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional

 

Jumat, 22 Februari 2019 18:55 WIB

Bupati Mashuri Tinjau Lokasi Arena MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Bungo - Jelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Provinsi Jambi tahun 2019. Pemerintah Kabupaten Bungo kesekian kalinya menggelar rapat