Selasa, 23 April 2019


Sabtu, 09 Februari 2019 19:28 WIB

Remisi Pembunuh Jurnalis Dibatalkan, AJI Kota Jambi: Perjuangan Belum Berakhir

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Aksi solidaritas AJI Jambi tuntut pencabutan remisi pembunuh jurnalis

Kajanglako.com, Jambi - Desakan kuat dari kalangan jurnalis dan sejumlah elemen masyarakat yang menuntut agar Presiden Joko Widodo mencabut remisi untuk I Nyoman Susrama, akhirnya membuahkan hasil.

Presiden Joko Widodo akhirnya membatalkan pemberian remisi bagi Susrama, narapidana kasus pembunuhan wartawan Radar Bali, AA Gde Prabangsa. Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi di sela-sela kegiatannya di Jakarta Selatan, Sabtu (9/2).



"Pembatalan ini setelah mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat, termasuk dari rekan-rekan jurnalis. Saya perintahkan kepada Dirjen Lapas Kemenkumham menelaah dan mengkaji pemberian remisi itu. Jumat kemarin telah kembali di meja saya. Sudah sangat jelas sekali, sehingga sudah diputuskan sudah saya tanda tangani untuk dibatalkan," kata Jokowi dilansir dari sejumlah media.

Desakan pembatalan pemberian remisi bagi Susrama ini sudah sangat kencang disuarakan sejak Januari lalu. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di semua daerah menyuarakan sangat kuat dan bersama-sama.

AJI Kota Jambi juga turut serta melakukan berbagai aksi yang menuntut presiden segera cabut remisi tersebut, karena sangat menciderai rasa keadilan di kalangan jurnalis.

Betapa tidak, dari sejumlah kasus pembunuhan pada jurnalis, hanya pembunuhan pada Prabangsa yang berhasil diungkap, dan itupun diberikan pula remisi kepada otak pembunuhnya.

AJI Kota Jambi melakukan demonstrasi di Simpang BI, Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (25/1), dengan tuntutan utama pencabutan remisi otak pembunuh jurnalis. Aksi kemudian dilakukan lagi berupa aksi malam solidaritas untuk Prabangsa, di Simpang Tugu Keris, Kota Jambi, Jumat (8/2).

Menanggapi pemberitaan telah dibatalkannya remisi Susrama, Ketua AJI Kota Jambi M Ramond EPU mengatakan hal ini sesuai dengan harapan jurnalis yang tergabung dalam AJI termasuk AJI Kota Jambi.

Ramond menyebut pembatalan remisi pada Susrama sangat penting untuk menjaga kemerdekaan pers Indonesia. Namun Ramond mengingatkan bahwa perjuangan AJI bukan berarti selesai setelah dibatalkannya remisi untuk Susrama.

"Bagaimana bentuk fisik pembatalan itu sampai sekarang belum kita lihat, sampai sekarang baru pernyataan lisan dari Presiden. Kita masih butuh bukti otentik," kata Ramond, Sabtu (9/2).

Lebih lanjut Ramond mengatakan, bahwa hingga kini kasus kekerasan kepada jurnalis masih banyak terjadi, dan banyak yang tidak berlanjut ke proses hukum, serta banyak juga yang proses hukumnya tidak jelas.

"Kasus pembunuhan jurnalis di sejumlah kota juga banyak yang belum terungkap. Kekerasan pada jurnalis masih terjadi dari hari ke hari. Perjuangan yang belum berakhir. Negara harus hadir untuk melindungi jurnalis bekerja, karena jurnalis bekerja dilindungi Undang-Undang," kata Ramond. (kjcom/*)


Tag : #Aliansi Jurnalis Independen #AJI Jambi #Remisi #Jurnalis #Jambi



Berita Terbaru

 

Isra Miraj 1440H
Selasa, 23 April 2019 20:35 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Isra Miraj Tingkat Kabupaten


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah Kabupaten Batanghari memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah / 2019 M, Selasa (23/4), yang

 

Selasa, 23 April 2019 16:48 WIB

Sidak Libatkan Polisi, Satgas Pangan Akan Tindak Pedagang dan Distributor yang Timbun Sembako


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengantisipasi gejolak harga dan ketersediaan stok pangan di pasaran jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019, pemerintah dalam

 

Selasa, 23 April 2019 15:28 WIB

Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional, Sekda Dianto: Jangan Ada Titipan


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto, minta Tim Panitia Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

 

Selasa, 23 April 2019 15:21 WIB

4 Tahun Beruntun, Gubernur Jambi Kembali Raih Penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dari Menteri Ketenagakerjaan

 

Selasa, 23 April 2019 15:12 WIB

Al Haris dan Mashuri Kompak Buka Jambore PKK Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri kompak hadir pada acara jambore PKK tingkat Kabupaten Merangin, Selasa (23/4).   Jambore