Selasa, 23 April 2019


Rabu, 06 Februari 2019 13:43 WIB

Selalu Ingkar Janji, Suku Anak Dalam Tuntut PT REKI karena Membakar Rumah SAD

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Aksi unjuk rasa SAD terhadap PT REKI

Kajanglako.com, Jambi - Sudah lebih dari setahun setelah PT REKI meminta maaf dan berjanji untuk bertanggung jawab terhadap pembakaran rumah warga Suku Anak Dalam (SAD), namun hingga kini komitmen tersebut tidak pernah terwujud.

Komitmen PT REKI untuk bertanggung jawab atas pembakaran rumah adik saya tertuang di dalam surat yang mereka tandatangani dan disaksikan pejabat Kementrian Lingkungan Hidup, tapi hingga kini mereka ingkar, kata Jufri, Pimpinan Adat Suku Anak Dalam (Kubu Lalan) Pangkalan Ranjau.



Suku Anak Dalam sejak awal telah berkomitmen untuk menempuh cara-cara yang baik untuk menyelesaikan konflik perampasan lahan ulayat SAD oleh PT REKI melalu rangkaian pertemuan yang melibatkan multi pihak, baik masyarakat, perusahaan maupun pemerintah, dalam setiap pertemuan selalu menghasilkan butir-butir komitmen.

Namun baik komitmen tentang bersama-sama mendorong lahirnya hutan adat yang ditandatangani di Jakarta, hingga membuat pengecekan lokasi bersama yang ditandatangani baru-baru ini tidak pernah mereka jalankan. Malah, rumah warga SAD mereka bakar.

"Kami meminta PT. REKI menyerahkan manajemen yang bertanggung jawab terhadap pembakaran rumah warga kami, juga orang asing yang terlibat merusak alat bukti dengan membersihkan sisa-sisa rumah yang dibakar untuk kami bawa ke polisi, jangan lempar tanggung jawab kepada orang lapangan kalian, manajemen lah yang harus bertanggung jawab," kata Bri, Debalang SAD Pangkalan Ranjau.

Sementara itu, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA Jambi), mengatakan PT REKI sedari awal memang tidak ingin warga SAD hidup nyaman dan sejahtera di tanah nenek moyang mereka, ketika warga SAD sibuk membangun kebun, menata zona hidup termasuk hutan-hutan larangan, Perusahaan memberikan ruang dan mendiamkan kelompok-kelompok yang mereka fasilitasi mediasi untuk menebang hutan di areal adat secara massif, cara ini tentu melahirkan kondisi kompetisi dikalangan masyarakat.

Bahkan hanya untuk mengecek ke lapangan bersama atas pembukaan hutan secara massif oleh kelompok yang mereka fasilitasi saja mereka mengiyakan untuk hadir, tapi tidak datang pada hari pelaksanaan, perusahaan sedang mengadu domba masyarakat.

Pada musim panas tahun 2018 lalu, sekitar 120 hektar kebun yang sudah susah payah dibangun masyarakat SAD hangus terbakar oleh kelompok yang difasilitasi perusahaan, masyarakat menangkap pelaku dan mengamankan dengan cara menitipkan kepada pihak perusahaan juga pihak kepolisian untuk mendapatkan keadilan, namun pelaku dibebaskan oleh perusahaan tanpa koordinasi dengan lembaga adat SAD (Kubu Lalan).

Kami berkomitmen menjaga wilayah kami, namun perusahaan yang malah mengadu kami dengan sesama masyarakat, bohong bila PT. REKI menjaga hutan, mereka hanya mengemis puluhan milyar bantuan luar negeri dengan dalih menjaga hutan kata Jufri dari AGRA Jambi.

Kami menuntut keadilan, kembalikan wilayah ulayat adat kami, serahkan manajemen dan orang asing yang terlibat dalam pembakaran rumah masyarakat kami untuk diadili, dan ganti kerugian lahan kami yang terbakar yang pelakunya malah dilindungi perusahaan," katanya menambahkan. (kjcom/*)


Tag : #Suku Anak Dalam #SAD #PT REKI #Jambi



Berita Terbaru

 

Isra Miraj 1440H
Selasa, 23 April 2019 20:35 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Isra Miraj Tingkat Kabupaten


Kajanglako.com, Batanghari - Pemerintah Kabupaten Batanghari memperingati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah / 2019 M, Selasa (23/4), yang

 

Selasa, 23 April 2019 16:48 WIB

Sidak Libatkan Polisi, Satgas Pangan Akan Tindak Pedagang dan Distributor yang Timbun Sembako


Kajanglako.com, Jambi - Untuk mengantisipasi gejolak harga dan ketersediaan stok pangan di pasaran jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2019, pemerintah dalam

 

Selasa, 23 April 2019 15:28 WIB

Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional, Sekda Dianto: Jangan Ada Titipan


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, M Dianto, minta Tim Panitia Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

 

Selasa, 23 April 2019 15:21 WIB

4 Tahun Beruntun, Gubernur Jambi Kembali Raih Penghargaan K3 dari Menteri Ketenagakerjaan


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2019 dari Menteri Ketenagakerjaan

 

Selasa, 23 April 2019 15:12 WIB

Al Haris dan Mashuri Kompak Buka Jambore PKK Merangin


Kajanglako.com, Merangin - Bupati dan Wakil Bupati Merangin, Al Haris-Mashuri kompak hadir pada acara jambore PKK tingkat Kabupaten Merangin, Selasa (23/4).   Jambore