Selasa, 17 Juli 2018


Rabu, 18 Oktober 2017 14:00 WIB

Polisi, PNS Hingga Dokter Jadi Korban Penipuan Arisan Online

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Screenshot : salah satu grup arisan online "Arisan Online Mak mak Amanah'

Kajanglako.cok, Bungo - Demam online melanda hampir di semua sisi kehidupan masyarakat. Bahkan, dunia maya juga telah dijadikan tempat arisan. Aktivitas yang awalnya sekadar ajang silaturahmi, kini pindah ke dunia maya.

Jaringan dugaan penipuan yang berkedok arisan online di Bungo, menjerat tidak hanya masyarakat awam, tapi juga banyak pegawai di tiga instansi penting sekaligus. Arisan online di daerah ini telah memakan korban penegak hukum seperti Polisi, PNS, dan Dokter.



Anggun, salah satu korban arisan online di Bungo membenarkan hal tersebut. Menurut Anggun. Bukan hanya polisi, istri polisi (ibu-ibu bayangkhari) pun pernah bergabung dalam arisan online tersebut.

"Untuk korban sendiri, yang saya tahu. Polisi, istri polisi, PNS, Dokter. Mereka juga setor uang ke pelaku, cuma jumlah saya gak tau," ujar Anggun, Rabu (18/10).

Menurut penuturan Anggun, untuk meyakinkan korbannya, onwer Arisan Online diduga R Warga Sungai Pinang, memberitahukan bahwa yang ikut arisan tersebut bukan hanya di Bungo namun juga dari kabupaten tetangga hingga provinsi.

"Kami diyakinkan kalau arisan ini sudah di ikuti oleh daerah lain, hingga provinsi. Makanya kami yakin kalau itu memang tidak ada unsur penipuan, dan juga dikuatkan dengan kalau kita setor satu juta uang kita kembali dua juta, per 10 hari," bebernya.

Terbongkarnya dugaan kasus penipuan via online itu bermula ketika beberapa korban dalam kurun satu bulan terakhir ini tidak lagi menerima konfirmasi baik terkait uang yang sudah di trasfernya, maupun keberadaan pelaku.

Kasus ini sudah ditangani pihak Polres Bungo setelah sejumlah korban didominasi para ibu-ibu, melaporkan pelaku serta barang bukti transfer uang ke rekening pelaku. Kerugian ditaksir mencapai hingga Rp 700 juta lebih.

Saat ini beberapa bentuk arisan online diketahui tersebar di dunia maya. Salah satunya ada yang model Arisan Mapan, disini owner menawarkan arisan barang lewat aplikasi. Dalam arisan ini, peserta harus membentuk grup, lengkap dengan ketua dan anggotanya.

Untuk model arisan lainnya adalah Arisan Kejujuran dan Sambung Rasa/Aksara Bersama. Mirip konsep Multilevel Marketing (MLM), tiap peserta membayar sejumlah uang dan wajib merekrut peserta lain (downline) agar masuk arisan itu. Satu orang peserta dijanjikan bisa mendapatkan bagian Rp 10.000 dari tiap anggota yang direkrutnya. Untuk bergabung, perorang dikenakan biaya registrasi Rp 60.000.

Informasi yang dirangkum dari korban, dirinya mengikuti model arisan Akasara Bersama seperti arisan menurun. (kjcom)


Tag : #Arisan onlien #penipuan #bungo



Berita Terbaru

 

Senin, 16 Juli 2018 21:34 WIB

PAW Hasan Ibrahim Sebagai Anggota DPRD Provinsi Telah Diusulkan ke KPU


Kajanglako.com, Jambi - DPW PPP Provinsi Jambi telah mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW) Hasan Ibrahim sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi.   Dari

 

Pemilu 2019
Senin, 16 Juli 2018 21:00 WIB

Daftarkan 34 Bacaleg ke KPU Sarolangun, PPP Targetkan Kursi Ketua DPRD


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 penutupan pendaftaran Bakal Calon Legislatif, PPP merupakan partai perdana yang melakukan penyalinan softcopy

 

Senin, 16 Juli 2018 20:26 WIB

Ihsan Yunus Soroti Urgensitas Penyelamatan BUMN 'Sakit'


Kajanglako.com, Jakarta - Senin, 16 Juli 2018, Komisi VI DPR-RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) selaku

 

Senin, 16 Juli 2018 19:20 WIB

Nekat, Oknum Staf Kesbagpol Palsukan Tandatangan Bupati CE untuk Cairkan Dana LSM dan OKP


Kajanglako.com, Sarolangun - Akibat tak kunjung cair dana LSM dan OKP, oknum Staf Kantor Kesbangpol Kabupaten Sarolangun nekat memalsukan tandatangan Bupati

 

Perampokan Bersenpi
Senin, 16 Juli 2018 14:11 WIB

Breaking News! Siang Bolong Perampok Gasak Tokoh Emas di Tabir Selatan


Kajanglako.com, Merangin - Perampokan toko emas terjadi di pasar SPC, Kecamatan Tabir Selatan, Senin (16/7) siang ini. Kawanan perampok yang informasinya