Kamis, 13 Desember 2018


Rabu, 18 Oktober 2017 14:00 WIB

Polisi, PNS Hingga Dokter Jadi Korban Penipuan Arisan Online

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Screenshot : salah satu grup arisan online "Arisan Online Mak mak Amanah'

Kajanglako.cok, Bungo - Demam online melanda hampir di semua sisi kehidupan masyarakat. Bahkan, dunia maya juga telah dijadikan tempat arisan. Aktivitas yang awalnya sekadar ajang silaturahmi, kini pindah ke dunia maya.

Jaringan dugaan penipuan yang berkedok arisan online di Bungo, menjerat tidak hanya masyarakat awam, tapi juga banyak pegawai di tiga instansi penting sekaligus. Arisan online di daerah ini telah memakan korban penegak hukum seperti Polisi, PNS, dan Dokter.



Anggun, salah satu korban arisan online di Bungo membenarkan hal tersebut. Menurut Anggun. Bukan hanya polisi, istri polisi (ibu-ibu bayangkhari) pun pernah bergabung dalam arisan online tersebut.

"Untuk korban sendiri, yang saya tahu. Polisi, istri polisi, PNS, Dokter. Mereka juga setor uang ke pelaku, cuma jumlah saya gak tau," ujar Anggun, Rabu (18/10).

Menurut penuturan Anggun, untuk meyakinkan korbannya, onwer Arisan Online diduga R Warga Sungai Pinang, memberitahukan bahwa yang ikut arisan tersebut bukan hanya di Bungo namun juga dari kabupaten tetangga hingga provinsi.

"Kami diyakinkan kalau arisan ini sudah di ikuti oleh daerah lain, hingga provinsi. Makanya kami yakin kalau itu memang tidak ada unsur penipuan, dan juga dikuatkan dengan kalau kita setor satu juta uang kita kembali dua juta, per 10 hari," bebernya.

Terbongkarnya dugaan kasus penipuan via online itu bermula ketika beberapa korban dalam kurun satu bulan terakhir ini tidak lagi menerima konfirmasi baik terkait uang yang sudah di trasfernya, maupun keberadaan pelaku.

Kasus ini sudah ditangani pihak Polres Bungo setelah sejumlah korban didominasi para ibu-ibu, melaporkan pelaku serta barang bukti transfer uang ke rekening pelaku. Kerugian ditaksir mencapai hingga Rp 700 juta lebih.

Saat ini beberapa bentuk arisan online diketahui tersebar di dunia maya. Salah satunya ada yang model Arisan Mapan, disini owner menawarkan arisan barang lewat aplikasi. Dalam arisan ini, peserta harus membentuk grup, lengkap dengan ketua dan anggotanya.

Untuk model arisan lainnya adalah Arisan Kejujuran dan Sambung Rasa/Aksara Bersama. Mirip konsep Multilevel Marketing (MLM), tiap peserta membayar sejumlah uang dan wajib merekrut peserta lain (downline) agar masuk arisan itu. Satu orang peserta dijanjikan bisa mendapatkan bagian Rp 10.000 dari tiap anggota yang direkrutnya. Untuk bergabung, perorang dikenakan biaya registrasi Rp 60.000.

Informasi yang dirangkum dari korban, dirinya mengikuti model arisan Akasara Bersama seperti arisan menurun. (kjcom)


Tag : #Arisan onlien #penipuan #bungo



Berita Terbaru

 

Kecelakaan Maut
Kamis, 13 Desember 2018 08:41 WIB

[Foto-foto] Kecelakaan Maut Mobil Dinas Camat Jangkat Timur


 

Kamis, 13 Desember 2018 08:23 WIB

Rekanan Lamban, Proyek Drainase Rp6,5 M Distop dan Diadendum


Kajanglako.com, Sarolangun - Pekerjaan proyek drainase tertutup yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Sarolangun distop pengerjaannya,

 

Kamis, 13 Desember 2018 08:04 WIB

Pria dan Wanita Muda Ini Ditangkap saat Asik Nyabu di Rumah Bedeng


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Sepertinya hampir setiap hari Kepolisian di Tanjab Barat menangkap pelaku penyalahgunaan Narkoba, terutama

 

Rabu, 12 Desember 2018 20:30 WIB

Dua Pelajar Kesentrum Listrik Akibat Buah Rambutan


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Dua pelajar yang sedang berada di RT 10 Dusun Margomulyo, Desa Pandan Lagan, Kecamatan Geragai, terpaksa harus dilarikan

 

Kecelakaan Maut
Rabu, 12 Desember 2018 19:09 WIB

Ini Identitas Korban Meninggal Kecelakaan Mobil Dinas Camat Jangkat Timur


Kajanglako.com, Batanghari – Mobil dinas Camat Jangkat Timur yang masuk ke dalam jurang yang digenangi air banjir di Jalan AMD Muarabulian, Batanghari,