Jumat, 22 Maret 2019

Sabtu, 12 Januari 2019 14:30 WIB

SAD Serahkan Tiga Kecepek ke 'Rajo Tentro'

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita

Warga SAD menyerahkan kecepek kepada Danrem 042 Gapu Kolonel Inf Dany Budianto/ foto: Sonny Z

Kajanglako.com, Bungo - Suku Anak Dalam (SAD) di kawasan PT Wahana Perintis Kabupaten Sarolangun, menyerahkan tiga pucuk senjata api rakitan (kecepek) kepada Tim Korem 042/Garuda Putih, yang menggelar ekspedisi menelusuri rimba kawasan SAD selama tiga hari.

Warga SAD yang menyerahkan Senpi rakitan itu yakni Betilang, Ngelas dan Ngumbang, Anggota Tumenggung Menti. Kecepek itu biasa dipergunakan mereka untuk berburu. 



"Ini kami serahkan untuk "Rajo Tentro" (pemimpin tentara) Jambi, Selama ini kami gunakan untuk berburu," kata Betilang, Warga SAD. 

Ekspedisi Garuda Putih menelusuri rimba kawasan SAD itu masuk etape pertama, Kamis (10/1), setelah lepas start di Lapangan Pauh Kecamatan Sarolangun.

Ekspedisi yang dipimpin Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Dany Budiyanto itu langsung bergerak menuju Desa Jelutih, di kawasan PT Wahana Perintis yang bergerak di bidang perkebunan. 

Danrem 042 kemudian menemukan satu kelompok SAD Temenggung Menti, yang bermukim di kawasan konsensi milik perusahaan. Di sana juga ditemukan sedikitnya 35 kepala keluarga yang ikut bekerja mengisi polibag dan diupah Rp150 perbijinya oleh perusahaan PT Wahana Perintis.

"Kami numpang bermukim di sini sembari bekerja mengisi polibag, dan setiap satu polibag diupah Rp150," kata Menti, Tumenggung SAD. 

Untuk menyambung hidup, menurut Menti, anggota kelompoknya harus memakan umbi-umbian dan jika ada sedikit uang maka baru akan membeli beras.

"Lebih banyak makan umbi-umbian, kalau ado uang baru makan nasi. Sayo sangat senang dapat dikunjungi "Rajo Tentro Jambi", dengan bantuan sembako dan perobatan anggota sayo sangat senang sekali," kata Menti.

Ekspedisi Garuda Putih menelusuri kawasan rimba SAD yang melintasi lima kabupaten di Jambi, banyak menemukan sisi lain kehidupan warga SAD. Bukan hanya keluhan soal kehidupan dan penyakit yang mereka derita namun ternyata banyak SAD yang belum mendapatkan pengakuan Negara.

Seperti yang dikeluhkan Temenggung Ngamal, kelompok yang tinggal di Koto Boyo Kabupaten Batanghari, yang mengaku selama ini anggota kelompoknya belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Kami dak punyo KTP dan kami jugo sering kesulitan kalau ditanyo orang-orang. Dengan tidak memiliki KTP kami merasa sangat kesulitan, jangankan untuk sekolah untuk sekedar mendapatkan fasilitas kesehatan saja kami juga sulit," katanya.

Sementara itu, Danrem 042/Gapu, Kolonel Inf Dany Budiyanto mengatakan, akan berusaha menyampaikan kesulitan yang dialami oleh warga SAD kepada pemerintah daerah.

"Saya akan sampaikan semua keluhan saudara -saudara saya kepada pemerintah daerah, semoga ini menjadi masukan pemerintah daerah," kata Kolonel Dany. (kjcom)


Tag : #Suku Anak Dalam #SAD #Korem 042 Gapu



Berita Terbaru

 

Jumat, 22 Maret 2019 17:10 WIB

Pasca Banjir, Warga Banyak yang Terjangkit Penyakit Kulit


Kajanglako.com, Sarolangun - Pasca banjir yang melanda Kabupaten Sarolangun, Dinas Kesehatan Sarolangun menemukan banyak masyarakat yang terserang penyakit

 

Jumat, 22 Maret 2019 17:08 WIB

Kekurangan Bides, Dinkes Usulkan Bidan yang Lulus CPNS Ditempatkan di Desa


Kajanglako.com, Sarolangun - Hingga saat ini Kabupaten Sarolangun masih mengalami kekurangan tenaga Bidan Desa, terutama untuk desa yang baru dimekarkan

 

Jumat, 22 Maret 2019 16:49 WIB

KPU Sarolangun Kekurangan Surat Suara 84 Ribu Lembar


Kajanglako.com, Sarolangun - Setelah  selesai dilakukan pelipatan dan penyortiran kertas suara, KPU menemukan sekitar puluhan ribu lembar surat suara dinyatakan rusak

 

Jumat, 22 Maret 2019 16:38 WIB

Ratusan Personel Gabungan Ikuti Apel Pengaman Pemilu 2019


Kajanglako.com, Jambi - Jumat Pagi(22/3), digelar apel gabungan bersama ratusan Anggota TNI-Polri dan Pemprov Jambi serta komponen masyarakat guna mematangkan

 

Jumat, 22 Maret 2019 16:37 WIB

Bupati Mashuri Serahkan SK ke 200 CPNS Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Bupati Bungo, Mashuri, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada sebanyak 200 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ), Jumat (22/03). Penyerahan