Jumat, 22 Maret 2019

Sabtu, 05 Januari 2019 16:44 WIB

Tim Jokowi Persoalkan Caleg Gerindra Bagi-bagi Beasiswa PIP, SAH: Kenapa Baru Sekarang

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik Hukrim

Sutan Adil Hendra/ foto: dok kajanglako.com

Kajanglako.com, Jambi - Dituding bagi-bagi Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jualan politik demi meraup suara, Sutan Adil Hendra (SAH) Anggota DPR RI yang kembali mencalonkan diri di Pileg 2019, angkat bicara.

SAH bahkan bersama 4 Caleg Gerindra lainnya telah dilaporkan ke Bawaslu, dan laporan itu sedang diproses.



Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi itu mengakui, bahwa beasiswa PIP itu adalah program pemerintah. Namun menurutnya juga ada andil DPR dalam mengesakan anggaran Beasiswa PIP tersebut.

"Yang mengesahkan anggaran kan DPR juga. Tahun ini ada sebanyak 51.000 paket beasiswa untuk Jambi, itu kita yang perjuangkan," kata Sutan Adil, Sabtu (5/1). 

Anggota Komosi X DPR RI itu justru mempertanyakan, mengapa penyaluran beasiswa PIP tersebut baru dipersoalkan saat ini. Padahal, kata SAH, dirinya telah menyalurkan beasiswa PIP itu sejak 2015 lalu. 

"Saya sudah lama menyalurkan, Kalau tidak ada perjuangan kita di DPR mungkin tidak sebanyak itu mendapatkan beasiswa. Saya aneh juga kenapa sekarang di dalam masa kampanye baru dipersoalkan," katanya. 

"Setiap penyerahan beasiswa itu juga saya tak pernah mengklaim bahwa beasiswa itu adalah milik saya dan Gerindra," katanya lagi.

Disinggung soal formulir pendaftaran berlogo Partai Gerindra untuk mendapatkan beasiswa, yang dijadikan sebagai bukti pelaporan TKD Jokowi-Ma'ruf ke Bawaslu, SAH mengaku tak mengetahuinya. 

"Rasanya dari kita jangankan instruksi, membicarakannya saja tidak pernah terkait dengan adanya formulir pendaftaran untuk mendapatkan program PIP," katanya. 

Untuk diketahui,  Direktorat Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Jambi Joko Widodo - KH Ma'ruf  Amin mendesak Bawaslu Provinsi Jambi untuk segera menindak lanjuti laporan No. 04/LP/PL/Prov/05.00/Xll/2018, tanggal 27 Desember 2018. 

Laporan tersebut terkait dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh lima Caleg Gerindra, soal Beasiswa PIP yang diduga dijadikan jualan politik dan muatan kampanye oleh oknum Caleg Gerindra yang dilaporkan tersebut. 

"Kami sudah melaporkan, Sutan Adil Hendra Caleg DPR RI, Abun Yani Caleg DPRD Provinsi Jambi, Sakirin Pohan DPRD Kota Jambi, Ade Erma Suryani dan Sukma Dewi Caleg DPRD Kabupaten Muaro Jambi yang merupakan caleg dari Partai Gerindra," kata Ismail Makrup, Koordinator Direktorat Hukum dan Advokasi TKD Provinsi Jambi, Jumat (4/1). (kjcom/*)


Tag : #Gerindra #Beasiswa PIP #Sultan Adil Hendra



Berita Terbaru

 

Jumat, 22 Maret 2019 16:49 WIB

KPU Sarolangun Kekurangan Surat Suara 84 Ribu Lembar


Kajanglako.com, Sarolangun - Setelah  selesai dilakukan pelipatan dan penyortiran kertas suara, KPU menemukan sekitar puluhan ribu lembar surat suara dinyatakan rusak

 

Jumat, 22 Maret 2019 16:38 WIB

Ratusan Personel Gabungan Ikuti Apel Pengaman Pemilu 2019


Kajanglako.com, Jambi - Jumat Pagi(22/3), digelar apel gabungan bersama ratusan Anggota TNI-Polri dan Pemprov Jambi serta komponen masyarakat guna mematangkan

 

Jumat, 22 Maret 2019 16:37 WIB

Bupati Mashuri Serahkan SK ke 200 CPNS Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Bupati Bungo, Mashuri, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada sebanyak 200 Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS ), Jumat (22/03). Penyerahan

 

Jumat, 22 Maret 2019 13:41 WIB

Jumat Ini, Al Haris Sosialisasikan Program Subuh Berjamaah di Tabir Ulu


Kajanglako.com, Merangin - Setiap pagi Jumat Bupati Merangin, Al Haris, keliling kecamatan mensosialisasikan program Gerakan Pendidikan Subuh dan Subuh

 

Jumat, 22 Maret 2019 13:40 WIB

Target Baru Terealisasi 22 Persen, Samsat Merangin Akan Turun ke Kecamatan dan Razia Kendaraan


Kajanglako.com, Merangin - Samsat Merangin tahun 2019 ini ditargetkan pendapatan Rp26 Miliar, sejauh ini dari target yang ditetapkan tersebut baru terealisasi