Jumat, 18 Januari 2019


Sabtu, 22 Desember 2018 14:07 WIB

Hiburan Bernuansa Religi dan Syarhil Qur’an Meriahkan Festival Kampung Senaung 2018 Pada Malam Hari Pertama

Reporter : Wenny Ira R
Kategori : Ragam

Hiburan Religi di Festival Kampung Senaung 2018 (Foto:Kajanglako/Wenny)

Kajanglako.com, Muaro Jambi - Festival Kampung Senaung 2018 tak hanya sukses dibuka meriah dan dipadati pengunjung pada pembukaan Jumat, 21 Desember 2018 siangnya. Pada malam harinya, pengunjung dari dalam dan luar Senaung juga memadati area utama panggung festival maupun stand kuliner dan spot foto selfie. Malam itu, acara lebih didominasi dengan nuansa religi yang merupakan ciri khas kuatnya unsur agama Islam melekat pada masyarakat Senaung.

Empat pembawa acara  yang merupakan putra-putri terbaik Senaung memandu jalannya acara malam itu dari atas panggung utama yang berlanskap cantik nan elok dipinggir sungai Batanghari. Tentunya malam hari kali ini, cahaya lampu sorot menambah cantik suasana panggung terbuka yang didesain unik mencirikan kehidupan pinggir sungai dengan simbol-simbol seperti keberadaan tangkul alat tradisional penangkap ikan yang tergantung diatas panggung. Begitu juga dengan simbol bubu, jala ikan dan perahu yang diletakan sebagai instalasi di kiri-kanan panggung.



Seorang anak laki-laki tampil membuka acara dengan membacakan hafalan surat Annabah yang dibacakan amat merdu. Sebuah surat dalam kitab Al-Qur’an yang menyiratkan makna ketabahan dan perjuangan dalam menegakkan kebenaran.

Selanjutnya kelompok rebana ibu-ibu bernama Eka Ria yang telah ada sejak tahun 1965 di desa Senaung dan telah memenangi berbagai ajang kompetisi hingga tingkat nasional, meramaikan panggung melagukan nyanyian bernuansa Islami dengan apik dan kenes.

Tak hanya itu, rebana remaja putri juga tampil tak kalah kenes dan meriahnya menyanyikan lagu bernafas Islami, tak monoton karena diselingi dengan gerakan-gerakan sambil menabuh rebana. Penonton pun semakin berjejal hingga ke depan panggung utama.

Disamping itu, senandung sholawat yang merdu dibawakan remaja putri lainnya memecah malam hari pertama Festival Kampung Senaung 2018 yang luar biasa mendapat antusiasme masyarakat itu.

Penampilan Syarhil Qur’an menutup kemeriahan acara malam itu dengan tausyiah keagamaan yang bertema kepemimpinan dalam Al-Qur’an. Tiga orang berdiri diatas panggung utama membawakan Syarhil Qur’an dengan apik dan puitis. Satu orang sebagai penceramah, satu orang sebagai pembaca ayat Al-Qur’an dan satu orang sebagai penerjemah ayat Al-qur’an dengan nada puitis.

Penampil Syarhil Qur’an ini juga merupakan putra-putri terbaik Senaung yang telah memenangkan kompetisi serupa baik di tingkat lokal hingga nasional. (Kjcom)


Tag : #Muaro Jambi #Jambi #Festival Kampung Senaung #2018 #budaya #daerah



Berita Terbaru

 

Jumat, 18 Januari 2019 20:15 WIB

Kunker ke Kerinci, Fachrori Bicara Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyampaikan pesan pentingnya pendidikan dan kesehatan menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jumat

 

Jumat, 18 Januari 2019 19:55 WIB

Penuhi Panggilan Bawaslu, Sutan Adil Menolak Disebut Diperiksa


Kajanglako.com, Jambi – Kasus pembagian Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dijadikan jualan politik oleh lima Caleg Gerindra, termasuk

 

Warga Tenggelam
Jumat, 18 Januari 2019 17:52 WIB

Petani yang Terseret Arus di Sungai Tembesi Ditemukan Tewas


Kajanglako.com, Merangin - Sarmidi (35), warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Siau yang terseret arus sungai Tembesi pada Rabu (16/1) lalu, berhasil

 

Jumat, 18 Januari 2019 13:30 WIB

SK Pemberhentian Zola sebagai Gubernur Sudah Diteken Presiden


Kajangalako,com. Jambi - SK pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 akhirnya ditandatangani Presiden RI, Joko Widodo. Kabar ini

 

Jumat, 18 Januari 2019 11:33 WIB

Jualan Sabu, Pegawai Honorer Ditangkap saat Menunggu Pembeli


Kajanglako.com, Merangin - Satresnarkoba Polres Merangin kembali berhasil mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan Narkotika. Kali ini seorang pegawai