Kamis, 21 Februari 2019


Kamis, 06 Desember 2018 23:58 WIB

Pemprov Jambi Matangkan Sinergitas dengan Forkompinda Jelang Pemilu 2019

Reporter : Juanda
Kategori : Inforial

Rapat Forkompinda se-Provinsi Jambi jelang Pemilu 2019

Kajanglako.com, Jambi - Jelang pelaksana kontestasi pesta demokrasi 2019, Pemerintah Provinsi Jambi mematangkan sinergitas dengan unsur Forkompinda.
 
Provinsi Jambi mempersiapkan diri untuk menghadapi Pemilu Tahun 2019, baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. 
 
Untuk itu, Pemprov Jambi  menggelar Rapat Koordinasi bersama Forkompinda se-Provinsi Jambi Tahun 2018, bertempat di salah satu hotel di Kota Jambi, Kamis (06/12).
 
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengemukakan, Forkompinda harus memiliki sinergitas antara satu dengan yang lain, guna lebih meningkatkan kualitas demokrasi, terutama dalam menata Pemilu yang lebih baik dan bermartabat di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi.
 
Rakor Forkompinda tahun 2018 ini mengambil tema “Kita Sukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 untuk Mewujudkan Sistem Pemerintahan Presidensil yang Efektif, Efisien dan Demokrasi.”
 
“Forum ini sangat tepat, untuk lebih meningkatkan komunikasi, sinergitas, dan memperkokoh komitmen diantara kita sebagai penyelenggara negara," kata Fachrori.
 
Fachrori menyebut, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama dalam upaya mensukseskan Pemilu 2019.
 
"Kita harus mengambil pengalaman dan pelajaran dari pelaksanaan Pemilu-pemilu sebelumnya, dan harus mempedomani semua ketentuan dan aturan yang berlaku, serta berniat untuk bersungguh-sungguh dalam mensukseskan Pemilu Tahun 2019," kata Fachrori.
 
Ia juga minta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan POLRI untuk tetap menjaga netralitas. 
 
"Jangan sampai di antara kita ada yang mendukung salah satu pasangan peserta Pemilu tahun 2019, kita hanya membantu untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu berjalan dengan lancar, damai, aman dan tentram," kata Fachrori.
 
Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis menyampaikan, ada beberapa kerawanan dalam menghadapi Pemilu tahun 2019.
 
"Semua pihak harus mewaspadai penggunaan politik identitas SARA (Suku Agama Ras dan Antar Golongan), adanya sikap intoleran yang biasanya menyangkut masalah agama, jadi sangat memerlukan peran tokoh agama dan Forum Kerukunan Umat Beragama untuk mencegah terjadinya sikap intoleran," kata Kapolda. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Rabu, 20 Februari 2019 20:17 WIB

Bikin Merinding!! Mawardi Cerita Terdengar Suara Misterius di Pohon Pisang Miliknya


Kajanglako.com, Sarolangun - Kejadian misterius dan bikin bulu kuduk merinding dialami Mawardi, dari arah pohon pisang yang tumbuh tepat di perkarangan

 

Rabu, 20 Februari 2019 20:15 WIB

Pemkab Sarolangun Akan Lelang Terbuka 26 Kendaraan Dinas


Kajanglako.com, Sarolangun - Pemkab Sarolangun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan melakukan pelelangan 26 kendaraan dinas,

 

Rabu, 20 Februari 2019 19:40 WIB

4 Mantan Pimpinan DPRD Sarolangun Belum Kembalikan Mobil Dinas


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat mantan unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Sarolangun membandel, mereka belum mengembalikan aset milik daerah berupa mobil

 

Pemilu 2019
Rabu, 20 Februari 2019 19:11 WIB

30 Kotak Suara Rusak Tak Layak Pakai Belum Diganti


Kajanglako.com, Batanghari - Pesta demokrasi akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Untuk menghadapi perhelatan akbar tersebut, KPU RI hingga KPUD

 

Rabu, 20 Februari 2019 19:10 WIB

Ragam Kisruh Rio di Bungo, Warga Segel hingga Bakar Kantor Desa


Kajanglako.com, Bungo - Berbagai kisruh di tingkat dusun di Kabupaten Bungo menjadi sejarah hitam dalam dua tahun terakhir, banyak terjadi konflik di tengah