Selasa, 21 Mei 2019


Kamis, 06 Desember 2018 11:27 WIB

Ngaku tak dapat Jatah dari Istri, Ayah Tega Garap Anak Kandungnya

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Hukrim

Pelaku saat di Kantor Polisi (Foto:Kajanglako/Riki S)

Kajanglako.com, Merangin - Perbuatan tak pantas ditiru dilakukan Mukhlison (38), warga Desa Air Batu, Kecamatan Tabir Ilir. Dia yang seharusnya menjaga anaknya, justru tega berbuat cabul terhadap anak kandungnya.

Bejatnya, perbuatan cabul yang dilakukan Mukhlison terhadap anaknya NR (15) sudah berlangsung satu tahun lamanya.



Informasinya perbuatan tak pantas ini berawal setahun lalu, waktu itu pelaku pulang dari bekerja tambang emas ilegal.

Pelaku yang sudah lama tak bertemu istri tak mendapatkan pelayanan. Karena itu membuat pelaku pergi keluar rumah dan mabuk-mabukan.

Usai minum-minuman pelaku kembali pulang ke rumahnya dan langsung masuk ke dalam kamar anaknya. Pelaku yang sudah dikuasai nafsu berupaya mengerayangi anak kandungnya. Namun NR merontak dan akhirnya pelaku pergi keluar dari kamar korban.

Tak hanya sekali itu, tidak lama berselang pelaku kembali melakukan aksinya, namun kali ini kembali anaknya berontak dan pelakupun kembali keluar dari dalam kamar.

Rupaya pelaku tak bosan-bosanya melakukan perbuatan asusila terhadap anak kandungnya sendiri. Berselang satu minggu kemudian, pelaku kembali mengulangi perbuatannya.

Untuk kejadian yang keempat, pelaku yang pulang ke rumah dalam kondisi mabuk kembali berupaya melakukan perbuatan tak senonoh terhap anaknya yang tengah tertidur lelap.

NR yang tak tahan dengan perbuatan ayahnya, akhirnya menceritakan perilaku ayahnya kepada ibunya. Usai mendengar cerita dari anaknya, istri pelaku pun meminta tolong kepada pihak keluarganya untuk mengamankan suaminya. Dan selanjutnya pelaku langsung diserahkan ke Polsek Tabir.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kanit Reskrim Polsek Tabir, Ipda Rezi dikonfirmasi membenarkan jika telah mengamankan seorang pelaku perbuatan cabul anak di bawah umur.

“Pelaku mulanya diamankan pihak keluarga dari istrinya dan selanjutnya diserahkan ke kami. Setelah diinterograsi pelaku mengakui telah mencabuli anak kandungya,” kata Ipda Rezi.

Dia juga mengatakan, dari pengakuan pelaku sudah empat kali melakukan tindakan cabul terhadap anaknya dan kejadian itu berlangsung rentan satu tahun ini.

“Cerita pelaku dirinya tega berbuat tersebut di karenakan kesal terhadap istrinya yang tak mau melayani nafsunya. Sementara keterangan korban sangat berbeda, di mana kejadian tersebut sudah berulang-ulang dilakukan ayahnya saat dalam keadaan mabuk,” katanya. (kjcom)


Tag : #Merangin #Kriminal #Pemerkosaan #asusila #bejat



Berita Terbaru

 

Paripurna Dewan
Senin, 20 Mei 2019 15:37 WIB

DPRD Muaro Jambi Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2018


DPRD Muaro Jambi Gelar Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2018 Kajanglako.com, Muaro Jambi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro

 

Gema Ramadhan
Senin, 20 Mei 2019 15:28 WIB

Bunda PAUD Merangin Hesty Haris Apresiasi Ramadhan Festival 1440 H


Bunda Paud Merangin Hesti Haris Apresiasi Ramadhan Festival 1440 H Kajanglako.com, Merangin - Bunda PAUD Merangin, Hesti Haris mengapresiasi kegiatan Ramadhan

 

Pajak Kendaraan Dinas
Senin, 20 Mei 2019 15:09 WIB

Kaget Mobnasnya Nunggak Pajak, Kepala Inspektorat : Saya Sudah Perintahkan Bendahara untuk Bayar


Kaget Mobnasnya Nunggak Pajak, Kepala Inspektorat : Saya Sudah Perintahkan Bendahara untuk Bayar Kajanglako.com, Merangin - Mobil Dinas (Mobnas) jabatan

 

Pajak Kendaraan Dinas
Senin, 20 Mei 2019 15:01 WIB

Banyak Mobil Dinas Milik Pejabat Eselon II di Merangin Nunggak Pajak


Banyak Mobil Dinas Milik Pejabat Eselon II di Merangin Nunggak Pajak Kajanglako.com, Merangin - Tercatat sedikitnya 55 kendaran dinas roda empat atau Mobil

 

Harkitnas 111
Senin, 20 Mei 2019 14:57 WIB

Al Haris Ziarah ke Makam Pahlawan : Tugas Kita Lanjutkan Perjuangan Mereka


Al Haris Ziarah ke Makam Pahlawan : Tugas Kita Lanjutkan Perjuangan Mereka Kajanglako.com, Merangin - Usai upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional