Jumat, 14 Desember 2018


Selasa, 04 Desember 2018 20:58 WIB

Sejak Pemekaran Tanjung Jabung, Parit Ban Belum Tersentuh Listrik PLN

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi listrik PLN/ foto: liputan6.com

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Pemukiman warga yang berada di seberang Kampung Laut, tepatnya di Parit Ban, Kelurahan Tanjung Solok, Kecamatan Kuala Jambi. Saat ini belum tersentuh listrik dari PLN. Hal itu telah berlangsung lama selama bertahun-tahun, sehingga sekarang masyarakat setempat masih mengandalkan mesin genset untuk penerangan.

Ada dua RT di Parit Ban yang belum teraliri listrik, yakni RT 19 dan 20. Mirisnya, selain listrik, jalan di dua RT itu juga belum satu pun yang tersentuh pembangunan.



"Ini lah kampung kami, listriknya belum ada. Kalau pun ada hanya malam. Itu pun menggunakan mesin genset," kata Ketua RT 19 Kelurahan Tanjung Solok, Mulyadi.

Dia mengatakan, bahwa masyarakat di sini sangat menginginkan listrik PLN, karena dari zaman pemekaran Kabupaten Tanjung Jabung menjadi dua, sampai sekarang belum sama sekali tersentuh listrik PLN.

"Kami ini orang Indonesia juga, kami juga ingin merasakan listrik dari PLN. Dari dulu kami tidak pernah menikmati listrik. Entah kapan tempat kami ini bisa dialiri listrik," kata Mulyadi.

Dikatakannya, di Parit Ban terdapat sekitar 500 jiwa dengan 100 KK lebih dan terdapat 95 rumah. Menurutnya, dengan jumlah rumah tersebut, sudah sepantasnya wilayahnya itu sudah dialiri listrik.

"Dua RT di sini terdapat 7 batang parit, tapi untuk luas wilayahnya saya lupa," katanya.

Dia juga mengatakan, Parit Ban ini bisa tembus ke Desa Alang-alang, Kecamatan Muarasabak Timur. Menurutnya, jarak dari Parit Ban ke Desa Alang-alang hanya sekitar 4 KM lebih.

Namun, katanya, saat ini yang menjadi kendala adalah pembebasan lahan untuk tiang listik, karena sebagian warga ada yang mau dan ada juga yang tidak mau untuk pembebasan lahan.

"Tapi kalau memang pemerintah bisa mengupayakan listrik masuk ke sini, kami masyarakat juga mengupayakan terkait pembebasan lahan, asalkan kampung kami ini bisa dialiri listrik PLN," katanya.

Padahal, katanya, setiap kali Musrenbang pihaknya selalu mengusulkan listrik maupun pembangunan jalan, tapi sampai sekarang tidak ada juga realisasinya.

"Rasanya sudah bosan menghadiri Musrenbang itu, satu pun yang diusulkan tidak pernah ditanggapi. Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah setempat, karena membutuhkan listrik. Kami ingin seperti di Kampung Laut listriknya hidup siang malam. Jadi sekali lagi kami sangat berharap pemerintah memperthatikan kami, baik itu listrik maupun pembangunan jalan," kata Mulyadi. (kjcom)


Tag : #Tanjab Timur #PLN #Listrik #Kuala Jambi #Parit Ban



Berita Terbaru

 

Kamis, 13 Desember 2018 21:55 WIB

Razia Gabungan, Kendaraan Mati Pajak Ditindak


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Satuan Lantas (Satlantas) Polres Muaro Jambi bersama dengan Samsat, Dispenda dan Jasa Raharja menggelar razia gabungan, Kamis

 

Festival Kampung Senaung
Kamis, 13 Desember 2018 21:50 WIB

Peluncuran dan Bedah Kamus Bahasa Senaung, Tingkatkan Pelestarian Budaya


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Upaya meningkatkan pelestarian budaya lokal, Pemerintah Desa Senaung Kabupaten, Muaro Jambi, melakukan peluncuran kamus Bahasa

 

Pungli
Kamis, 13 Desember 2018 21:16 WIB

Diduga Marak Pungli, Siswa SMAN 3 Sarolangun Tuntut Kepsek Mundur dari Jabatannya


Kajanglako.com, Sarolangun - Siswa  SMA Negeri  3 Sarolangun di Kecamatan  Pauh  berunjuk rasa di sekolah, mereka menuntut agar Kepala

 

Ngopi Bareng Antashari
Kamis, 13 Desember 2018 20:09 WIB

Ngopi Bareng di Hellosapa, Mantan Ketua KPK ini Bicara Harusnya Hukuman Seorang Koruptor


Kajanglako.com, Jambi – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antashari Azhar, Kamis siang (13/12) menyambangi Coffe Shop Hellosapa di

 

Curanmor
Kamis, 13 Desember 2018 18:08 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Asal Muratara yang Beraksi di Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Unit Reskrim Polsek Sarolangun berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pelaku yang ditangkap merupakan