Jumat, 14 Desember 2018


Selasa, 04 Desember 2018 11:53 WIB

Produk IKM Belum Tembus Ritel Modern, Ini yang Dilakukan Pemkab Tanjabtim

Reporter : Igun
Kategori : Bisnis UMKM Berita Daerah

Produk IKM yang dijual di mini market/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Produk Industri Kecil Menengah (IKM) unggulan Kabupaten Tanjab Timur belum begitu dikenal, karena pemasaran yang belum meluas.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tanjab Timur mengakui jika produk IKM hasil kerajinan masyarakat Tanjab Timur ada yang belum menembus ritel-ritel modern secara continue dan teratur.



Dalam rangka peningkatan akses pasar produk IKM unggulan tersebut, Disperindag Tanjab Timur membuat kebijakan dengan membentuk asosiasi yang didirikan pada 12 November lalu.

Ada dua asosiasi yang terbentuk di Tanjab Timur, yakni, Asosiasi Pengusaha dan Pelaku Usaha Makanan dan Minuman, dan Asosiasi Pengusaha dan Pelaku Usaha Kerajinan Tangan.

Kepala Disperindag Tanjab Timur, Hero Suratman, melalui Kabid Perdagangan Awaluddin mengatakan dengan terbentuknya asosiasi tersebut masyarakat akan lebih mudah bekerja sama dengan ritel dan jaringan pasar modern lainnya.

“Kami menggiring mereka untuk dapat bekerja sama duta-duta modern dan mini market yang ada di wilayah Kabupaten Tanjab Timur, bahkan di Kota Jambi sudah ada 7 ritel modern yang bekerja sama. Kami sudah mempersiapkan rak-rak untuk memajang produk-produk IKM lokal,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga membuat komitmen kepada mini market di Tanjung Jabung Timur untuk memperioritaskan produk IKM lokal.

“Kalau bisa mereka mengurangi produk-produk yang sejenis, supaya produk IKM lokal kita lebih besar harapan jualnya,” kata Awaluddin.

“Seperti makanan-makanan ringan, misalnya kerupuk. Kenapa mini market kita harus menjual kerupuk dari luar kalau ada kerupuk produk IKM lokal kita. Kletek kenapa ambil dari luar, sedangkan kletek kita lebih baik,” katanya lagi.

Dikatakannya, komitmen-komitmen seperti itu sudah dibangun dan dituangkan dalam berita acara antara asosiasi dengan pelaku usahanya hingga kota Jambi, seperti Mandala Grup antaranya Mandala Pasar, Meranti dan Mandala Smart.

“Kalau di Mulya Grup, seperti Toko Surya yang ada di Thehok, MM Mulya Simpang Kawat depan Hotel Aini, termasuk MM Asoka yang ada di daerah Pal 5,” katanya.

Disampaikannya, pihaknya harus memulai dulu dari mini market lokal sebelum menuju ke tempat modern seperti Alfamart dan Indomaret.

“Kenapa kita harus hati-hati dengan kontiniutas dan standar barang kita, kenapa? Jangan sampai membuat kerja sama kita blunder, misalnya komitmen supaya produk IKM kita harus ada setiap hari namun kenyataannya tidak. Itu kita akan diblacklist,” katanya.

Makanya, kata dia, pihaknya baru membuat dengan duta-duta lokal saja. Namun ke depan, akan diarahkan ke aplikasi online. Tapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.

“Misalnya dari sisi peningkatan produk, harus kita akui ada produk IKM Kota Jambi lebih maju dari pada misalnya produk stik ubi ungu, sedangkan stik ubi ungu kita masih banyak meninggalkan bercak minyak di dalam bungkus. Produk Jambi tidak ada lagi minyak meskipun bungkus sama,” katanya. (kjcom)


Tag : #Tanjab Timur #Indsutri Kecil Menengah #UMKM



Berita Terbaru

 

Kamis, 13 Desember 2018 21:55 WIB

Razia Gabungan, Kendaraan Mati Pajak Ditindak


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Satuan Lantas (Satlantas) Polres Muaro Jambi bersama dengan Samsat, Dispenda dan Jasa Raharja menggelar razia gabungan, Kamis

 

Festival Kampung Senaung
Kamis, 13 Desember 2018 21:50 WIB

Peluncuran dan Bedah Kamus Bahasa Senaung, Tingkatkan Pelestarian Budaya


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Upaya meningkatkan pelestarian budaya lokal, Pemerintah Desa Senaung Kabupaten, Muaro Jambi, melakukan peluncuran kamus Bahasa

 

Pungli
Kamis, 13 Desember 2018 21:16 WIB

Diduga Marak Pungli, Siswa SMAN 3 Sarolangun Tuntut Kepsek Mundur dari Jabatannya


Kajanglako.com, Sarolangun - Siswa  SMA Negeri  3 Sarolangun di Kecamatan  Pauh  berunjuk rasa di sekolah, mereka menuntut agar Kepala

 

Ngopi Bareng Antashari
Kamis, 13 Desember 2018 20:09 WIB

Ngopi Bareng di Hellosapa, Mantan Ketua KPK ini Bicara Harusnya Hukuman Seorang Koruptor


Kajanglako.com, Jambi – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antashari Azhar, Kamis siang (13/12) menyambangi Coffe Shop Hellosapa di

 

Curanmor
Kamis, 13 Desember 2018 18:08 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Asal Muratara yang Beraksi di Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Unit Reskrim Polsek Sarolangun berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pelaku yang ditangkap merupakan