Kamis, 21 Februari 2019


Kamis, 15 November 2018 18:00 WIB

Tahun Depan, Jembatan Timbang Tembesi Kembali Diaktifkan

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah

Penertiban truk bertonase di Jembatan Timbang Tembesi/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Saat ini, tonase truk batubara maupun angkutan lainnya sudah melebihi batas kemampuan kualitas jalan. 
 
Untuk menertibkan hal tersebut, Dishub Provinsi Jambi berencana tahun 2019 mendatang akan mengaktifkan kembali jembatan timbang di Tembesi.
 
Pernyataan ini disampaikan oleh Kabid Lalin Dishub Provinsi Jambi, Herlambang, saat melakukan penertiban terhadap sejumlah truk batubara Rabu (14/11). 
 
Dikatakannya, jika tidak diaktifkan kembali jembatan timbang tersebut, sudah pasti tonase truk melebihi kualitas jalan. 
 
"Iya, sesuai dengan janji kementerian, tahun 2019 mendatang timbangan ini akan diaktifkan kembali," kata Herlambang.
 
Penertiban di jembatan timbang berlangsung selama tiga hari. Di mulai dari pukul 14.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Penertiban tersebut bersama tim gabungan yang terdiri dari pihak Kejaksaan, Kepolisian dan Hakim.              
 
Petugas melakukan penertiban pada semua jenis kendaraan roda empat. Baik itu angkutan barang, mobil tambang umum dan truk batubara. 
 
"Akan kita lakukan sidang di tempat, yang melanggar juga kita tilang. Setelah kita memeriksa surat-surat yang tidak lengkap, baik mobil membawa orang maupun barang," kata Herlambang.
 
Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa tonase dan pelanggaran rambu-rambu khusus untuk truk batubara sudah ada dipasang di titik tertentu. 
 
"Jika melebihi dari 8 ton akan kita tindak sesuai aturan," katanya menegaskan. 
 
Disinggung truk batubara kerap kali melintas diluar jadwal yang telah ditentukan, yakni melintas pada saat siang hari.  
 
"Melintas tidak sesuai jadwal secara rutin kita lakukan penertiban. Baik dari Dishub Provinsi Jambi maupun Dishub Batanghari," katanya. 
 
Herlambang juga menjelaskan untuk penindakan angkutan batubara yang melintas pada saat siang hari bukan hanya tugas Dishub Provinsi Jambi saja. Namun sebutnya banyak terkaitan stakeholder yang lain yang bisa membantu. 
 
"Ada dari pihak kepolisian, Dishub Batanghari. Yang jelas saat ini kita dari Provinsi Jambi telah memasang rambu-rambu," katanya. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Rabu, 20 Februari 2019 20:17 WIB

Bikin Merinding!! Mawardi Cerita Terdengar Suara Misterius di Pohon Pisang Miliknya


Kajanglako.com, Sarolangun - Kejadian misterius dan bikin bulu kuduk merinding dialami Mawardi, dari arah pohon pisang yang tumbuh tepat di perkarangan

 

Rabu, 20 Februari 2019 20:15 WIB

Pemkab Sarolangun Akan Lelang Terbuka 26 Kendaraan Dinas


Kajanglako.com, Sarolangun - Pemkab Sarolangun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan melakukan pelelangan 26 kendaraan dinas,

 

Rabu, 20 Februari 2019 19:40 WIB

4 Mantan Pimpinan DPRD Sarolangun Belum Kembalikan Mobil Dinas


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat mantan unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Sarolangun membandel, mereka belum mengembalikan aset milik daerah berupa mobil

 

Pemilu 2019
Rabu, 20 Februari 2019 19:11 WIB

30 Kotak Suara Rusak Tak Layak Pakai Belum Diganti


Kajanglako.com, Batanghari - Pesta demokrasi akan digelar pada 17 April 2019 mendatang. Untuk menghadapi perhelatan akbar tersebut, KPU RI hingga KPUD

 

Rabu, 20 Februari 2019 19:10 WIB

Ragam Kisruh Rio di Bungo, Warga Segel hingga Bakar Kantor Desa


Kajanglako.com, Bungo - Berbagai kisruh di tingkat dusun di Kabupaten Bungo menjadi sejarah hitam dalam dua tahun terakhir, banyak terjadi konflik di tengah