Jumat, 14 Desember 2018


Kamis, 15 November 2018 18:00 WIB

Tahun Depan, Jembatan Timbang Tembesi Kembali Diaktifkan

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah

Penertiban truk bertonase di Jembatan Timbang Tembesi/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Saat ini, tonase truk batubara maupun angkutan lainnya sudah melebihi batas kemampuan kualitas jalan. 
 
Untuk menertibkan hal tersebut, Dishub Provinsi Jambi berencana tahun 2019 mendatang akan mengaktifkan kembali jembatan timbang di Tembesi.
 
Pernyataan ini disampaikan oleh Kabid Lalin Dishub Provinsi Jambi, Herlambang, saat melakukan penertiban terhadap sejumlah truk batubara Rabu (14/11). 
 
Dikatakannya, jika tidak diaktifkan kembali jembatan timbang tersebut, sudah pasti tonase truk melebihi kualitas jalan. 
 
"Iya, sesuai dengan janji kementerian, tahun 2019 mendatang timbangan ini akan diaktifkan kembali," kata Herlambang.
 
Penertiban di jembatan timbang berlangsung selama tiga hari. Di mulai dari pukul 14.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Penertiban tersebut bersama tim gabungan yang terdiri dari pihak Kejaksaan, Kepolisian dan Hakim.              
 
Petugas melakukan penertiban pada semua jenis kendaraan roda empat. Baik itu angkutan barang, mobil tambang umum dan truk batubara. 
 
"Akan kita lakukan sidang di tempat, yang melanggar juga kita tilang. Setelah kita memeriksa surat-surat yang tidak lengkap, baik mobil membawa orang maupun barang," kata Herlambang.
 
Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa tonase dan pelanggaran rambu-rambu khusus untuk truk batubara sudah ada dipasang di titik tertentu. 
 
"Jika melebihi dari 8 ton akan kita tindak sesuai aturan," katanya menegaskan. 
 
Disinggung truk batubara kerap kali melintas diluar jadwal yang telah ditentukan, yakni melintas pada saat siang hari.  
 
"Melintas tidak sesuai jadwal secara rutin kita lakukan penertiban. Baik dari Dishub Provinsi Jambi maupun Dishub Batanghari," katanya. 
 
Herlambang juga menjelaskan untuk penindakan angkutan batubara yang melintas pada saat siang hari bukan hanya tugas Dishub Provinsi Jambi saja. Namun sebutnya banyak terkaitan stakeholder yang lain yang bisa membantu. 
 
"Ada dari pihak kepolisian, Dishub Batanghari. Yang jelas saat ini kita dari Provinsi Jambi telah memasang rambu-rambu," katanya. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 13 Desember 2018 21:55 WIB

Razia Gabungan, Kendaraan Mati Pajak Ditindak


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Satuan Lantas (Satlantas) Polres Muaro Jambi bersama dengan Samsat, Dispenda dan Jasa Raharja menggelar razia gabungan, Kamis

 

Festival Kampung Senaung
Kamis, 13 Desember 2018 21:50 WIB

Peluncuran dan Bedah Kamus Bahasa Senaung, Tingkatkan Pelestarian Budaya


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Upaya meningkatkan pelestarian budaya lokal, Pemerintah Desa Senaung Kabupaten, Muaro Jambi, melakukan peluncuran kamus Bahasa

 

Pungli
Kamis, 13 Desember 2018 21:16 WIB

Diduga Marak Pungli, Siswa SMAN 3 Sarolangun Tuntut Kepsek Mundur dari Jabatannya


Kajanglako.com, Sarolangun - Siswa  SMA Negeri  3 Sarolangun di Kecamatan  Pauh  berunjuk rasa di sekolah, mereka menuntut agar Kepala

 

Ngopi Bareng Antashari
Kamis, 13 Desember 2018 20:09 WIB

Ngopi Bareng di Hellosapa, Mantan Ketua KPK ini Bicara Harusnya Hukuman Seorang Koruptor


Kajanglako.com, Jambi – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antashari Azhar, Kamis siang (13/12) menyambangi Coffe Shop Hellosapa di

 

Curanmor
Kamis, 13 Desember 2018 18:08 WIB

Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Asal Muratara yang Beraksi di Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Unit Reskrim Polsek Sarolangun berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pelaku yang ditangkap merupakan