Rabu, 17 Juli 2019


Kamis, 08 November 2018 23:39 WIB

Ketua PPK Jelutung Mengaku Diintervensi Komisioner KPU dan Bawaslu Kota Jambi

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Sidang DKPP di Bawaslu Jambi yang menyeret Ketua PPK dan Ketua Panwascam Jelutung. foto: istimewa

Kajanglako.com, Jambi – Pengakuan Ketua PPK Jelutung, Misgianto, dalam sidang kasus rekayasa dukungan e-KTP Calon Anggota DPD RI atas nama Kemuning Gilang Pertiwi, yang digelar oleh DKPP, cukup mengejutkan.

Misgianto dihadapan Majelis Hakim DKPP mengakui jika ia melakukan rekayasa dukungan untuk Kemuning tersebut karena mendapat tekanan dari Komisioner KPU dan Bawaslu Kota Jambi.



Misgianto mengatakan jika intervensi itu berasal dua Komisioner KPU Kota Jambi yakni Yatno dan Arif Lesmana Yoga, serta dari Ketua Bawaslu Kota Jambi, Ari Juniarman. Intervensi itu ia dapatkan melalui Ketua Panwascam Jelutung, Arif Rahmanudin.

"Saya diminta sama Arif (Ketua Panwascam Jelutung) untuk menyatakan Memenuhi Syarat (MS) atas nama Kemuning Gilang Pertiwi," kata Misgianto.

Pernyataan Misgianto ini diperkuat dengan bukti adanya percakapan antara dirinya dengan Arif Rahmanudin melalui aplikasi whatsapp, dalam pesan itu adanya kerjasama antara keduanya.

Selain itu, terungkap juga dalam sidang jika ada pertemuan di Pujasera dan Tugu Keris antara Misgianto dan Komisioner KPU Kota Jambi. Arif Rahmanudin yang mempertanyakan pertemuan tersebut ke Misgianto, Arif menduga Misgianto bertemu dengan Komisioner KPU Kota Jambi yakni Hazairin dan Rahim.

“Karena setelah itu muncullah membawa Ari Juniarman, Yatno dan Arif Lesmana Yoga,” kata Arif Ramahnuddin di muka sidang.

Akan tetapi Ini langsung dibantah Misgianto. Termasuk Rahim dan Hazairin. Menurutnya tidak ada pertemuan di Tugu Keris dan itu konteksnya berbeda dengan pertemuan Pujasera.

Rahim mengakui ada pertemuan dengan Misgianto di Pujasera. Namun pertemuan ini untuk menguatkan psikologis Misgianto setelah proses klarifikasi.

“Saya hanya meringankan psikologis beliau, jangan disebut konspirasi,” kata Rahim.

Karena saat melakukan klarifikasi dengan seluruh PPS, ternyata ada PPS yang menyebutkan jangan biarkan Pak Misgianto menanggung sendiri.

“Pecahkan bisulnya sekalian,” kata Rahim.

Sinyal dari PPS inilah yang membuatnya kembali meminta Misgianto untuk menyampaikan hal yang sebenarnya. (kjcom/*)


Tag : #Bawaslu #DKPP #Penyelenggara Pemilu



Berita Terbaru

 

Selasa, 16 Juli 2019 20:18 WIB

Sedang Mengukur Tanah, Syafei Luka Parah Diserang Beruang


Sedang Mengukur Tanah, Syafei Luka Parah Diserang Beruang Kajanglako.com, Batanghari - Warga Rt 16 Desa Bukit Harapan, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari,

 

Pelantikan Pejabat
Selasa, 16 Juli 2019 20:15 WIB

Al Haris Kembali Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Pejabat Dinas PUPR Paling Banyak


Al Haris Kembali Lantik Pejabat Eselon III dan IV, Pejabat Dinas PUPR Paling Banyak Kajanglako.com, Merangin - Kabinet Merangin Mantap kembali mengalami

 

Komoditas
Selasa, 16 Juli 2019 20:12 WIB

Jambi Kekurangan 24 Ton Cabe Merah Perharinya, Kadisperindag Uraikan Sebabnya


Jambi Kekurangan 24 Ton Cabe Merah Perharinya, Kadisperindag Uraikan Sebabnya Kajanglako.com, Jambi – Beberapa pekan terakhir, harga cabe merah di

 

Teka-Teki Wakil Gubernur Jambi
Selasa, 16 Juli 2019 20:00 WIB

Jika Tak Miliki Wakil, Fachrori Anggap Orang-Orang ini Sebagai Wakil Gubernur Jambi


Jika Tak Miliki Wakil, Fachrori Anggap Orang-Orang ini Sebagai Wakil Gubernur Jambi Kajanglako.com, Jambi – Teka teki siapa yang akan mendampingi

 

Teka-Teki Wagub Jambi
Selasa, 16 Juli 2019 19:48 WIB

Terkait Siapa Wakilnya, Fachrori: Tanpa Wakil Juga Tak Apa-Apa


Terkait Siapa Wakilnya, Fachrori: Tanpa Wakil Juga Tak Apa-Apa Kajanglako.com, Jambi – Provinsi Jambi terancam benar-benar tidak akan memiliki wakil