Kamis, 21 Maret 2019

Senin, 05 November 2018 17:09 WIB

Warga Diminta Waspada, Debit Sungai Batanghari Naik Drastis

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Daerah

APKA BPBD Batanghari

Kajanglako.com, Batanghari - Curah hujan yang semakin tinggi mengakibatkan ketinggian air Sungai Batanghari meningkat drastis hingga mencapai 142 centimeter.

Hal ini berdasarkan pantauan dari Alat Pengukur Ketinggian Air (APKA) BPBD Batanghari. Pada empat hari yang lalu ketinggian muka air sungai Batanghari masih berada di bawah APKA, namun saat ini ketinggian muka air sudah mencapai 142 centimeter.



Pantauan tersebut dilakukan oleh BPBD menggunakan APKA yang terpasang di lima kecamatan. Yakni di Kecamatan Muarabulian, Muara Tembesi, Mersam, Maro Sebo Ulu dan di Kecamatan Batin XXIV. 

Sekretaris BPBD Batanghari, Samral Lubis mengatakan seluruh APKA yang terpasang tersebut dalam sepekan terakhir menunjukkan ketinggian muka air yang hampir serupa. Hanya saja di Kecamatan Muara Tembesi ketinggian muka air lebih tinggi dibandingkan di kecamatan lainnya. Hal itu dikarenakan di Muara Tembesi merupakan pertemuan antara Sungai Tembesi dan Sungai Batanghari sehingga ketinggian muka air lebih tinggi. 

Meningkatnya ketinggian muka air Sungai Batanghari tersebut disebabkan oleh intensitas curah hujan yang alami peningkatan dalam sepekan terakhir. Namun BPBD lebih mengkhawatirkan limpahan air dari kabupaten tetangga. Seperti dari Kabupaten Tebo, Sarolangun, Merangin dan Kabupaten Kerinci yang menyebabkan banjir bandang.

"Bila limpahan air tersebut datang secara bersamaan, dikhawatirkan air Sungai Batanghari akan meluap ke pemukiman penduduk, Warga diminta selalu waspada," kata Samral. 

Selain itu, yang lebih dikhawatirkan yakni terbisnya tebing-tebing Sungai Batanghari. Karena di beberapa bagian bantaran Sungai Batanghari terdapat pemukiman. 

Berdasarkan data yang dimiliki BPBD Batanghari, terdapat 86 desa dan kelurahan yang tersebar di tujuh kecamatan yang cukup rawan. Karena desa dan kelurahan tersebut berada di sepanjang bantaran Sungai Batanghari. 

Sementara pantaun media ini, kondisi warnai air Sungai Batanghari tidak lagi jernih. Hal ini karena air sudah bercampur tanah. (kjcom)


Tag : #Banjir #BPBD Batanghari #Banjir Bandang



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Maret 2019 14:05 WIB

20 Desa di Sarolangun Realisasi PBB-P2 Nol Persen, Berikut Daftarnya


Kajanglako.com, Sarolangun - Tercatat 20 desa di Sarolangun pada tahun 2018 realisasi setoran PBB-P2 nya tidak ada sama sekali alias nol persen. Jupri,

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:51 WIB

Api Hanguskan Satu Unit Rumah Pegawai Puskesmas Muara Madras Jangkat


Kajanglako.com, Merangin - Kebakaran terjadi di Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kamis (21/3) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:50 WIB

Kondisi Memprihatinkan SMPN 10 Tanjabtim, Dinding Jebol dan Atap Seng Bocor


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Gedung SMPN 10 Tanjung Jabung Timur yang terletak di Kecamatan Nipah Panjang, tepatnya di Kelurahan Nipah Panjang

 

Pemilu 2019
Kamis, 21 Maret 2019 13:48 WIB

3.858 Surat Suara di Tanjabtim Rusak


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Sebanyak 3.858 lembar surat suara untuk Kabupaten Tanjab Timur tidak bisa digunakan alias rusak, kerusakan surat

 

Kamis, 21 Maret 2019 11:10 WIB

Hari Ini Giliran BBS dan Hilallatil Badri Diperiksa KPK


Kajanglako.com, Jambi - Setelah 2 hari sebelumnya, KPK lakukan pemeriksaan terhadap 22 orang Anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai saksi. Hari ini Kamis