Sabtu, 19 Januari 2019


Jumat, 26 Oktober 2018 18:01 WIB

Bawaslu Tangani Laporan Caleg yang Curi Start Kampanye di Media Massa

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Politik

Komisioner Bawaslu Batanghari Iskandar/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Sejumlah laporan terkait pelanggaran Pemilu sudah diterima Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Batanghari. Sejumlah laporan mayoritas pelanggaran kampanye di media massa yang telah ditampilkan sebelum masa kampanye.

Adanya laporan yang masuk tersebut dibenarkan oleh pihak Bawaslu Batanghari. "Benar memang ada laporan terbaru yang masuk. Semua laporan tersebut mengarah pada pelanggaran Pemilu," kata Iskandar, Komisioner Bawaslu Batanghari.



Lebih tegas disampaikannya, laporan pelanggaran Pemilu yang masuk yakni kampanye di media massa yang sudah dimulai sebelum masa kampanye.

"Bukti yang kami terima dari pelapor yakni kampanye di media massa. Di situ menyebutkan bahwa ada oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) melaksanakan kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan," jelasnya.

Iskandar mengatakan laporan tersebut dilaporkan pada beberapa hari yang lalu. "Iya, laporan masuk sekitar tanggal 23 Oktober," katanya.

Lantas bagaimana proses laporan tersebut? Iskandar menyampaikan tengah ditangani pihaknya, "Yang jelas laporan tersebut telah memenuhi syarat formil dan materilnya," katanya.

Disinggung siapa oknum yang menjadi objek pada laporan tersebut? pihak Bawaslu enggan menyebutkan, "Kalau masalah itu mohon maaf, belum bisa kita sampaikan. Masalahnya masih dalam proses. Nanti setelah kajian kita terpenuhi maka akan kita sampaikan melalui Gakumdu yang ada di Batanghari," kata Iskandar.

Untuk diketahui, berdasarkan PKPU mengenai kampanye khusus di media massa, media elektronik, media cetak, media jaringan dan juga rapat umum itu dilaksanakan pada selama 21 hari dari masa tenang ke belakang.

"Artinya 21 hari sebelum 13 April. Di luar dari itu artinya pelanggaran. Sesuai dengan pasal 492 UU Nomor 7 Tahun 2017, Barang siapa yang melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan oleh KPU Pusat, Provinsi dan Kabupaten/ Kota dengan sengaja, maka akan itu akan dituntut dengan pidana penjara 1 tahun lamanya," kata Iskandar menjelaskan.

Selain itu, denda Rp12 juta dengan junto pasal 275 dan pasal 276 UU Nomor 7 Tahun 2017. "Bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran terkait pemilu. Silahkan laporkan ke Bawaslu," katanya. (kjcom)


Tag : #Bawaslu #Caleg #Kampanye #Pemilu 2019 #Media Massa



Berita Terbaru

 

Jumat, 18 Januari 2019 20:15 WIB

Kunker ke Kerinci, Fachrori Bicara Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyampaikan pesan pentingnya pendidikan dan kesehatan menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jumat

 

Jumat, 18 Januari 2019 19:55 WIB

Penuhi Panggilan Bawaslu, Sutan Adil Menolak Disebut Diperiksa


Kajanglako.com, Jambi – Kasus pembagian Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dijadikan jualan politik oleh lima Caleg Gerindra, termasuk

 

Warga Tenggelam
Jumat, 18 Januari 2019 17:52 WIB

Petani yang Terseret Arus di Sungai Tembesi Ditemukan Tewas


Kajanglako.com, Merangin - Sarmidi (35), warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Siau yang terseret arus sungai Tembesi pada Rabu (16/1) lalu, berhasil

 

Jumat, 18 Januari 2019 13:30 WIB

SK Pemberhentian Zola sebagai Gubernur Sudah Diteken Presiden


Kajangalako,com. Jambi - SK pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 akhirnya ditandatangani Presiden RI, Joko Widodo. Kabar ini

 

Jumat, 18 Januari 2019 11:33 WIB

Jualan Sabu, Pegawai Honorer Ditangkap saat Menunggu Pembeli


Kajanglako.com, Merangin - Satresnarkoba Polres Merangin kembali berhasil mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan Narkotika. Kali ini seorang pegawai