Jumat, 16 November 2018


Jumat, 26 Oktober 2018 18:01 WIB

Bawaslu Tangani Laporan Caleg yang Curi Start Kampanye di Media Massa

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Politik

Komisioner Bawaslu Batanghari Iskandar/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Sejumlah laporan terkait pelanggaran Pemilu sudah diterima Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Batanghari. Sejumlah laporan mayoritas pelanggaran kampanye di media massa yang telah ditampilkan sebelum masa kampanye.

Adanya laporan yang masuk tersebut dibenarkan oleh pihak Bawaslu Batanghari. "Benar memang ada laporan terbaru yang masuk. Semua laporan tersebut mengarah pada pelanggaran Pemilu," kata Iskandar, Komisioner Bawaslu Batanghari.



Lebih tegas disampaikannya, laporan pelanggaran Pemilu yang masuk yakni kampanye di media massa yang sudah dimulai sebelum masa kampanye.

"Bukti yang kami terima dari pelapor yakni kampanye di media massa. Di situ menyebutkan bahwa ada oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) melaksanakan kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan," jelasnya.

Iskandar mengatakan laporan tersebut dilaporkan pada beberapa hari yang lalu. "Iya, laporan masuk sekitar tanggal 23 Oktober," katanya.

Lantas bagaimana proses laporan tersebut? Iskandar menyampaikan tengah ditangani pihaknya, "Yang jelas laporan tersebut telah memenuhi syarat formil dan materilnya," katanya.

Disinggung siapa oknum yang menjadi objek pada laporan tersebut? pihak Bawaslu enggan menyebutkan, "Kalau masalah itu mohon maaf, belum bisa kita sampaikan. Masalahnya masih dalam proses. Nanti setelah kajian kita terpenuhi maka akan kita sampaikan melalui Gakumdu yang ada di Batanghari," kata Iskandar.

Untuk diketahui, berdasarkan PKPU mengenai kampanye khusus di media massa, media elektronik, media cetak, media jaringan dan juga rapat umum itu dilaksanakan pada selama 21 hari dari masa tenang ke belakang.

"Artinya 21 hari sebelum 13 April. Di luar dari itu artinya pelanggaran. Sesuai dengan pasal 492 UU Nomor 7 Tahun 2017, Barang siapa yang melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan oleh KPU Pusat, Provinsi dan Kabupaten/ Kota dengan sengaja, maka akan itu akan dituntut dengan pidana penjara 1 tahun lamanya," kata Iskandar menjelaskan.

Selain itu, denda Rp12 juta dengan junto pasal 275 dan pasal 276 UU Nomor 7 Tahun 2017. "Bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran terkait pemilu. Silahkan laporkan ke Bawaslu," katanya. (kjcom)


Tag : #Bawaslu #Caleg #Kampanye #Pemilu 2019 #Media Massa



Berita Terbaru

 

Penerimaan CPNS 2018
Jumat, 16 November 2018 08:48 WIB

Tingkat Kelulusan CASN Rendah, Ini Kata Ihsan Yunus


Kajanglako.com - Rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini meninggalkan cerita pelik. Di satu sisi Negara tengah membutuhkan banyak tambahan

 

Festival Budaya Bioskop
Jumat, 16 November 2018 06:20 WIB

Bentuk Museum Bioskop, Tempoa Art Digandeng Institut Kesenian Jakarta


Kajanglako, Jambi-hanya tinggal menghitung hari, Festival Budaya Bioskop Jambi segera dibuka untuk publik. Festival untuk pertama kali di Jambi ini merupakan

 

Kamis, 15 November 2018 22:10 WIB

Dugaan Percobaan Penculikan Anak, CE: Jangan Buat Gaduh Sebelum Jelas Motifnya


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabar dugaan percobaan penculikan anak di Desa Bernai Luar, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (10/11) lalu sempat membuat gempar

 

Kamis, 15 November 2018 18:00 WIB

Tahun Depan, Jembatan Timbang Tembesi Kembali Diaktifkan


Kajanglako.com, Batanghari - Saat ini, tonase truk batubara maupun angkutan lainnya sudah melebihi batas kemampuan kualitas jalan.    Untuk menertibkan

 

Surat-surat Pribadi Pendiri Bangsa
Kamis, 15 November 2018 16:55 WIB

10 Fakta Menarik Seputar Pameran Surat-surat Pendiri Bangsa


Kajanglako.com, Jakarta- Memasuki hari ke-5, pameran Surat-surat Pendiri Bangsa yang bertempat di Museum Nasional, Jakarta, telah dikunjungi lebih dari