Kamis, 21 Maret 2019

Jumat, 26 Oktober 2018 18:01 WIB

Bawaslu Tangani Laporan Caleg yang Curi Start Kampanye di Media Massa

Reporter : Raden Suhur
Kategori : Berita Politik

Komisioner Bawaslu Batanghari Iskandar/ foto: Suhur

Kajanglako.com, Batanghari - Sejumlah laporan terkait pelanggaran Pemilu sudah diterima Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Batanghari. Sejumlah laporan mayoritas pelanggaran kampanye di media massa yang telah ditampilkan sebelum masa kampanye.

Adanya laporan yang masuk tersebut dibenarkan oleh pihak Bawaslu Batanghari. "Benar memang ada laporan terbaru yang masuk. Semua laporan tersebut mengarah pada pelanggaran Pemilu," kata Iskandar, Komisioner Bawaslu Batanghari.



Lebih tegas disampaikannya, laporan pelanggaran Pemilu yang masuk yakni kampanye di media massa yang sudah dimulai sebelum masa kampanye.

"Bukti yang kami terima dari pelapor yakni kampanye di media massa. Di situ menyebutkan bahwa ada oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg) melaksanakan kampanye di luar jadwal yang telah ditentukan," jelasnya.

Iskandar mengatakan laporan tersebut dilaporkan pada beberapa hari yang lalu. "Iya, laporan masuk sekitar tanggal 23 Oktober," katanya.

Lantas bagaimana proses laporan tersebut? Iskandar menyampaikan tengah ditangani pihaknya, "Yang jelas laporan tersebut telah memenuhi syarat formil dan materilnya," katanya.

Disinggung siapa oknum yang menjadi objek pada laporan tersebut? pihak Bawaslu enggan menyebutkan, "Kalau masalah itu mohon maaf, belum bisa kita sampaikan. Masalahnya masih dalam proses. Nanti setelah kajian kita terpenuhi maka akan kita sampaikan melalui Gakumdu yang ada di Batanghari," kata Iskandar.

Untuk diketahui, berdasarkan PKPU mengenai kampanye khusus di media massa, media elektronik, media cetak, media jaringan dan juga rapat umum itu dilaksanakan pada selama 21 hari dari masa tenang ke belakang.

"Artinya 21 hari sebelum 13 April. Di luar dari itu artinya pelanggaran. Sesuai dengan pasal 492 UU Nomor 7 Tahun 2017, Barang siapa yang melakukan kampanye di luar jadwal yang ditetapkan oleh KPU Pusat, Provinsi dan Kabupaten/ Kota dengan sengaja, maka akan itu akan dituntut dengan pidana penjara 1 tahun lamanya," kata Iskandar menjelaskan.

Selain itu, denda Rp12 juta dengan junto pasal 275 dan pasal 276 UU Nomor 7 Tahun 2017. "Bagi masyarakat yang menemukan pelanggaran terkait pemilu. Silahkan laporkan ke Bawaslu," katanya. (kjcom)


Tag : #Bawaslu #Caleg #Kampanye #Pemilu 2019 #Media Massa



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Maret 2019 14:05 WIB

20 Desa di Sarolangun Realisasi PBB-P2 Nol Persen, Berikut Daftarnya


Kajanglako.com, Sarolangun - Tercatat 20 desa di Sarolangun pada tahun 2018 realisasi setoran PBB-P2 nya tidak ada sama sekali alias nol persen. Jupri,

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:51 WIB

Api Hanguskan Satu Unit Rumah Pegawai Puskesmas Muara Madras Jangkat


Kajanglako.com, Merangin - Kebakaran terjadi di Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kamis (21/3) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:50 WIB

Kondisi Memprihatinkan SMPN 10 Tanjabtim, Dinding Jebol dan Atap Seng Bocor


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Gedung SMPN 10 Tanjung Jabung Timur yang terletak di Kecamatan Nipah Panjang, tepatnya di Kelurahan Nipah Panjang

 

Pemilu 2019
Kamis, 21 Maret 2019 13:48 WIB

3.858 Surat Suara di Tanjabtim Rusak


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Sebanyak 3.858 lembar surat suara untuk Kabupaten Tanjab Timur tidak bisa digunakan alias rusak, kerusakan surat

 

Kamis, 21 Maret 2019 11:10 WIB

Hari Ini Giliran BBS dan Hilallatil Badri Diperiksa KPK


Kajanglako.com, Jambi - Setelah 2 hari sebelumnya, KPK lakukan pemeriksaan terhadap 22 orang Anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai saksi. Hari ini Kamis