Minggu, 21 Oktober 2018


Rabu, 11 Oktober 2017 16:34 WIB

Bintang Penghargaan: Hubungan Kesultanan Turki dan Jambi

Reporter :
Kategori : Ensklopedia

Bintang Penghargaan Kesultanan Tukri untuk Kesultanan Jambi

Oleh: Budi Prihatna*

Berbeda halnya dengan Keris Si Ginjei, Bintang Penghargaan Kesultanan Turki sebagai regalia Kesultanan Jambi berada di Jambi, tepatnya di Museum Negeri Jambi sejak 31 Mei 2002. Sebelumnya regalia kesultanan itu berada di Kemaman, Terengganu, Malaysia, disimpan di kediaman Engku Zubir Bin Engku Ja'far.



Seperti diketahui, pada  Oktober 1857 Sultan Thaha melakukan misi diplomatik dengan mengutus Pangeran Ratu ke Singapura untuk diteruskan kepada Sultan Turki. Sultan Thaha mengirimkan permintaan tertulis kepada Sultan Turki agar diperoleh pengakuan yang menyatakan bahwa Jambi adalah wilayah Turki dan pihak luar tidak punya hak.

Surat tersebut dititipkan pada seorang pembesar Singapura dengan memberi imbalan 30 ribu dollar Spanyol untuk menyampaikannya ke Istambul. Dipilihnya Turki karena imperium Utsmani dianggap memiliki kekuatan yang harus diperhitungkan oleh negara-negara "kafir" (penjajah).

Pengiriman surat pada pemimpin Imperium Utsmani tersebut memberikan dampak dengan dikeluarkannya ultimatum oleh Belanda berupa: 1) diberi kesempatan kepada Sultan Thaha dalam tempo 2 x 24 jam untuk membuat perjanjian baru pada Belanda; 2) apabila Sultan Thaha tetap membangkang Belanda akan menurunkan Sultan dari tahta kerajaan dan akan menunjuk sultan baru yang menyetujui perjanjian baru; 3) Sultan diwajibkan segera mengirim utusan kerajaan ke Batavia untuk memberi tanda kehormatan kepada Gubernur Jenderal Hindia Belanda; 4) jika semuanya ditolak, Belanda akan mengirimkan pasukan perang untuk menaklukan Jambi.

Utimatum dari Pemerintah Hindia Belanda itu dijawab oleh Sultan Thaha "Kerajaan Jambi adalah hak milik rakyat Jambi dan akan kami pertahankan dari penjajahan oleh siapapun juga dengan tetesan dari penghabisan".

Walaupun surat dari Sultan Thaha sampai di Turki, Kesultanan Turki hanya memberikan jawaban berupa pemberian penghargaan Kesultanan Turki tanpa memberikan bantuan lainnya. Saat itu Bintang Penghargaan Kesultanan Turki tidak dapat diterima Sultan Thaha karena adanya blokade laut yang dilakukan pasukan Pemerintah Hindia Belanda.

*penulis merupakan museolog. Kini bekerja di Museum Perjuangan Rakyat Jambi.

Sumber pustaka: Elsbeth Locher-Scholten, 2008. Kesultanan Sumatra dan Negara Kolonial. Hubungan Jambi-Batavia (1830-1907) dan Bangkitnya Imperialisme Belanda. Jakarta: Banana & KITLV; dan A. Mukti Nasruddin, tt. Jambi Dalam Sejarah Nusantara (Tidak dipublikasikan). 


Tag : #Turki #Jambi #Bintang Penghargaan #Belanda #Sumatra



Berita Terbaru

 

Minggu, 21 Oktober 2018 20:48 WIB

Tanggapi Lelang Jabatan Pemprov Jambi, Ihsan Yunus: Harus Lahirkan Pejabat yang Berkompeten


Kajanglako.com, Jambi - Lelang jabatan di lingkungan Pemprov Jambi telah menghasilkan tiga besar nama-nama calon delapan pejabat eselon II. Masing-masing

 

Minggu, 21 Oktober 2018 20:35 WIB

Breaking News!! Dua Orang Tahanan Denpom Jambi Kabur


Kajanglako.com, Jambi - Warga sekitar Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jambi dihebohkan dengan kabar kaburnya dua orang tahanan Denpom, Minggu malam (21/10).   Pantauan

 

Kejurwil Panjat Tebing
Minggu, 21 Oktober 2018 20:22 WIB

Panitia Kejurwil Panjat Tebing Gelar Technical Meeting, Ini yang Dibahas


Kajanglako.com, Jambi - Minggu sore, kontestan yang mengikuti Kejurwil se-Sumatera di Provinsi Jambi yang digelar di Venue Garuda Kabupaten Batanghari

 

Minggu, 21 Oktober 2018 16:49 WIB

Jalan Darurat Rasau-Berbak Jadi Keluhan Pengguna Jalan


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Rantau Rasau-Berbak, tepatnya di Alahan Desa Rantau Makmur. Untuk sementara

 

Kejurwil Panjat Tebing
Minggu, 21 Oktober 2018 16:22 WIB

16 Atlet Panjat Tebing Jambi Siap Berlaga di Kejurwil


Kajanglako.com, Jambi - Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi melepas 16 Atlet Panjat Tebing yang akan berlaga di Kejuaraan Wilayah (Kejurwil)