Kamis, 18 Oktober 2018


Jumat, 12 Oktober 2018 15:57 WIB

Marak Hoax di Tahun Politik, Ihsan: Tabayyun dan Tanggapi dengan Kepala Dingin

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

Ihsan Yunus Anggota DPR RI/ foto: dok kajanglako.com

Kajanglako.com - Kasus ramai-ramai hoax (berita bohong) Ratna Sarumpaet yang mengemuka belum lama ini dapat dilihat sebagai puncak gunung es permasalahan maraknya hoax terutama di media sosial Indonesia. 
 
Sejatinya masalah hoax adalah masalah laten setiap kali Indonesia mendekati tahun politik seperti tahun 2019 nanti. Media sosial dan proses demokrasi bagaikan pisau bermata dua. 
 
Media sosial adalah medium penyebaran hoax paling ampuh mengingat mayoritas masyarakat Indonesia adalah pengguna aktif media sosial, padahal peran media sosial dalam proses demokratisasi sangatlah penting sebagai salah satu saluran suara rakyat.
 
Dimintai tanggapannya, Ihsan Yunus, Anggota DPR dari Komisi VI, Fraksi PDIP, menyatakan masalah hoax memang tidak bisa dihindari apalagi di tahun politik. 
 
“Ini masalah yang sebenarnya terus berulang. Cara ampuh untuk jatuhkan lawan politik memang seringkali menggunakan hoax. Partai tempat saya bernaung contohnya PDIP, sering diserang hoax dari tuduhan anti Islam sampai berhaluan komunis. Tuduhan-tuduhan ini tidak bertanggung jawab dan menurunkan integritas demokrasi Indonesia,” kata Ihsan.
 
Ihsan Yunus berharap baik penyelenggara dan pengawas pemilihan umum, pihak kepolisian dan masyarakat berjibaku untuk memerangi masalah hoax ini. 
 
“Di aturan kampanye yang baru yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sudah ada aturan untuk setiap calon legislatif agar mendaftarkan media sosialnya ke KPU. Saya harapkan tidak hanya sekadar mendaftarkan tapi juga ada penindakan misalnya bekerjasama dengan kepolisian untuk menindak akun-akun yang ikut kampanye padahal tidak didaftarkan ke KPU,” kata Ihsan.
 
“Saya pribadi selalu sampaikan kepada tim yang membantu kegiatan kampanye saya sebagai caleg untuk tidak ikut-ikutan menyebarkan hoax untuk lawan politik sekalipun. Apabila ada hoax saya dorong tim untuk bertabayun dan menanggapinya dengan kepala dingin. Kemarahan kita justru adalah salah satu hal yang ingin dicapai para penyebar hoax itu,” kata Ihsan mengaskan. (*)




Berita Terbaru

 

Pembunuhan
Kamis, 18 Oktober 2018 18:19 WIB

Tukang Ojek Dibunuh dan Dibuang ke Kebun Karet


Kajanglako.com, Sarolangun – Seorang Tukang Ojek di Sarolangun menjadi korban pembunuhan, korban kemudian dibuang di kebun karet, korban tewas dengan

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:50 WIB

Upaya Penculikan Anak di Sarolangun Dilakukan Wanita Hamil


Kajanglako.com, Sarolangun – Upaya penculikan anak di Sarolangun pada Rabu sore, tepatnya di RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun, benar-benar

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:18 WIB

Modus Ngontrak Rumah, Pelaku Bawa Kabur Dua Anak Tetangganya


Kajanglako.com, Sarolangun - Warga RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun dihebohkan dengan adanya kabar penculikan anak, dugaan penculikan itu dilakukan

 

Kamis, 18 Oktober 2018 16:55 WIB

Sambut Kunker DPRD Temanggung, Syahirsah: Semoga Kerjasama Terjalin dengan Baik


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Ir Syahirsah Sy, Rabu (17/10) menyambut kunjungan kerja rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung. Kunjungan

 

Peluru Nyasar
Kamis, 18 Oktober 2018 16:46 WIB

Penembakan ke Gedung DPR RI, Begini Tanggapan Anggota DPR dari Jambi


Kajanglako.com, Jakarta – Senin 15 Oktober 2018 lalu berbagai pemberitaan digemparkan dengan peristiwa dua peluru yang menyasar ke gedung DPR RI.