Kamis, 18 Oktober 2018


Rabu, 10 Oktober 2018 08:45 WIB

Warga Gugat PT Batubara, Kuasa Hukum: Perusahaan Bisa Dipidana

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Sidang kedua gugatan class action warga Gunung Kembang di PN Sarolangun terhadap dua perusahaan batu bara yang menyebabkan lingkungan mereka menjadi rusak

Kajanglako.com, Sarolangun - Sidang kedua gugatan warga Desa Tanjung Rambai atau yang lebih dikenal Gunung Kembang, terhadap rusaknya lingkungan warga. Akibat aktivitas tambang batu bara PT Charitas Energi Indonesia dan PT Karya Budi Pratama (KBB) di Kabupaten Sarolangun, diiringi dengan aksi damai warga di Pengadilan Negeri Sarolangun, Selasa (9/10).

Dalam kasus ini, warga Gunung Kembang bukan hanya menggugat dua perusahaan tersebut, tetapi juga menggugat Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Kementerian ESDM.



Dalam sidang class action warga Gunung Kembang dihadirkan beberapa tergugat. Yakni  pihak Kementerian ESDM, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Pemkab Sarolangun dan dua perusahaan tambang batu bara PT Charitas Energi Indonesia dan PT KBB. Sayangnya, dalam sidang kedua ini tidak dihadiri pihak dari Kementerian LHK.

Doni Martin, Kuasa Hukum Penggugat (Warga Gunung Kembang) mengatakan sidang kedua ini masih tahapan mediasi dan materi gugatan akan dilaksanakan kembali Selasa 16 Oktober nanti.

“Kita tentu menuntut agar penegak hukum untuk memberikan sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku, karena merusak lingkungan bisa pidana dan bisa juga perdata. Bahkan bisa juga dikenakan sanksi administrasi,” kata Doni.

Ia juga meminta agar perusahaan bisa membuat sebuah pengumuman mediasi kepada warga  yang terdampak dengan kerusakan lingkungan, yang berada di sekitar aktivitas perusahaan  tambang batu bara. (kjcom)


Tag : #Batu Bara #Sarolangun #Gunung Kembang



Berita Terbaru

 

Pembunuhan
Kamis, 18 Oktober 2018 18:19 WIB

Tukang Ojek Dibunuh dan Dibuang ke Kebun Karet


Kajanglako.com, Sarolangun – Seorang Tukang Ojek di Sarolangun menjadi korban pembunuhan, korban kemudian dibuang di kebun karet, korban tewas dengan

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:50 WIB

Upaya Penculikan Anak di Sarolangun Dilakukan Wanita Hamil


Kajanglako.com, Sarolangun – Upaya penculikan anak di Sarolangun pada Rabu sore, tepatnya di RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun, benar-benar

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:18 WIB

Modus Ngontrak Rumah, Pelaku Bawa Kabur Dua Anak Tetangganya


Kajanglako.com, Sarolangun - Warga RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun dihebohkan dengan adanya kabar penculikan anak, dugaan penculikan itu dilakukan

 

Kamis, 18 Oktober 2018 16:55 WIB

Sambut Kunker DPRD Temanggung, Syahirsah: Semoga Kerjasama Terjalin dengan Baik


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Ir Syahirsah Sy, Rabu (17/10) menyambut kunjungan kerja rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung. Kunjungan

 

Peluru Nyasar
Kamis, 18 Oktober 2018 16:46 WIB

Penembakan ke Gedung DPR RI, Begini Tanggapan Anggota DPR dari Jambi


Kajanglako.com, Jakarta – Senin 15 Oktober 2018 lalu berbagai pemberitaan digemparkan dengan peristiwa dua peluru yang menyasar ke gedung DPR RI.