Sabtu, 16 Februari 2019


Selasa, 09 Oktober 2018 16:01 WIB

Sengketa Tanah di Limun, Kuasa Hukum Tergugat Protes Surat Pernyataan Saksi yang Buta Huruf

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Sidang kasus penjualan tanah di Desa Tanjung Raden Kecamatan Limun di PN Sarolangun

Kajanglako.com, Sarolangun - Sidang  perdata yang menggugat kepemilikan tanah seluas 1 hektar di Desa Tanjung Raden, Kecamatan Limun  berlangsung tidak lama di Pengadilan Negeri Sarolangun. Selasa (8/10).
 
Kuasa Hukum Tergugat menduga   adanya pemalsuan surat pernyataan yang tidak diketahui oleh saksi, sebab saksi yang dihadirkan diketahui tidak bisa baca tulis. 
 
Gugatan yang dilayangkan Nuraini Cs ini berawal dari penjualan tanah seluas  satu hektar di Desa Tanjung Raden, yang mana suami Nuraini yang telah  wafat. Menjual tanah itu ke tergugat M Yusuf, yang memiliki hubungan  sepupu dengan almarhum suami Nuraini. 
 
Bahkan, di atas tanah tersebut telah berdiri bangunan permanen milik M Yusuf. Namun Nuraini Cs merasa tidak pernah menjual tanah itu ke M Yusuf, hingga persoalan itu masuk persidangan.
 
Dalam sidang yang berlangsung Selasa siang itu, Jamintan, saksi yang  dihadirkan penggugat sebelumnya  diambil sumpah jika Jamintan tidak bisa baca tulis. Akan tetapi, Jamintan  mengetahui asal usul sejarah keberadaan tanah seluas 1 hektar yang disengketakan itu. 
 
Irwan Hendrizal, Kuasa Hukum Tergugat usai sidang mengatakan jika saksi Jamintan telah diambil sumpah tidak bisa baca tulis. Untuk itu, surat pernyataan saksi yang dibuat oleh  penggugat terhadap Jamintan  dipertanyakan Irwan.
 
"Kita ragukan surat pernyataan itu, sebab Jamintan tidak bisa baca tulis, sehingga diduga saksi tidak tahu apa isi surat pernyataan tersebut," kata Irwan. 
 
Atas hal itulah, sidang tak berjalan lama, karena Hakim meminta  keabsahan dari surat pernyataan yang  dibuat dan ditandatangani oleh saksi  tergugat. (kjcom) 




Berita Terbaru

 

Sabtu, 16 Februari 2019 08:35 WIB

Sedang BAB, Duda Ini Batuk Lalu Keluar Segumpal Daging dari Lubang Anusnya


Kajanglako.com, Merangin - Penyakit aneh dialami Lusihadi, 42 tahun, tiba-tiba saja keluar segumpal daging dari lubang anusnya.   Awalnya, Lusihadi

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 16 Februari 2019 06:32 WIB

Peralatan yang Rusak dan Awak yang Dipulangkan


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Pada tanggal 25 Juli, Nakhoda Makkink tiba. Ia menumpang kapal pos dari Batavia. Ia membawa peti-peti

 

Jumat, 15 Februari 2019 22:58 WIB

Sekda Bahtiar Hadiri Millenial Road Safety Festival


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari Syahirsah yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Batanghari Bakhtiar, Jumat (15/2), menghadiri Millenial Road

 

Jalan Rusak
Jumat, 15 Februari 2019 16:04 WIB

Aspal Ambruk, Hati-hati Lintasi Jalan di Bungo Ini


Kajanglako.com, Bungo - Para pengendara yang melintas di jalan penurunan Sungai Buluh arah jalan lingkar, tepatnya jika hendak ke Bandara Muara Bungo diminta

 

Unjuk Rasa Mahasiswa
Jumat, 15 Februari 2019 15:56 WIB

Mahasiswa Unja ke Gubernur: Jangan Gunakan Uang Negara untuk Kepuasan Keluarga


Kajanglako.com, Jambi - Puluhan Mahasiswa Unja melakukan aksi unjuk rasa, sebagai bentuk kepedulian kepada Provinsi Jambi karena saat ini dinilai Jambi