Kamis, 18 Oktober 2018


Selasa, 09 Oktober 2018 16:01 WIB

Sengketa Tanah di Limun, Kuasa Hukum Tergugat Protes Surat Pernyataan Saksi yang Buta Huruf

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Sidang kasus penjualan tanah di Desa Tanjung Raden Kecamatan Limun di PN Sarolangun

Kajanglako.com, Sarolangun - Sidang  perdata yang menggugat kepemilikan tanah seluas 1 hektar di Desa Tanjung Raden, Kecamatan Limun  berlangsung tidak lama di Pengadilan Negeri Sarolangun. Selasa (8/10).
 
Kuasa Hukum Tergugat menduga   adanya pemalsuan surat pernyataan yang tidak diketahui oleh saksi, sebab saksi yang dihadirkan diketahui tidak bisa baca tulis. 
 
Gugatan yang dilayangkan Nuraini Cs ini berawal dari penjualan tanah seluas  satu hektar di Desa Tanjung Raden, yang mana suami Nuraini yang telah  wafat. Menjual tanah itu ke tergugat M Yusuf, yang memiliki hubungan  sepupu dengan almarhum suami Nuraini. 
 
Bahkan, di atas tanah tersebut telah berdiri bangunan permanen milik M Yusuf. Namun Nuraini Cs merasa tidak pernah menjual tanah itu ke M Yusuf, hingga persoalan itu masuk persidangan.
 
Dalam sidang yang berlangsung Selasa siang itu, Jamintan, saksi yang  dihadirkan penggugat sebelumnya  diambil sumpah jika Jamintan tidak bisa baca tulis. Akan tetapi, Jamintan  mengetahui asal usul sejarah keberadaan tanah seluas 1 hektar yang disengketakan itu. 
 
Irwan Hendrizal, Kuasa Hukum Tergugat usai sidang mengatakan jika saksi Jamintan telah diambil sumpah tidak bisa baca tulis. Untuk itu, surat pernyataan saksi yang dibuat oleh  penggugat terhadap Jamintan  dipertanyakan Irwan.
 
"Kita ragukan surat pernyataan itu, sebab Jamintan tidak bisa baca tulis, sehingga diduga saksi tidak tahu apa isi surat pernyataan tersebut," kata Irwan. 
 
Atas hal itulah, sidang tak berjalan lama, karena Hakim meminta  keabsahan dari surat pernyataan yang  dibuat dan ditandatangani oleh saksi  tergugat. (kjcom) 




Berita Terbaru

 

Pembunuhan
Kamis, 18 Oktober 2018 18:19 WIB

Tukang Ojek Dibunuh dan Dibuang ke Kebun Karet


Kajanglako.com, Sarolangun – Seorang Tukang Ojek di Sarolangun menjadi korban pembunuhan, korban kemudian dibuang di kebun karet, korban tewas dengan

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:50 WIB

Upaya Penculikan Anak di Sarolangun Dilakukan Wanita Hamil


Kajanglako.com, Sarolangun – Upaya penculikan anak di Sarolangun pada Rabu sore, tepatnya di RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun, benar-benar

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:18 WIB

Modus Ngontrak Rumah, Pelaku Bawa Kabur Dua Anak Tetangganya


Kajanglako.com, Sarolangun - Warga RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun dihebohkan dengan adanya kabar penculikan anak, dugaan penculikan itu dilakukan

 

Kamis, 18 Oktober 2018 16:55 WIB

Sambut Kunker DPRD Temanggung, Syahirsah: Semoga Kerjasama Terjalin dengan Baik


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Ir Syahirsah Sy, Rabu (17/10) menyambut kunjungan kerja rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung. Kunjungan

 

Peluru Nyasar
Kamis, 18 Oktober 2018 16:46 WIB

Penembakan ke Gedung DPR RI, Begini Tanggapan Anggota DPR dari Jambi


Kajanglako.com, Jakarta – Senin 15 Oktober 2018 lalu berbagai pemberitaan digemparkan dengan peristiwa dua peluru yang menyasar ke gedung DPR RI.