Kamis, 18 Oktober 2018


Senin, 08 Oktober 2018 23:28 WIB

Akses Jembatan Warga Tanah Bekali ke Sawah dan Kebun Terputus

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah

Jembatan beton akses penghubung warga Dusun Tanah Bekali ke areal perkebunan dan sawah yang ambruk/ foto: Sonny Z

Kajanglako.com, Bungo - Sudah tahun ketiga jembatan yang dibangun pada tahun 2016 dengan anggaran sekitar Rp82 juta di Dusun Tanah Bekali, Kecamatan Tanah Sepenggal, ambruk dan bahkan terkesan dibiarkan.
 
Padahal, jembatan tersebut merupakan akses masyarakat Dusun Tanah Bekali ke area persawahan dan perkebunan warga. Akibatnya, masyarakat yang hendak melakukan aktivitas berkebun atau bersawah terpaksa menitipkan kendaraannya dan berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh.
 
Mansur, salah satu warga menyebutkan jembatan yang dibangun tersebut hanya mampu bertahan selama kurang lebih satu bulan. Bahkan, tanpa sepengetahuan masyarakat, pembangunan jembatan itu dipindahkan dari posisi perencanaan awal.
 
Tak hanya jembatan, Mansur juga mengatakan kondisi jalan rabat beton menuju jembatan juga tak bisa dimanfaatkan, karena sudah rusak berat.
 
"Pada awal perencanaan, saya menjabat sebagai Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Namun setelah dananya cair saya digantikan secara sepihak oleh pihak Dusun. Saya juga sudah pernah melaporkan hal ini ke Kejaksaan namun hingga saat ini belum ada respon, kami harap Kejaksaan usut tuntas masalah ini, jika benar katakan benar, jika salah ya katakan salah," kata Mansur, yang saat ini menjabat Kepala Kampung Alang Panjang, Dusun Tanah Bekali.
 
Akibat ambruknya jembatan tersebut, membuat masyarakat yang ingin ke area perkebunan dan persawahan harus menempuh jalan memutar tiga hingga empat kilo meter. 
 
"Kalo jembatan ini bagus, palingan jarak perkebunan dan persawahan dari jembatan hanya berkisar 500 meter," kata Mansur. 
 
Zikri, salah satu warga setempat mengatakan sangat kecewa atas ambruknya jembatan tersebut, 
 
"Kami sebagai masyarakat berharap jembatan secepatnya diperbaiki, jangan dibiarkan begini saja," kata Zikri. 
 
Usman, Rio Dusun Tanah Bekali mengatakan bahwa kondisi jembatan yang dibangun dari Dana Desa (DD) tersebut ambruk akibat hantaman air ketika hujan besar. 
 
Dikatakannya, pemasalahan jembatan ini memang sudah ditangani pihak Kejaksaan.  
 
"Ya sekarang sudah di Kejaksaan masalahnya, kita serahkan ke Kejaksaan untuk menangani masalah ini," kata Usman. 
 
Dirinya juga mengatakan hingga kini belum ada usulan perbaikan jembatan tersebut dari masyarakat secara langsung maupun tertulis kepada pihak desa. 
 
"Belum ada usulan dari masyarakat, mungkin waktu Musrenbang Dusun kalau ada yang ngusul, Insya Allah dalam minggu ini kita kita akan laksanakan Musrenbang," katanya. (kjcom)




Berita Terbaru

 

Pembunuhan
Kamis, 18 Oktober 2018 18:19 WIB

Tukang Ojek Dibunuh dan Dibuang ke Kebun Karet


Kajanglako.com, Sarolangun – Seorang Tukang Ojek di Sarolangun menjadi korban pembunuhan, korban kemudian dibuang di kebun karet, korban tewas dengan

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:50 WIB

Upaya Penculikan Anak di Sarolangun Dilakukan Wanita Hamil


Kajanglako.com, Sarolangun – Upaya penculikan anak di Sarolangun pada Rabu sore, tepatnya di RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun, benar-benar

 

Waspada Penculikan Anak
Kamis, 18 Oktober 2018 17:18 WIB

Modus Ngontrak Rumah, Pelaku Bawa Kabur Dua Anak Tetangganya


Kajanglako.com, Sarolangun - Warga RT 18 Komplek Kantor Bupati Sarolangun dihebohkan dengan adanya kabar penculikan anak, dugaan penculikan itu dilakukan

 

Kamis, 18 Oktober 2018 16:55 WIB

Sambut Kunker DPRD Temanggung, Syahirsah: Semoga Kerjasama Terjalin dengan Baik


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Ir Syahirsah Sy, Rabu (17/10) menyambut kunjungan kerja rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Temanggung. Kunjungan

 

Peluru Nyasar
Kamis, 18 Oktober 2018 16:46 WIB

Penembakan ke Gedung DPR RI, Begini Tanggapan Anggota DPR dari Jambi


Kajanglako.com, Jakarta – Senin 15 Oktober 2018 lalu berbagai pemberitaan digemparkan dengan peristiwa dua peluru yang menyasar ke gedung DPR RI.