Sabtu, 20 Oktober 2018


Rabu, 03 Oktober 2018 12:20 WIB

APBD-P Sarolangun Batal Disahkan, Amir: Dampak Pemberhentian 7 Dewan Pindah Parpol

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi, foto: istimewa

Kajanglako.com, Sarolangun – Apa yang dikhawatirkan Bupati Sarolangun, Cek Endra, benar-benar terjadi.

Pengesahan APBD Perubahan Kabupaten Sarolangun tahun 2018 tidak terlaksana hingga batas waktu yang ditentukan, padahal sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah memperingatkan agar pengesahan APBD-P tepat waktu, yakni sebelum 30 September 2018.



Namun, nyatanya lewat dari tanggal yang telah ditentukan, APBD-P Sarolangun tak kunjung juga diketuk palu.

Warga Sarolangun boleh saja kecewa, sebab pengesahan APBD-P tahun 2018 merupakan bagian dari aspirasi masyarakat dalam proses meningkatkan pembangunan.

Amir Mahmud, Wakil Ketua I DPRD Sarolangun mengatakan belum disahkannya APBD Perubahan tahun 2018 dikarenakan dampak dari pemberhentian tujuh Anggota DPRD yang  pindah Parpol karena mencalonkan kembali di Pileg 2019, termasuk Ketua DPRD Sarolangun , Muhammad Saihu.

“Kami masih melakukan upaya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan Kemendagri, untuk melakukan rapat paripurna di luar batas waktu yang sudah ditentukan,” kata Amir Mahmud.

Belum disahkannya APBD-P ini, tentu akan berimbas kepada ketersediaan anggaran daerah yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan, termasuk kegiatan di instansi-instansi pemerintah.

Kondisi ini mendapat kecaman dari sejumlah warga dan mahasiswa di Sarolangun, seperti yang diutarakan Fadhil, Kader Gerakan Mahasiswa Sarolangun ini mengatakan seharusnya Anggota  DPRD Sarolangun lebih mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan kelompok.

“DPRD Sarolangun sudah  mati rasa, hal ini ditandai dengan tidak disahkannya APBD  Perubahan Sarolangun tahun 2018,” kata Fadhil.

Sementara, Ahmad  Rohimin, warga Sarolangun mengatakan tidak disahkannya pengesahan APBD-P akan berdampak pada perekonomian masyarakat, karena terhambatnya proses pembangunan.

“Namun sangat disayangkan Anggota DPRD Sarolangun mati suri, mereka hanya mementingkan  aktivitas internal mereka saja, akan tetapi kepentingan rakyat diabaikan,” kata Rohimin. (kjcom)


Tag : #DPRD Sarolangun #APBD Perubahan



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Jumat, 19 Oktober 2018 22:58 WIB

Hadapi Pemilu, Murady Sebut Menuju Kemenangan tanpa Tekanan


Kajanglako.com, Jambi - Dalam masa kampanye Pemilihan Umum kali ini, Politisi Senior Partai Gerindra Murady Darmansyah mengharapkan semua pihak untuk menjaga

 

Waspada Penculikan Anak
Jumat, 19 Oktober 2018 22:36 WIB

Santri Pesantren Dzulhijjah Nyaris Diculik Pria Bertato


Kajanglako.com, Batanghari - Aksi penculikan anak dan remaja tanggung kian marak.   Setelah heboh terjadi di Sarolangun, kini aksi tersebut mulai

 

Jumat, 19 Oktober 2018 21:55 WIB

Sekda Bahtiar Lantik 13 Tenaga Guru dan Fungsional


Kajanglako.com, Batanghari - Sekda Batanghari, Bahtiar Sp, melantik 13 orang tenaga guru dan tenaga fungsional.    Pelantikan tersebut dilaksanakan

 

Jumat, 19 Oktober 2018 21:39 WIB

Kelabui Polisi, WN Malaysia Masukkan Sabu Cair ke Kaleng Softdrink


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Untuk kesekian kalinya, Tim Gabungan dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, Polairud dan

 

HUT ke-53 Bungo
Jumat, 19 Oktober 2018 18:30 WIB

Plt Gubernur dan Bupati Mashuri Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-53 Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo memperingati hari jadi yang ke-53, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Bungo, Jumat (19/10). Rangkaian