Sabtu, 16 Februari 2019


Rabu, 03 Oktober 2018 12:20 WIB

APBD-P Sarolangun Batal Disahkan, Amir: Dampak Pemberhentian 7 Dewan Pindah Parpol

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah

Ilustrasi, foto: istimewa

Kajanglako.com, Sarolangun – Apa yang dikhawatirkan Bupati Sarolangun, Cek Endra, benar-benar terjadi.

Pengesahan APBD Perubahan Kabupaten Sarolangun tahun 2018 tidak terlaksana hingga batas waktu yang ditentukan, padahal sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah memperingatkan agar pengesahan APBD-P tepat waktu, yakni sebelum 30 September 2018.



Namun, nyatanya lewat dari tanggal yang telah ditentukan, APBD-P Sarolangun tak kunjung juga diketuk palu.

Warga Sarolangun boleh saja kecewa, sebab pengesahan APBD-P tahun 2018 merupakan bagian dari aspirasi masyarakat dalam proses meningkatkan pembangunan.

Amir Mahmud, Wakil Ketua I DPRD Sarolangun mengatakan belum disahkannya APBD Perubahan tahun 2018 dikarenakan dampak dari pemberhentian tujuh Anggota DPRD yang  pindah Parpol karena mencalonkan kembali di Pileg 2019, termasuk Ketua DPRD Sarolangun , Muhammad Saihu.

“Kami masih melakukan upaya untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dan Kemendagri, untuk melakukan rapat paripurna di luar batas waktu yang sudah ditentukan,” kata Amir Mahmud.

Belum disahkannya APBD-P ini, tentu akan berimbas kepada ketersediaan anggaran daerah yang akan digunakan untuk berbagai kegiatan pembangunan, termasuk kegiatan di instansi-instansi pemerintah.

Kondisi ini mendapat kecaman dari sejumlah warga dan mahasiswa di Sarolangun, seperti yang diutarakan Fadhil, Kader Gerakan Mahasiswa Sarolangun ini mengatakan seharusnya Anggota  DPRD Sarolangun lebih mengutamakan kepentingan rakyat daripada kepentingan kelompok.

“DPRD Sarolangun sudah  mati rasa, hal ini ditandai dengan tidak disahkannya APBD  Perubahan Sarolangun tahun 2018,” kata Fadhil.

Sementara, Ahmad  Rohimin, warga Sarolangun mengatakan tidak disahkannya pengesahan APBD-P akan berdampak pada perekonomian masyarakat, karena terhambatnya proses pembangunan.

“Namun sangat disayangkan Anggota DPRD Sarolangun mati suri, mereka hanya mementingkan  aktivitas internal mereka saja, akan tetapi kepentingan rakyat diabaikan,” kata Rohimin. (kjcom)


Tag : #DPRD Sarolangun #APBD Perubahan



Berita Terbaru

 

Sabtu, 16 Februari 2019 08:35 WIB

Sedang BAB, Duda Ini Batuk Lalu Keluar Segumpal Daging dari Lubang Anusnya


Kajanglako.com, Merangin - Penyakit aneh dialami Lusihadi, 42 tahun, tiba-tiba saja keluar segumpal daging dari lubang anusnya.   Awalnya, Lusihadi

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 16 Februari 2019 06:32 WIB

Peralatan yang Rusak dan Awak yang Dipulangkan


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Pada tanggal 25 Juli, Nakhoda Makkink tiba. Ia menumpang kapal pos dari Batavia. Ia membawa peti-peti

 

Jumat, 15 Februari 2019 22:58 WIB

Sekda Bahtiar Hadiri Millenial Road Safety Festival


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari Syahirsah yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Batanghari Bakhtiar, Jumat (15/2), menghadiri Millenial Road

 

Jalan Rusak
Jumat, 15 Februari 2019 16:04 WIB

Aspal Ambruk, Hati-hati Lintasi Jalan di Bungo Ini


Kajanglako.com, Bungo - Para pengendara yang melintas di jalan penurunan Sungai Buluh arah jalan lingkar, tepatnya jika hendak ke Bandara Muara Bungo diminta

 

Unjuk Rasa Mahasiswa
Jumat, 15 Februari 2019 15:56 WIB

Mahasiswa Unja ke Gubernur: Jangan Gunakan Uang Negara untuk Kepuasan Keluarga


Kajanglako.com, Jambi - Puluhan Mahasiswa Unja melakukan aksi unjuk rasa, sebagai bentuk kepedulian kepada Provinsi Jambi karena saat ini dinilai Jambi