Minggu, 08 Desember 2019


Selasa, 25 September 2018 09:09 WIB

Dukungan Fiktif, Calon DPD RI Cantik Ini Statusnya Masih Menggantung

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Politik

Kemuning Gilang Pratiwi/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Jambi – Kasus syarat dukungan fiktif untuk Calon Anggota DPD RI, Kemuning Gilang Pratiwi, yang dilakukan PPK dan Panwaslu Kecamatan Jelutung belum ada titik terang hingga kini.

Meski telah dilakukan perbaikan, status Kemuning masih tercantum dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) DPD RI Dapil Jambi.



KPU sendiri belum mau memberikan keterangan lebih jauh terkait apakah kasus syarat dukungan fiktif tersebut apakah akan mengurangi syarat dukungan kepada Kemuning, untuk lolos masuk DCT.

Kemuning sendiri mengaku belum mendapat kabar sama sekali, baik dari KPU maupun  Bawaslu terkait permasalahan temuan syarat dukungan fiktif itu.

 “Tentu akhirnya nanti saya akan konferensi pers apapun hasilnya. Tapi saat ini saya tidak bisa berkomentar apapun, karena memang hingga saat ini saya dan LO saya juga belum pernah dihubungi oleh para penyelenggara Pemilu. Baik itu dari KPU ataupun Bawaslu,” kata Kemuning via whatsapp.

Kemuning berdalih jika ia tidak tahu permasalahanya. Dirinya mengatakan justru mengetahui kabar adanya permasalahan syarat dukungan fiktif itu dari media.

Menyikapi permasalah tersebut, Farii, Sekjen Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (Kopi Pede) meminta baik KPU maupun Bawaslu harus tegas dalam menyikapi kasus ini.

“Kalau memang rekomendasinya memperbaiki dari yang awalnya MS jadi TMS, maka harus dilakukan. Dan jika itu mempengaruhi jumlah syarat dukungan, ya calon DPD yang bersangkutan harus digugurkan,” kata Farisi.

Menurutnya, kasus manipulasi data yang terjadi harusnya ditindaklanjuti lebih jauh. Logikanya, dalam hal pengubahan atau manipulasi data secara pasti ada perjanjian yang dilakukan.

“Secara logikanyakan memang seperti itu, namun memang harus dibuktikan. Bawaslu juga harus menindaklanjuti ini, apakah ada unsur pidana Pemilu di dalamnya atau tidak,” kata Farisi.

Sebelumnya, KPU Kota Jambi telah menindaklanjuti rekomendasi dari Bawaslu Kota Jambi untuk memperbaiki berita acara hasil verifikasi faktual sarat dukungan calon DPD RI atas nama Kemuning.

Komisioner KPU Kota Jambi, Hazairin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jambi terkait rekomendasi Bawaslu.

“Kami juga sudah melakukan pleno memperbaiki itu, dari 23 sample dukungan calon DPD RI atas nama Kemuning hanya satu MS. Dua TMS dan sisanya sebanyak 19 fiktif alias dirubah yang harusnya TMS menjadi MS dan sudah kami perbaiki menjadi TMS. Laporanya sudah kami serahkan ke KPU Provinsi Jambi,” kata Hazairin.

Sementara, Ketua Bawaslu Provinsi Jambi, Asnawi mengatakan dalam pemeriksaan dugaan pelanggaran admnistrasi kesimpulanya KPU harus memperbaiki proses verifikasi dukungan.

“Dan jika dalam proses perbaikan itu mengurangi jumlah dukungan maka itu merupakan konsekuensi. Dan KPU prinsipnya harus atau wajib melaksakan rekomendasi dari Bawaslu tersebut apapun konsekuensinya,” kata Asnawi menegaskan. (kjcom/*)


Tag : #Pemilu 2019 #DPD RI #Kemuning #Bawaslu #KPU



Berita Terbaru

 

Sabtu, 07 Desember 2019 13:35 WIB

For Ikan" Pemprov Kejar Angka Konsumsi Ikan Nasional


Kajanglako.com, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan melaksanakan rangkaian peringatan Hari Ikan Nasional (HIN) yang

 

Sabtu, 07 Desember 2019 11:39 WIB

"Ayo Makan ikan", Jambore Forikan ke-6 Provinsi Jambi 2019 Dimeriahkan Ratusan Pelajar


Kajanglako.com, Jambi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi memperingati Jambore Forikan ke-6

 

Sabtu, 07 Desember 2019 10:10 WIB

Komisi IV Sidak RS Plat Merah Raden Mattaher Jambi, ini Hasilnya


Kajanglako.com, Jambi - Rombongan Komisi IV DPRD Provinsi Jambi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah sakit plat merah RSUD Raden mattaher Jambi,

 

Sosok dan Pemikiran
Sabtu, 07 Desember 2019 08:42 WIB

Dawam Rahardjo


Oleh: Manuel Kaisiepo* Dia dikenal sebagai pemikir ekonomi kritis, kaya penguasaan teori, kuat dalam analisis sosial, juga mendalami kajian agama dan filsafat.

 

Ekspedisi Sumatra Tengah 1877
Sabtu, 07 Desember 2019 08:30 WIB

Tambang Emas Telaki


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Mereka berencana untuk mengunjungi tambang emas di Telaki, melalui jalan lama, sementara para kuli membawa