Rabu, 14 November 2018


Jumat, 14 September 2018 09:32 WIB

Lebih Menjanjikan, Petani Sawit di Tanjabtim Babat Kebun Demi Kopi Liberika

Reporter : Igun
Kategori : Berita Daerah

Bupati Romi saat meninjau kebun kopi liberika warga di Desa Sungai Beras, Mendahara Ulu/ foto: ist

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Sejumlah petani kelapa sawit di Desa Sungai Beras, Kecamatan Mendahara Ulu, mulai menseriusi untuk mengembangkan Kopi Liberika. 

Bahkan, mereka rela menebang pohon kelapa sawit miliknya untuk bertanam kopi. Padahal, berkebun kelapa sawit selama ini menjadi penopang perekonomian mereka.  



Sebagai bentuk dukungan dan menyemangati petani. Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto, bahkan melakukan kunjungan langsung ke Parit Antara Desa Sungai Beras, Rabu (12/9) lalu. 

Romi yang didampingi sejumlah stafnya sengaja menemui para penggiat tanaman kopi di sana. Selama lebih empat jam di Parit Antara, Romi meninjau langsung lokasi pembibitan, penanaman hingga penggilingan kopi. 

Dia juga berdialog dengan para petani untuk memastikan apa saja yang menjadi harapan petani, khususnya terkait pengembangan Kopi Liberika. 

Dari dialog tersebut terungkap bahwa potensi kopi lebih menjanjikan. Terutama sejak Romi menggaungkan pengembangan Kopi Liberika beberapa bulan lalu. 

Idris (50) salah satu petani mengatakan sudah membabat satu hektar kebun sawitnya demi lebih serius bertanam Kopi Liberika. 

Sebenarnya Idris dan sejumlah rekannya tidaklah asing bertanam kopi. Hanya saja, selama ini kopi cuma tanaman sambilan yang ditumpang sarikan dengan tanaman utama seperti kelapa dan pinang. 

Secara tradisional tanaman kopi sudah puluhan tahun ada di Desa Sungai Beras, khususnya Parit Antara. 

Setelah Romi mengirim sejumlah petani dan PPL ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) di Jember Jawa Timur belum lama ini, semangat petani untuk serius mengembangkan perkebunan Kopi Liberika di desa mereka semakin tinggi. 

“Sejak kami difasilitasi Pak Bupati ke Jember, kami jadi lebih mengerti bagaimana bertanam kopi secara profesional. Banyak sekali ilmu tentang bertanam kopi yang kami peroleh dan mulai saat ini sudah kami terapkan,” kata Warisno (38).

Warisno memang terpilih sebagai perwakilan petani yang diberangkatkan Bupati Romi ke Puslitkoka Agustus lalu. Bersama Warisno juga turut serta M Amin, pemuda yang menekuni pengusahaan pasar kopi bagi petani Desa Sungai Beras. 

Bupati Romi memberi apresiasi pada keseriusan warganya untuk bertanam kopi. Dia berjanji akan terus membantu terutama pembimbingan dan sejumlah peralatan pendukung. 

“Saya sangat mendukung apa yang bapak-bapak lakukan, seriusilah kopi ini, kami pemerintah daerah akan sekuat tenaga mendukung. Percayalah kopi ini akan lebih menjanjikan untuk masa depan,” kata Romi. 

Dikatakannya, saat ini Pemkab Tanjabtim sudah menjadi mitra Puslitkoka untuk pengembangan kopi di Tanjabtim. 

Romi berkeyakinan bahwa dengan pengelolaan berbasis riset, tingkat keberhasilan petani akan lebih tinggi. 

“Apalagi saat ini konsumsi kopi nasional masih tiga ratus ribu ton pertahun. Peluang yang sangat besar bagi daerah yang jeli menangkap peluang tersebut,” kata Romi. (kjcom/*)


Tag : #Tanjab Timur #Bupati Romi #Kopi Liberika



Berita Terbaru

 

Pesona Jambi
Rabu, 14 November 2018 13:13 WIB

Kesabaran Memotret Burung Migran di Pantai Cemara


Oleh : Wenny Ira R Senin pagi 5 November 2018, di kantor Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS) yang berlokasi di Sijenjang Kota Jambi telah riuh dan

 

Rabu, 14 November 2018 00:18 WIB

Politik Identitas Jelang Pemilu, Al Makin: Menghilangkan Substansi Masalah Sebenarnya


Kajanglako.com, Kota Jambi - Semakin mendekati Pemilu 2019, isu politik identitas semakin kentara disebarluaskan ke tengah masyarakat. Medium utamanya,

 

Operasi Zebra 2018
Selasa, 13 November 2018 20:25 WIB

Satlantas Sarolangun Keluarkan 1.318 Surat Tilang Selama Operasi Zebra


Kajanglako.com, Sarolangun - Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2018, Satlantas Polres Sarolangun sedikitnya mengeluarkan 1.318 surat tilang, baik

 

Selasa, 13 November 2018 20:13 WIB

Percobaan Penculikan Anak, Dewan Sarolangun Minta TNI/Polri Bersinergi


Kajanglako.com, Sarolangun – Kabar dugaan  percobaan penculikan  anak  di  RT 11 Desa Bernai, Sabtu malam lalu, membuat Anggota

 

Selasa, 13 November 2018 19:56 WIB

Kejari Tanjabbar Musnahkan Narkoba Bernilai Miliaran Rupiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Barang bukti hasil tangkapan kasus Narkoba dan tindak pidana umum dimusnahkan yang di Halaman Kantor Kejaksaan