Sabtu, 23 Februari 2019


Rabu, 12 September 2018 20:53 WIB

Persaingan Usaha Tidak Sehat, Ihsan Yunus: Penegakan Hukumnya Sama Pentingnya dengan Pemberantasan Korupsi

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah

Ihsan menjadi pembicara dalam seminar dengan tajuk “Menebak Arah Amendemen UU No. 5/1999: Penguatan KPPU dan Iklim Usaha Sehat”

Kajanglako.com - Rencana untuk segera mengundangkan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat sebagai amendemen dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, masih menjadi salah satu isu yang menarik untuk dibahas di tengah masyarakat. 

Berbagai dampak yang mungkin diterima, terutama bagi pelaku usaha, menjadi pembahasan RUU ini mendapat sorotan berbagai pihak.  



Hal itulah yang mendasari diadakannya seminar dengan tajuk “Menebak Arah Amendemen UU No. 5/1999: Penguatan KPPU dan Iklim Usaha Sehat”.  

Acara yang dipromotori Institute for Advance Learning and Education (IALE) ini dilangsungkan pada Rabu, 12 September 2018, bertempat di gedung Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Ihsan Yunus, Anggota DPR RI dari Komisi VI, Dapil Jambi, berlaku sebagai salah satu pembicara dalam seminar ini. Turut menjadi pembicara dalam sesi yang sama dengan Ihsan adalah Staf Ahli Kementrian Perdagangan, Lasminingsih, LLM dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Profesor Dr. Ningrum Natasya Sirait.

Turut pula didapuk sebagai pembicara lainnya adalah Kurnia Toha, PhD selaku ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Antonius J. Supit dari Apindo dan Profesor Dr. Ine Minara S. Ruky, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Dalam paparannya, Ihsan menyebut setidaknya terdapat sembilan poin utama yang menjadi pokok-pokok amendemen RUU terhadap Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 yaitu perluasan definisi pelaku usaha (ekstrateritorialitas penegakan hukum), ketentuan posisi tawar dominan, perubahan kelembagaan dan kewenangan KPPU, kerahasiaan informasi, pengawasan merger usaha, pemberatan sanksi administratif pelanggaran, program leniensi, putusan sela KPPU dan ketentuan pidana baru.

“RUU ini penting posisinya, bahkan saya berani katakan penegakan hukum persaingan usaha sama pentingnya dengan pemberantasan korupsi,” kata Ihsan.

“Setiap saya ke Dapil (daerah pemilihan) di Jambi, sering para petani dan pengusaha curhat soal rendahnya harga komoditas seperti karet dan sawit. Hal tersebut mungkin saja disebabkan adanya permainan harga oleh pengepul. Ke depannya kita tentu berharap KPPU dapat memberantas praktek seperti ini hingga ke akar. Nanti denda bagi pelanggaran itu bisa sangat berat. Bisa sampai 30% dari nilai penjualan si pelanggar,” katanya lagi. 

“Dalam sejarah penegakan hukum persaingan usaha, KPPU juga terbukti banyak melindungi rakyat bahkan kedaulatan ekonomi kita. Dulu KPPU menemukan fakta bahwa BUMN-nya Singapura, Temasek, itu punya kontrol terhadap dua provider lokal, Telkomsel dan Indosat. Bahkan ada dugaan penentuan harga jasa mereka dikontrol Temasek. Setelah KPPU masuk dan menghukum Temasek, sekarang kita bisa menikmati harga jasa telepon seluler yang bersaing dan lebih murah,” kata Ihsan. 

Ihsan berharap RUU ini segera diundangkan dan penegakan hukum persaingan usaha dapat lebih “bertaring”. Hal tersebut penting demi menciptakan keadilan usaha antara pelaku usaha mikro, kecil, menengah, koperasi, swasta besar hingga BUMN agar semuanya dapat menikmati “kue” perekonomian tanpa adanya penindasan antara satu terhadap yang lain. 

Selain itu, undang-undang yang kuat juga berarti memberikan perlindungan yang lebih kepada rakyat untuk memperoleh komoditas yang berkualitas dengan harga yang serendah-rendahnya. (*)


Tag : #Ihsan Yunus #RUU Persaingan Usaha #Monopili #Persaingan Usaha Tidak Sehat #DPR RI



Berita Terbaru

 

Jumat, 22 Februari 2019 20:06 WIB

Warga Kecewa Tak Diikutkan Rapat Pemkab Muarojambi dengan PT BBS


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Konflik kepemilikan lahan antara 4 desa dalam Kecamatan Kumpe dengan PT Bukit Bintang Sawit (BBS) sepertinya akan semakin

 

Jumat, 22 Februari 2019 19:49 WIB

Jalan Santai Meriahkan Peringatan Hari K3 di Tanjabbar, Bupati Safrial Hadir Langsung


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar gerak jalan santai dalam memeriahkan peringatan bulan Keselamatan

 

Jumat, 22 Februari 2019 19:18 WIB

Resmikan Gedung BLK, Bupati Safrial: Harus Ciptakan Pekerja Berkualitas dan Membanggakan Daerah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Bupati Tanjab Barat, H Safrial, meresmikan Operasional UPTD Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung Jabung Barat

 

Jumat, 22 Februari 2019 18:56 WIB

Peringati HPNS, OPD Bungo dan Instansi Vertikal Gelar Gotong Royong Bersama


Kajanglako.com, Bungo - Pemkab Bungo melalui Dinas Lingkungan Hidupmenggelar gotong royong bersama dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional

 

Jumat, 22 Februari 2019 18:55 WIB

Bupati Mashuri Tinjau Lokasi Arena MTQ ke-49 Tingkat Provinsi Jambi


Kajanglako.com, Bungo - Jelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Provinsi Jambi tahun 2019. Pemerintah Kabupaten Bungo kesekian kalinya menggelar rapat