Minggu, 18 November 2018


Rabu, 12 September 2018 20:53 WIB

Persaingan Usaha Tidak Sehat, Ihsan Yunus: Penegakan Hukumnya Sama Pentingnya dengan Pemberantasan Korupsi

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Daerah

Ihsan menjadi pembicara dalam seminar dengan tajuk “Menebak Arah Amendemen UU No. 5/1999: Penguatan KPPU dan Iklim Usaha Sehat”

Kajanglako.com - Rencana untuk segera mengundangkan Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat sebagai amendemen dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, masih menjadi salah satu isu yang menarik untuk dibahas di tengah masyarakat. 

Berbagai dampak yang mungkin diterima, terutama bagi pelaku usaha, menjadi pembahasan RUU ini mendapat sorotan berbagai pihak.  



Hal itulah yang mendasari diadakannya seminar dengan tajuk “Menebak Arah Amendemen UU No. 5/1999: Penguatan KPPU dan Iklim Usaha Sehat”.  

Acara yang dipromotori Institute for Advance Learning and Education (IALE) ini dilangsungkan pada Rabu, 12 September 2018, bertempat di gedung Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Ihsan Yunus, Anggota DPR RI dari Komisi VI, Dapil Jambi, berlaku sebagai salah satu pembicara dalam seminar ini. Turut menjadi pembicara dalam sesi yang sama dengan Ihsan adalah Staf Ahli Kementrian Perdagangan, Lasminingsih, LLM dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU), Profesor Dr. Ningrum Natasya Sirait.

Turut pula didapuk sebagai pembicara lainnya adalah Kurnia Toha, PhD selaku ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Antonius J. Supit dari Apindo dan Profesor Dr. Ine Minara S. Ruky, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Dalam paparannya, Ihsan menyebut setidaknya terdapat sembilan poin utama yang menjadi pokok-pokok amendemen RUU terhadap Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 yaitu perluasan definisi pelaku usaha (ekstrateritorialitas penegakan hukum), ketentuan posisi tawar dominan, perubahan kelembagaan dan kewenangan KPPU, kerahasiaan informasi, pengawasan merger usaha, pemberatan sanksi administratif pelanggaran, program leniensi, putusan sela KPPU dan ketentuan pidana baru.

“RUU ini penting posisinya, bahkan saya berani katakan penegakan hukum persaingan usaha sama pentingnya dengan pemberantasan korupsi,” kata Ihsan.

“Setiap saya ke Dapil (daerah pemilihan) di Jambi, sering para petani dan pengusaha curhat soal rendahnya harga komoditas seperti karet dan sawit. Hal tersebut mungkin saja disebabkan adanya permainan harga oleh pengepul. Ke depannya kita tentu berharap KPPU dapat memberantas praktek seperti ini hingga ke akar. Nanti denda bagi pelanggaran itu bisa sangat berat. Bisa sampai 30% dari nilai penjualan si pelanggar,” katanya lagi. 

“Dalam sejarah penegakan hukum persaingan usaha, KPPU juga terbukti banyak melindungi rakyat bahkan kedaulatan ekonomi kita. Dulu KPPU menemukan fakta bahwa BUMN-nya Singapura, Temasek, itu punya kontrol terhadap dua provider lokal, Telkomsel dan Indosat. Bahkan ada dugaan penentuan harga jasa mereka dikontrol Temasek. Setelah KPPU masuk dan menghukum Temasek, sekarang kita bisa menikmati harga jasa telepon seluler yang bersaing dan lebih murah,” kata Ihsan. 

Ihsan berharap RUU ini segera diundangkan dan penegakan hukum persaingan usaha dapat lebih “bertaring”. Hal tersebut penting demi menciptakan keadilan usaha antara pelaku usaha mikro, kecil, menengah, koperasi, swasta besar hingga BUMN agar semuanya dapat menikmati “kue” perekonomian tanpa adanya penindasan antara satu terhadap yang lain. 

Selain itu, undang-undang yang kuat juga berarti memberikan perlindungan yang lebih kepada rakyat untuk memperoleh komoditas yang berkualitas dengan harga yang serendah-rendahnya. (*)


Tag : #Ihsan Yunus #RUU Persaingan Usaha #Monopili #Persaingan Usaha Tidak Sehat #DPR RI



Berita Terbaru

 

Minggu, 18 November 2018 17:28 WIB

EBN Siap Layani Keluhan Pedagang 24 Jam


Kajanglako.com, Jambi - Memaksimalkan aktivitas Pasar Rakyat Angsoduo Baru, PT EBN sebagai pengelola berkomitmen akan melayani keluhan pedagang selama

 

Minggu, 18 November 2018 16:50 WIB

Perhatian Pemerintah Minim, Pengrajin Batik Rikzan Bertahan dengan Peralatan Manual


Kajanglako.com, Sarolangun – Minim perhatian dari pemerintah, tak menyurutkan semangat Rikzan, Pengrajin Batik di Sarolangun untuk konsisten memperkenalkan

 

Minggu, 18 November 2018 16:22 WIB

Jambi Siap Jadi Tuan Rumah yang Ramah di Rakornas KAHMI, Wapres JK Akan Pimpin Pembukaan


Kajanglako.com, Jambi - Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (KAHMI) akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)

 

Lakalantas
Minggu, 18 November 2018 15:44 WIB

Toko Buah Hancur Dihantam Truk Batubara tanpa Muatan


Kajanglako.com, Batanghari - Diduga dalam keadaan mengantuk, sopir truk batubara tanpa muatan menghantamkan kendaraannya ke toko buah. Akibatnya, tempat

 

Minggu, 18 November 2018 12:27 WIB

Pimpin Launching Germas di Kerinci, Dianto: Budayakan PHBS dari Hal Kecil dan Keluarga


Kajanglako.com, Jambi - Sekda Provinsi Jambi, M Dianto, bersama ratusan masyarakat Kerinci melakukan senam sehat dalam kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup