Rabu, 22 Mei 2019


Sabtu, 08 September 2018 13:09 WIB

Bungo Kekurangan 1.029 Guru, Disdik Andalkan Honorer Bantu Mengajar

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bungo

Kajanglako.com, Bungo - Kekurangan tenaga pengajar berstatus PNS masih menjadi PR Pemkab Bungo, bahkan jumlah kekurangan guru mencapai ribuan. 

Upaya-upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo untuk meminimalisir kekurangan itu, dengan melakukan pemerataan guru secara bertahap. 



Triyono, Kabid Pembinaan Guru Dinas Pendidikan Bungo mengatakan kebutuhan guru semua mata pelajaran pada jenjang SMP saat ini sebanyak 353 orang. Sedangkan untuk tingkat Sekolah Dasar membutuhkan sebanyak 676 orang termasuk guru kelas, guru agama, dan guru pendidikan jasmani.

"Jika diakumulasi secara keseluruhan kekurangannya sebanyak 1.029 orang guru," kata Triyono.

Solusi lainnya untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik dengan memaksimalkan tenaga guru honor yang dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Bungo. 

"Kemudian di samping itu ada guru honor dibiayai oleh dana BOS dan guru honor dibiayai komite sekolah untuk memenuhi kebutuhan guru yang ada di Kabupaten,” katanya.

Untuk data kebutuhan guru, merupakan laporan yang setiap bulan harus dilaporkan Dinas Pendidikan melalui Dapodik ke pusat mengenai keadaan guru yang ada di masing-masing sekolah.

Berikutnya, pihak Dinas juga melakukan mutasi guru guna memeratakan pendidikan di Kabupaten Bungo.

“Jika ada sekolah yang kelebihan guru, akan kita geser atau pindahkan ke sekolah yang membutuhkan sehingga tidak ada penumpukan guru di suatu sekolah,” katanya.

Hanya saja untuk melakukan pemerataan kata Triyono tidak bisa secara instan. Hal ini harus dilakukan secara bertahap, tidak mungkin sekaligus.

“Ada guru yang dengan sendirinya mengusulkan pindah dan masuk ke data pokok kita. Tentu mutasi ini lsilakukan ke sekolah yang terjangkau oleh guru,” katanya.

Pihaknya juga memberikan pengembangan profesi pada guru, supaya guru yang honor memiliki kompetensi yang sejajar dengan PNS. Agar nantinya tidak terjadi perbedaan antara guru honor dan PNS.

“Solusi lainnya dengan membuka formasi baru untuk CPNS. Jadi sekolah yang kekurangan guru bisa dipenuhi. Diharapkan juga yang honor dan sudah mengabdi lama bisa diangkat, tentu saja yang sesuai dan memenuhi persyaratan,” katanya. (kjcom)


Tag : #Bungo #Guru #Pendidikan



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Selasa, 21 Mei 2019 17:40 WIB

Situng KPU 100 Persen, PKB Geser Hanura di Dapil 3 Tanjabtim


Situng KPU 100 Persen, PKB Geser Hanura di Dapil 3 Tanjabtim Kajanglako.com, Tanjabtim - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Tanjung Jabung Timur di Dapil

 

Arus Mudik Lebaran 2019
Selasa, 21 Mei 2019 17:26 WIB

Satpol PP Layangkan Surat, Minta Pemilik Kandangkan Hewan Ternak Waspada Arus Mudik Lebaran


Satpol PP Layangkan Surat, Minta Pemilik Kandangkan Hewan Ternak Waspada Arus Mudik Lebaran Kajanglako.com, Sarolangun – Lonjakan arus mudik lebaran

 

Pengadaan Mobil Dinas
Selasa, 21 Mei 2019 17:11 WIB

Mobnas Baru untuk Wabup Sarolangun Menunggu Tipe yang Dipesan, Segini Harganya


Mobnas Baru untuk Wabup Sarolangun Menunggu Tipe yang Dipesan, Segini Harganya Kajanglako.com, Sarolangun – Sebanyak tujuh unit dari total delapan

 

Pengadaan Mobil Dinas
Selasa, 21 Mei 2019 16:55 WIB

Pemkab Sarolangun Beli 8 Unit Mobil Dinas Baru, Termasuk untuk Wakil Bupati dan Kapolres


Pemkab Sarolangun Beli 8 Unit Mobil Dinas Baru, Termasuk untuk Wakil Bupati dan Kapolres Kajanglako.com, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

 

Pemilu 2019
Selasa, 21 Mei 2019 15:31 WIB

Diwarnai Saling Dorong, Mahasiswa Baca Surah Yasin dan Tabur Bunga di Depan Pintu Masuk Gedung DPRD


Diwarnai Saling Dorong, Mahasiswa Baca Surah Yasin dan Tabur Bunga di Depan Pintu Masuk Gedung DPRD Kajanglako.com, Jambi – Sempat diwarnai saling