Sabtu, 20 Oktober 2018


Sabtu, 08 September 2018 13:09 WIB

Bungo Kekurangan 1.029 Guru, Disdik Andalkan Honorer Bantu Mengajar

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bungo

Kajanglako.com, Bungo - Kekurangan tenaga pengajar berstatus PNS masih menjadi PR Pemkab Bungo, bahkan jumlah kekurangan guru mencapai ribuan. 

Upaya-upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo untuk meminimalisir kekurangan itu, dengan melakukan pemerataan guru secara bertahap. 



Triyono, Kabid Pembinaan Guru Dinas Pendidikan Bungo mengatakan kebutuhan guru semua mata pelajaran pada jenjang SMP saat ini sebanyak 353 orang. Sedangkan untuk tingkat Sekolah Dasar membutuhkan sebanyak 676 orang termasuk guru kelas, guru agama, dan guru pendidikan jasmani.

"Jika diakumulasi secara keseluruhan kekurangannya sebanyak 1.029 orang guru," kata Triyono.

Solusi lainnya untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik dengan memaksimalkan tenaga guru honor yang dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Bungo. 

"Kemudian di samping itu ada guru honor dibiayai oleh dana BOS dan guru honor dibiayai komite sekolah untuk memenuhi kebutuhan guru yang ada di Kabupaten,” katanya.

Untuk data kebutuhan guru, merupakan laporan yang setiap bulan harus dilaporkan Dinas Pendidikan melalui Dapodik ke pusat mengenai keadaan guru yang ada di masing-masing sekolah.

Berikutnya, pihak Dinas juga melakukan mutasi guru guna memeratakan pendidikan di Kabupaten Bungo.

“Jika ada sekolah yang kelebihan guru, akan kita geser atau pindahkan ke sekolah yang membutuhkan sehingga tidak ada penumpukan guru di suatu sekolah,” katanya.

Hanya saja untuk melakukan pemerataan kata Triyono tidak bisa secara instan. Hal ini harus dilakukan secara bertahap, tidak mungkin sekaligus.

“Ada guru yang dengan sendirinya mengusulkan pindah dan masuk ke data pokok kita. Tentu mutasi ini lsilakukan ke sekolah yang terjangkau oleh guru,” katanya.

Pihaknya juga memberikan pengembangan profesi pada guru, supaya guru yang honor memiliki kompetensi yang sejajar dengan PNS. Agar nantinya tidak terjadi perbedaan antara guru honor dan PNS.

“Solusi lainnya dengan membuka formasi baru untuk CPNS. Jadi sekolah yang kekurangan guru bisa dipenuhi. Diharapkan juga yang honor dan sudah mengabdi lama bisa diangkat, tentu saja yang sesuai dan memenuhi persyaratan,” katanya. (kjcom)


Tag : #Bungo #Guru #Pendidikan



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Jumat, 19 Oktober 2018 22:58 WIB

Hadapi Pemilu, Murady Sebut Menuju Kemenangan tanpa Tekanan


Kajanglako.com, Jambi - Dalam masa kampanye Pemilihan Umum kali ini, Politisi Senior Partai Gerindra Murady Darmansyah mengharapkan semua pihak untuk menjaga

 

Waspada Penculikan Anak
Jumat, 19 Oktober 2018 22:36 WIB

Santri Pesantren Dzulhijjah Nyaris Diculik Pria Bertato


Kajanglako.com, Batanghari - Aksi penculikan anak dan remaja tanggung kian marak.   Setelah heboh terjadi di Sarolangun, kini aksi tersebut mulai

 

Jumat, 19 Oktober 2018 21:55 WIB

Sekda Bahtiar Lantik 13 Tenaga Guru dan Fungsional


Kajanglako.com, Batanghari - Sekda Batanghari, Bahtiar Sp, melantik 13 orang tenaga guru dan tenaga fungsional.    Pelantikan tersebut dilaksanakan

 

Jumat, 19 Oktober 2018 21:39 WIB

Kelabui Polisi, WN Malaysia Masukkan Sabu Cair ke Kaleng Softdrink


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Untuk kesekian kalinya, Tim Gabungan dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, Polairud dan

 

HUT ke-53 Bungo
Jumat, 19 Oktober 2018 18:30 WIB

Plt Gubernur dan Bupati Mashuri Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-53 Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo memperingati hari jadi yang ke-53, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Bungo, Jumat (19/10). Rangkaian