Sabtu, 16 Februari 2019


Sabtu, 08 September 2018 13:09 WIB

Bungo Kekurangan 1.029 Guru, Disdik Andalkan Honorer Bantu Mengajar

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah Pendidikan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bungo

Kajanglako.com, Bungo - Kekurangan tenaga pengajar berstatus PNS masih menjadi PR Pemkab Bungo, bahkan jumlah kekurangan guru mencapai ribuan. 

Upaya-upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo untuk meminimalisir kekurangan itu, dengan melakukan pemerataan guru secara bertahap. 



Triyono, Kabid Pembinaan Guru Dinas Pendidikan Bungo mengatakan kebutuhan guru semua mata pelajaran pada jenjang SMP saat ini sebanyak 353 orang. Sedangkan untuk tingkat Sekolah Dasar membutuhkan sebanyak 676 orang termasuk guru kelas, guru agama, dan guru pendidikan jasmani.

"Jika diakumulasi secara keseluruhan kekurangannya sebanyak 1.029 orang guru," kata Triyono.

Solusi lainnya untuk menutupi kekurangan tenaga pendidik dengan memaksimalkan tenaga guru honor yang dibiayai oleh pemerintah Kabupaten Bungo. 

"Kemudian di samping itu ada guru honor dibiayai oleh dana BOS dan guru honor dibiayai komite sekolah untuk memenuhi kebutuhan guru yang ada di Kabupaten,” katanya.

Untuk data kebutuhan guru, merupakan laporan yang setiap bulan harus dilaporkan Dinas Pendidikan melalui Dapodik ke pusat mengenai keadaan guru yang ada di masing-masing sekolah.

Berikutnya, pihak Dinas juga melakukan mutasi guru guna memeratakan pendidikan di Kabupaten Bungo.

“Jika ada sekolah yang kelebihan guru, akan kita geser atau pindahkan ke sekolah yang membutuhkan sehingga tidak ada penumpukan guru di suatu sekolah,” katanya.

Hanya saja untuk melakukan pemerataan kata Triyono tidak bisa secara instan. Hal ini harus dilakukan secara bertahap, tidak mungkin sekaligus.

“Ada guru yang dengan sendirinya mengusulkan pindah dan masuk ke data pokok kita. Tentu mutasi ini lsilakukan ke sekolah yang terjangkau oleh guru,” katanya.

Pihaknya juga memberikan pengembangan profesi pada guru, supaya guru yang honor memiliki kompetensi yang sejajar dengan PNS. Agar nantinya tidak terjadi perbedaan antara guru honor dan PNS.

“Solusi lainnya dengan membuka formasi baru untuk CPNS. Jadi sekolah yang kekurangan guru bisa dipenuhi. Diharapkan juga yang honor dan sudah mengabdi lama bisa diangkat, tentu saja yang sesuai dan memenuhi persyaratan,” katanya. (kjcom)


Tag : #Bungo #Guru #Pendidikan



Berita Terbaru

 

Sabtu, 16 Februari 2019 08:35 WIB

Sedang BAB, Duda Ini Batuk Lalu Keluar Segumpal Daging dari Lubang Anusnya


Kajanglako.com, Merangin - Penyakit aneh dialami Lusihadi, 42 tahun, tiba-tiba saja keluar segumpal daging dari lubang anusnya.   Awalnya, Lusihadi

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 16 Februari 2019 06:32 WIB

Peralatan yang Rusak dan Awak yang Dipulangkan


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Pada tanggal 25 Juli, Nakhoda Makkink tiba. Ia menumpang kapal pos dari Batavia. Ia membawa peti-peti

 

Jumat, 15 Februari 2019 22:58 WIB

Sekda Bahtiar Hadiri Millenial Road Safety Festival


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari Syahirsah yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Batanghari Bakhtiar, Jumat (15/2), menghadiri Millenial Road

 

Jalan Rusak
Jumat, 15 Februari 2019 16:04 WIB

Aspal Ambruk, Hati-hati Lintasi Jalan di Bungo Ini


Kajanglako.com, Bungo - Para pengendara yang melintas di jalan penurunan Sungai Buluh arah jalan lingkar, tepatnya jika hendak ke Bandara Muara Bungo diminta

 

Unjuk Rasa Mahasiswa
Jumat, 15 Februari 2019 15:56 WIB

Mahasiswa Unja ke Gubernur: Jangan Gunakan Uang Negara untuk Kepuasan Keluarga


Kajanglako.com, Jambi - Puluhan Mahasiswa Unja melakukan aksi unjuk rasa, sebagai bentuk kepedulian kepada Provinsi Jambi karena saat ini dinilai Jambi