Senin, 21 Januari 2019


Jumat, 07 September 2018 20:01 WIB

Panen Ikan Lubuk Larangan di Bungo, Ini Pesan Fachrori

Reporter : Redaksi
Kategori : Inforial Ragam

Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar saat memimpin gelaran panen ikan lubuk larangan di Bungo (Foto: kajanglako/Ady/Humas)

Kajanglako.com, Bungo - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar membuka gelaran panen ikan lubuk larangan di desa Tanah Tumbuh, Kecamatan Tepian Napal Kabupaten Bungo, Jumat (7/9).

Hadir pada kesempatan ini Forkopimda Kabupaten Bungo, Sekda Provinsi Jambi, M Dianto,Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Jambi Rahima Fachrori, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi, Neta Aryani Dianto, Bupati dan Wakil Bupati Bungo, perangkat Pemerintah Desa Tanah Tumbuh dan Kecamatan Tepian Napal.



Dalam sambutannya, Fachrori menyampaikan bahwa  manusia tidak pernah dipisahkan dari alam, adanya lubuk larangan baik disadari atau tidak disadari, merupakan wujud kearifan budaya yang bertujuan untuk melestarikan alam serta menjaga kelangsungan makhluk hidup di dalamnya.

"Secara ekologi dan kearifan budaya, lubuk larangan mencegah kerusakan lingkungan sungai, menjaga alam agar tidak terjadi pencemaran lingkungan lubuk larangan, mengurangi kerusakan sungai sehingga kerusakan lingkungan dan air serta ekosistem air beserta ikan-ikan yang ada di lubuk larangan juga akan terus terjaga," kata Fachrori. 

Fachrori menjelaskan, lubuk larangan juga menumbuhkan semangat kekeluargaan, kekuatan gotong-royong yang menciptakan kekompakan masyarakat, menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan, dan bergerak pada pelestarian sungai dan hutan di sekelilingnya.

"Budaya ini menjadi bukti nyata bahwa jika manusia benar-benar menjaga alam, maka alam menjadi sahabat terbaik bagi manusia. Saya sangat berharap budaya ini akan terus didukung oleh berbagai pihak, sehingga dapat terjaga sampai ke generasi mendatang," kata Fachrori.

Sementara itu, Bupati Bungo Mashuri dalam sambutanya menyatakan bahwa Kabupaten Bungo memiliki 139 Lubuk larangan.

"Di Provinsi Jambi Lubuk larangan di Bungo paling banyak dan ada 6 lubuk larangan yang digunakan untuk pelestarian, di Kabupaten Bungo ada perbedaan lubuk larangan dengan restorasi lubuk larangan dalam waktu jangka tertentu boleh dipanen masyarakat. Tetapi kalau lubuk larangan untuk pelestarian tidak boleh diambil sepanjang hayat itu dijadikan tempat penyangga ikan, budidaya ikan dan tempat pelestarian hayati ikan," kata Bupati Mashuri.

Sebelumnya, Datuk Rio (Kepala Desa) Tanah Tumbuh Jahari mengatakan bahwa pelaksanaan dari awal penaburan benih yang pertama desa ini dibantu oleh Dinas Perikanan Kabupaten Bungo, kemudian Dinas Perikanan Provinsi sebanyak 10.000 ekor bibit.

"Tujuan pembuatan lubuk larangan ini yaitu menjadi pendapatan dusun kami, untuk kemudian tujuan yang kedua yaitu apabila sudah selesai pada panen raya. Hasilnya nanti akan dimusyawarahkan di desa, keputusan desa tersebut kemana arah uangnya. Sebagai pemerintah dusun hanya menerima keputusan musyawarah desa," kata Rio Jahari.

Sebelum melaksanakan panen di lubuk larangan, Pl Gubernur melaksanakan Salat Jumat di Masjid Raya Desa Tanah Tumbuh serta menjadi Imam dan Khatib. Di Desa Rambah, Plt Gubernur Jambi memberikan bantuan berupa bola kaki dan peralatan olahraga kepada anak-anak di desa tersebut. (kjcom/humas pemprov jambi)


Tag : #Fachrori Umar #Bungo #Jambi #Lubukk Larangan



Berita Terbaru

 

Senin, 21 Januari 2019 13:51 WIB

Tinjau Jalan Setapak, Ihsan Yunus juga Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga Legok


Kajanglako.com, Jambi - Anggota DPR RI Dapil Jambi, Ihsan Yunus, Juma'at (18/1) lalu, meninjau bantuan jalan setapak yang pernah diberikan untuk masyarakat

 

Senin, 21 Januari 2019 12:27 WIB

Polemik Kenaikan Tarif PDAM, Maulana: Kebijakan Pak Wali, Tanya ke Beliau


Kajanglako.com, Jambi - Persoalan kenaikan tarif PDAM Tirta Mayang Kota Jambi yang mencapai 100 persen, kini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Jambi.

 

Senin, 21 Januari 2019 12:14 WIB

3 Santri Kabur, Pengurus Ponpes Diniyah Baru Tahu saat Orangtua Menjenguk


Kajanglako.com, Bungo - Diduga akibat keteledoran Yayasan Pondok Pesantren Diniyah, Perumnas, Kabupaten Bungo. 3 orang santri kabur dan meninggalkan Ponpes

 

Senin, 21 Januari 2019 12:11 WIB

Nekat Langkahi Garis Polisi, Warga Tantang Bahaya Lihat Reruntuhan Ruko Ambruk dari Dekat


Kajanglako.com, Merangin - Meski sudah hampir sepekan ambruknya Ruko 10 pintu di sekitar Bukit Tiung, Bangko. Ternyata masih saja banyak warga yang penasaran

 

Senin, 21 Januari 2019 12:07 WIB

Besok Zola dan Fachrori Diberhentikan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur


Kajanglako.com, Jambi - Pemprov Jambi telah mengantongi SK pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 dari Mendagri, SK itu dijemput