Kamis, 21 Maret 2019

Kamis, 06 September 2018 09:23 WIB

Perekonomian Jambi Tumbuh 4,70 Persen pada Triwulan II

Reporter : Redaksi
Kategori : Bisnis Berita

Kepala KPw Bank Indonesia Provinsi Jambi Bayu Martanto (kiri) saat menyampaikan rilis pertumbuhan perekonomian Jambi Triwulan II-2018/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Jambi – Triwulan II tahun 2018, perekonomian Provinsi Jambi mengalami pertumbuhan sebesar 4,70%. Meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya 4,62% (yoy) dan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Triwulan II-2017 sebesar 4,32% (yoy).

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada Triwulan II-2018 sejalan dengan kenaikan permintaan komoditas energy primer yang merupakan komoditas unggulan daerah. Menguatnya permintaan di tengah keterbatasan pasokan menjadi sentiment positif yang mendorong kinerja sektor pertambangan dan penggalian.



Sementara perayaan hari besar keagamaan dengan periode libur yang lebih panjang dari tahun sebelumnya serta berlangsungnya penyelenggaraan Pilkada Serentak di tiga Kabupaten/Kota telah berkontribusi positif terhadap pertumbuhan sektor perdagangan besar, eceran, reparasi mobil dan sepeda motor serta sektor informasi dan komunikasi.

Selain itu, meningkatnya permintaan selama periode Puasa dan Lebaran termasuk dari negaraTimur Tengah yang mampu memberikan sentiment positif terhadap harga komoditas yang selanjutnya mendorong perbaikan kinerja sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.

Peningkatan di sektor tersebut berdampak pada membaiknya kinerja sektor industri pengolahan di Provinsi Jambi yang didominasi oleh industri makanan berbasis kelapa sawit serta industri karet, barang dari karet dan plastik.

Dari sisi pengeluaran, ekspor dan konsumsi rumah tangga masih menjadi pendorong utama ekonomi Provinsi Jambi pada Triwulan II-2018.

Pertumbuhan ekspor terutama disumbangkan oleh komoditas pertambangan sejalan dengan perkembangan positif komoditas minyak dan batubara.

Sedangkan konsumsi swasta digerakkan oleh kuatnya volume belanja selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1439 H. Sementara, konsumsi pemerintah menunjukkan pergerakan ekspansif pada kuartal kedua 2018 setelah mengalami kontraksi di triwulan sebelumnya.

Perkembangan tersebut sejalan dengan mulainya pengerjaan proyek fisik pemerintah pasca penyelesaian proses lelang, yang juga tercermin pada pertumbuhan sektor konstruksi.

Perbaikan kinerja konsumsi pemerintah sejalan dengan data realisasi belanja pemerintah daerah yang menunjukkan peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya.

Realisasi pendapatan Pemerintah Provinsi Jambi hingga Triwulan II-2018 mencapai 50,05% dari APBD 2018. Sementara, realisasi belanja hingga kuartal kedua 2018 tercatat 27,33% dari APBD 2018.

Peningkatan aktivitas ekonomi juga tercermin pada kenaikan laju inflasi Provinsi Jambi menjadi 4,23% (yoy) padaTriwulan II-2018, yang disebabkan oleh menguatnya konsumsi masyarakat.

Selain itu, perkembangan aliran uang tunai juga menunjukkan net outflow sebesar Rp 1,92 triliun sejalan dengan transaksi yang meningkat selama periode Puasa dan Lebaran. Sementara, kinerja korporasi pada kuartal kedua menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 9,87% (yoy). Namun, peningkatan risiko kredit menjadi 2,84% (gross) pada Triwulan II-2018 perlu menjadi perhatian.

Perkembangan ekonomi Provinsi Jambi yang terus tumbuh positif mendorong perbaikan lapangan pekerjaan yang ditunjukkan oleh kenaikan jumlah penduduk yang bekerja sebesar 3,03% (yoy) dari 1,73 juta orang menjadi 1,78 juta orang pada Februari 2018.

Peningkatan indicator ketenagakerjaan sejalan dengan perbaikan aspek kemiskinan padaMaret 2018.  Secara persentase, tingkat kemiskinan di Provinsi Jambi pada Maret 2018 sebesar 7,92%, atau menurun dibandingkan Maret 2017 sebesar 8,19%.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada Triwulan IV-2018 diperkirakan berada pada kisaran 4,84 – 5,24% (yoy). Perkiraan tersebut didukung oleh perekonomian global yang diperkirakan masih dalam fase ekspansi di tengah risiko ketidakpastian yang meningkat lebih tinggi. Pertumbuhan ekonomi dunia yang membaik akan mendorong volume perdagangan internasional dan berdampak positif terhadap perekonomian Provinsi Jambi yang berbasis komoditas.

Sementara, inflasi Triwulan IV-2018 diperkirakan pada kisaran 3,57 – 3,97% (yoy) atau masih dalam target sasaran inflasi nasional sebesar 3,5 ± 1%. Tekanan inflasi terutama akan bersumber dari meningkatnya konsumsi masyarakat dan tingginya permintaan jasa angkutan udara pada periode hari raya keagamaan dan libu rnasional. (Rilis BI)


Tag : #Bank Indonesia #Ekonomi Jambi #Provinsi Jambi



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Maret 2019 14:05 WIB

20 Desa di Sarolangun Realisasi PBB-P2 Nol Persen, Berikut Daftarnya


Kajanglako.com, Sarolangun - Tercatat 20 desa di Sarolangun pada tahun 2018 realisasi setoran PBB-P2 nya tidak ada sama sekali alias nol persen. Jupri,

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:51 WIB

Api Hanguskan Satu Unit Rumah Pegawai Puskesmas Muara Madras Jangkat


Kajanglako.com, Merangin - Kebakaran terjadi di Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kamis (21/3) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:50 WIB

Kondisi Memprihatinkan SMPN 10 Tanjabtim, Dinding Jebol dan Atap Seng Bocor


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Gedung SMPN 10 Tanjung Jabung Timur yang terletak di Kecamatan Nipah Panjang, tepatnya di Kelurahan Nipah Panjang

 

Pemilu 2019
Kamis, 21 Maret 2019 13:48 WIB

3.858 Surat Suara di Tanjabtim Rusak


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Sebanyak 3.858 lembar surat suara untuk Kabupaten Tanjab Timur tidak bisa digunakan alias rusak, kerusakan surat

 

Kamis, 21 Maret 2019 11:10 WIB

Hari Ini Giliran BBS dan Hilallatil Badri Diperiksa KPK


Kajanglako.com, Jambi - Setelah 2 hari sebelumnya, KPK lakukan pemeriksaan terhadap 22 orang Anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai saksi. Hari ini Kamis