Sabtu, 17 November 2018


Rabu, 05 September 2018 21:29 WIB

Perhatikan MCK Masyarakat, Masnah: Saya Akan Edukasi, Tinggalkan Pola Lama

Reporter : Redaksi
Kategori : Inforial Ragam

Bupati Muaro Jambi Masnah Busro (Foto:Kajanglako/Vov)

Kajanglako.com, Muaro Jambi – Prilaku masyarakat Kabupaten Muaro Jambi terkait dengan gaya Mandi Cuci Kakus atau MCK di tepian sungai, mendapat perhatian serius oleh Bupati Muaro Jambi Masnah Busro.

Menurut Masnah, saat ini masih banyak masyarakat terutama yang bermukim di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari, masih melakukan kebiasaan lama yakni menggunakan Jamban.



Menurut Masnah, jika dilihat dari sisi kesehatannya, kebiasaan lama tersebut sudah tidak dapat dikatakan baik. Namun ia sadar, persoalan jamban memang telah menjadi kebiasaan masyarakat sejak lama. Bahkan beberapa masyarakat menjelaskan masih memilih untuk menggunakan jamban dibandingkan WC. Untuk dirinya komitmen akan memperhatikan hal tersebut dan mencoba merubah kebiasaan lama itu.

"Iya, saya lihat masih banyak masyarakat menggunakan Jamban, itu sudah kebiasaan masyarakat, jadi ini harus bekerja sama dengan Pak Kades dengan Dinas Kesehatan. Itu harus kita sosialisasikan bagaimana agar pola kebiasaan ini tidak lagi dilakukan,” kata Masnah.

Tidak itu saja, sembari memberikan edukasi, Masnah mengatakan saat ini telah dibangun WC umum di desa-desa, yang dapat digunakan oleh masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, bahwa meskipun telah ada WC umum yang dibuat oleh pihak desa, masyarakat masih menggunakan Jamban dengan alasan lebih praktis. Ini dikatakan oleh, Siswa warga Sungai Aur, Kecamatan Kumpeh Ilir. Ia mengatakan bahwa di rumahnya memang tidak memiliki WC dan mengandalkan Jamban yang ada di pinggir sungai.

"Iya emang dari dulu kita di sini kek gini. Sebagian adalah yang buat WC di rumah, sebagian masih lah di sungai. Ya mandi, nyuci dan buang air di sini," kata Siswa.

Untuk itu, Bupati Masnah mengatakan bahwa Ia akan mengintruksikan pada pihak-pihak yang terlibat termasuk Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa agar nantinya mensosialisasikan kepada masyarakat. Agar mulai merubah kebiasaan yang belum bisa mereka tinggalkan, supaya masyarakat mengerti.

"Berangsur-angsur kita terus lakukan sosialisasi, nanti akan kita panggil pihak-pihak terkait. Kita akan mengambil pola dengan mengedukasi pada masyarakat," kata Bupati Masnah.

"Karena memang dampak tidak hanya pada masyarakat yang menggunakan air tersebut, terkadang air itu buat mereka untuk mandi. Selain itu, dampak lingkungan juga ada dari kebiasaan tersebut, ini yang perlu kita kasih tahu kepada masyarakat," katanya. (kjcom)


Tag : #Muaro Jambi #MCK #jamban #Daerah Aliran Sungai #Sungai Batanghari #Jambi #Masnah Busro



Berita Terbaru

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 17 November 2018 09:17 WIB

Toeankoe Radja Loeboe Oelang-aling


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Seorang pegawai pemerintahan Hindia-Belanda—seorang lelaki yang pandai bergaul dengan dan dipercayai

 

Jumat, 16 November 2018 12:55 WIB

Pemprov Jambi MoU Program e-Samsat Nasional


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerjasama Samsat (PKS) Online Nasional.   MoU

 

Penerimaan CPNS 2018
Jumat, 16 November 2018 08:48 WIB

Tingkat Kelulusan CASN Rendah, Ini Kata Ihsan Yunus


Kajanglako.com - Rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini meninggalkan cerita pelik. Di satu sisi Negara tengah membutuhkan banyak tambahan

 

Festival Budaya Bioskop
Jumat, 16 November 2018 06:20 WIB

Bentuk Museum Bioskop, Tempoa Art Digandeng Institut Kesenian Jakarta


Kajanglako, Jambi-hanya tinggal menghitung hari, Festival Budaya Bioskop Jambi segera dibuka untuk publik. Festival untuk pertama kali di Jambi ini merupakan

 

Kamis, 15 November 2018 22:10 WIB

Dugaan Percobaan Penculikan Anak, CE: Jangan Buat Gaduh Sebelum Jelas Motifnya


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabar dugaan percobaan penculikan anak di Desa Bernai Luar, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (10/11) lalu sempat membuat gempar