Sabtu, 19 Januari 2019


Senin, 03 September 2018 12:55 WIB

Miris, di Jangkat Warga Beli LPG 3 Kg Hingga Rp 45 Ribu Pertabung

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Bisnis Berita Daerah

Gambar Ilustrasi (Istimewa)

Kajanglako.com, Merangin – Tidak seperti biasa, harga LPG 3 Kilogram (Kg) di wilayah Kabupaten Merangin terbilang tinggi. Bahkan di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Jangkat, Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg mencapai harga Rp 45 ribu pertabungnya. Harga ini tentu terbilang tinggi jika dibandingkan di Kota Jambi. Saat ini harga beli hanya mencapai Rp 17 ribu hingga Rp 25 ribu.

Tidak hanya di Jangkat, harga tinggi juga dirasakan warga di Kota Bangko, warga membeli gas 3 Kg hingga Rp 30 ribu pertabungnya. Padahal sebagaimana diketahui, gas tersebut masih berstatus subsidi pemerintah.



Sistra warga Jangkat mengatakan warga yang menggunakan gas untuk keperluan masak tetap membeli gas tersebut, meski dengan harga tinggi.

"Sudah lama kami beli gas mahal, cuma dak terekspos saja selama ini," kata Sistra.

LPG 3 Kg dibeli warga jauh diatas HET, diduga Sistra penyalur gas untuk Jangkat sengaja memasoknya ke toko-toko agar dijual dengan harga tinggi.

"Sepertinya sengaja dipasok ke toko-toko dengan harga mahal. Dan di saat sulit seperti ini gas dibeli warga hingga Rp 45 ribu pertabung," katanya.  

"Kami sangat berharap dinas terkait untuk melihat kondisi ini, supaya warga mendapatkan gas dengan harga yang sesuai dengan ketentuan," kata Sistra lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan  Perdagangan (DKUKMPP) Merangin, Junaidi, dikonfirmasi terkait harga LPG yang tinggi tersebut mengatakan pihaknya akan menelusurinya.

"Ini akan kita telusuri ke lapangan. Jika nanti faktanya di lapangan seperti itu, ini akan kita tindak lanjuti ke agen," kata Junaidi. (kjcom)


Tag : #Gas Subsidi #Merangin #Jangkat



Berita Terbaru

 

Sabtu, 19 Januari 2019 12:25 WIB

Bupati Syahirsah Hadiri Sosialisasi BPOM Bersama Anggota DPR RI


Kajanglako.com, Batanghari - Bupati Batanghari, Syahirsah Sy, Kamis (17/01) lalu, membuka Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi Informasi

 

Ekspedisi Belanda ke Djambi
Sabtu, 19 Januari 2019 07:12 WIB

Raden Hassan, Danau Sipin dan Tanah Pileh


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Raden Hassan menunjukkan beberapa contoh batu bara yang dapat ditemukan di daerah Sekamis, di tepian

 

Jumat, 18 Januari 2019 20:15 WIB

Kunker ke Kerinci, Fachrori Bicara Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyampaikan pesan pentingnya pendidikan dan kesehatan menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jumat

 

Jumat, 18 Januari 2019 19:55 WIB

Penuhi Panggilan Bawaslu, Sutan Adil Menolak Disebut Diperiksa


Kajanglako.com, Jambi – Kasus pembagian Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dijadikan jualan politik oleh lima Caleg Gerindra, termasuk

 

Warga Tenggelam
Jumat, 18 Januari 2019 17:52 WIB

Petani yang Terseret Arus di Sungai Tembesi Ditemukan Tewas


Kajanglako.com, Merangin - Sarmidi (35), warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Siau yang terseret arus sungai Tembesi pada Rabu (16/1) lalu, berhasil