Selasa, 25 September 2018


Selasa, 21 Agustus 2018 12:47 WIB

Apresiasi Penyaluran KUR Bank BUMN, Ihsan: Perekenomian Kita Ditopang UMKM

Reporter : Redaksi
Kategori : Bisnis Perbankan Berita Nasional

Ihsan Yunus saat rapat dengar pendapat dengan Bank Himbara/ foto: istimewa

Kajanglako.com, Jakarta - Komisi VI DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perbankan. Dalam rapat yang dilakukan pada Senin 20 Agustus 2018 tersebut. Hadir para direktur utama dari empat bank plat merah yang kerap disebut Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yaitu PT BTN (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT BNI (Persero) Tbk dan PT BRI (Persero) Tbk.

Keempat bank tersebut melaporkan pendapatan usaha semester pertama tahun 2018 sebesar Rp 135,8 miliar, di mana angka tersebut lebih tinggi daripada periode sama di tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 125,6 miliar.



Laba bersih juga menunjukkan perbaikan, di mana di semester pertama tahun lalu keempat Himbara tersebut memperoleh laba Rp 30,6 miliar, sedangkan tahun ini di periode yang sama memperoleh laba Rp 34,9 miliar.

Di sisi sumbangan terhadap perpajakan, terjadi kenaikan sedikit di mana dalam semester pertama tahun lalu sumbangan pajak sebesar Rp 18,4 miliar dan saat ini di angka Rp 18,6 miliar. Dari catatan-catatan positif tersebut, hal yang sedikit menjadi kendala adalah turunnya valuasi saham bank-bank Himbara akibat adanya kelesuan aktivitas ekonomi global.

Ihsan Yunus, Anggota Komisi VI DPR RI, Fraksi PDI P, mengapresiasi catatan kinerja bank-bank Himbara.

“Saya mengapresiasi dan cukup puas dengan kinerja keuangan bank-bank Himbara. Saya mengapresiasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bank-bank Himbara tahun ini dengan total Rp 96,7 triliun, di mana penyaluran terbesar diberikan kepada KUR usaha mikro sebesar Rp 41 triliun dan KUR ritel sebesar Rp 23,4 triliun. Ini tentu angin segar bagi perekonomian rakyat yang ingin melakukan usaha di level menengah ke bawah, wong cilik. Kita harus berkaca pada situasi krisis moneter tahun 1997-1998 di mana 70% luaran perekonomian kita ditopang oleh keberadaan UMKM, kita harus terus memberikan prioritas pada UMKM,” kata Ihsan.

Dalam kesempatan yang sama, Ihsan juga mengingatkan para direksi bank-bank Himbara untuk menjaga kinerja keuangan dan perusahaan agar tetap sehat.

“Saya anjurkan agar Non Performing Loan (NPL) selalu dipantau terus, harga saham harus diusahakan naik. Piutang-piutang yang sudah lama tertangguh dengan angka kolektibilitas (kol) 4 dan 5 berdasarkan BI checking, kredit macet, harus dicari solusi yang tepat,” kata Ihsan. (*)


Tag : #Ihsan Yunus #Kredit Usaha Rakyat #BUMN #Perbankan #DPR RI



Berita Terbaru

 

Kekerasan Terhadap Jurnalis
Selasa, 25 September 2018 15:05 WIB

Penyidikan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan, Camat Marosebo Ulu Berhalangan Hadir


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN Kantor

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga

 

Selasa, 25 September 2018 12:35 WIB

Di Tungkal Marak Penipuan Berkedok Undian Berhadiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Ada cara saja pelaku penipuan untuk mengelabui korban, saat ini di Kuala Tungkal tengah marak penipuan berkedok