Kamis, 21 Maret 2019

Jumat, 17 Agustus 2018 19:01 WIB

Ancam dengan Senpi, Pria Paruh Baya Setubuhi Anak Tiri Hingga 10 Kali

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Pelaku BL ditangkap Satreskrim Polres Sarolangun, pelaku melakukan pencabulan terhadap anak tirinya dan memiliki senjata api rakitan

Kajanglako.com, Sarolangun - Sat Reskrim Polres Sarolangun berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur, pelaku yang diketahui ayah tiri korban melakukan aksi bejatnya itu hampir tiap pekan.

Penangkapan pelaku dipimpin Kanit Krimum Ipda Kurniadi, Kamis (16/8), pelaku yang diamankan berinisial BL (50) warga Desa Sepintun Kecamatan Pauh. Sedangkan korban yang masih berusia 14 tahun juga berasal dari desa yang sama.



Pelaku melakukan aksinya di rumah korban, dalam melancarkan aksinya, pelaku mengancam anak tirinya dengan sepucuk senjata api rakitan.

Dari keterangan pihak kepolisian, kejadian pertama kali dilakukan pelaku pada bulan April 2018, korban mengaku sering disetubuhi oleh pelaku (ayah tiri korban) hampir setiap pekan, yang disertai dengan ancaman terhadap korban.

“Korban terakhir disetubuhi pelaku sekitar bulan Juli tahun 2018, korban saat ini hamil 3 bulan,” kata Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kasubag Humas Iptu Ardiansyah.

Berdasarkan hasil laporan dan penyelidikan, diperoleh bukti permulaan cukup yang mengarah kepada pelaku, selanjutnya dilakukan pelacakan keberadaan pelaku dan pada hari Kamis tanggal 16 Agustus 2018 sekira pukul 23.00 WIB, pelaku ditangkap di Desa Sepintun Kecamatan Pauh tanpa perlawanan.

Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah pelaku dan didapati dua buah pucuk senjata api laras panjang rakitan jenis kecepek dan satu bilah senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk mengancam korban, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Sarolangun untuk dilakukan pemeriksaan.

“Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya menyetubuhi korban kurang lebih 10 kali, senjata api rakitan yang diamankan tersebut diakui dibuat sendiri oleh pelaku,” kata Iptu Ardiansyah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diancam pasal berlapis yakni Pasal 81 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Dan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun. (kjcom)


Tag : #Pencabulan #Senjata Api #Polres Sarolangun #Pauh



Berita Terbaru

 

Kamis, 21 Maret 2019 14:05 WIB

20 Desa di Sarolangun Realisasi PBB-P2 Nol Persen, Berikut Daftarnya


Kajanglako.com, Sarolangun - Tercatat 20 desa di Sarolangun pada tahun 2018 realisasi setoran PBB-P2 nya tidak ada sama sekali alias nol persen. Jupri,

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:51 WIB

Api Hanguskan Satu Unit Rumah Pegawai Puskesmas Muara Madras Jangkat


Kajanglako.com, Merangin - Kebakaran terjadi di Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kamis (21/3) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun

 

Kamis, 21 Maret 2019 13:50 WIB

Kondisi Memprihatinkan SMPN 10 Tanjabtim, Dinding Jebol dan Atap Seng Bocor


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Gedung SMPN 10 Tanjung Jabung Timur yang terletak di Kecamatan Nipah Panjang, tepatnya di Kelurahan Nipah Panjang

 

Pemilu 2019
Kamis, 21 Maret 2019 13:48 WIB

3.858 Surat Suara di Tanjabtim Rusak


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Timur - Sebanyak 3.858 lembar surat suara untuk Kabupaten Tanjab Timur tidak bisa digunakan alias rusak, kerusakan surat

 

Kamis, 21 Maret 2019 11:10 WIB

Hari Ini Giliran BBS dan Hilallatil Badri Diperiksa KPK


Kajanglako.com, Jambi - Setelah 2 hari sebelumnya, KPK lakukan pemeriksaan terhadap 22 orang Anggota DPRD Provinsi Jambi sebagai saksi. Hari ini Kamis