Sabtu, 19 Januari 2019


Jumat, 17 Agustus 2018 19:01 WIB

Ancam dengan Senpi, Pria Paruh Baya Setubuhi Anak Tiri Hingga 10 Kali

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Pelaku BL ditangkap Satreskrim Polres Sarolangun, pelaku melakukan pencabulan terhadap anak tirinya dan memiliki senjata api rakitan

Kajanglako.com, Sarolangun - Sat Reskrim Polres Sarolangun berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur, pelaku yang diketahui ayah tiri korban melakukan aksi bejatnya itu hampir tiap pekan.

Penangkapan pelaku dipimpin Kanit Krimum Ipda Kurniadi, Kamis (16/8), pelaku yang diamankan berinisial BL (50) warga Desa Sepintun Kecamatan Pauh. Sedangkan korban yang masih berusia 14 tahun juga berasal dari desa yang sama.



Pelaku melakukan aksinya di rumah korban, dalam melancarkan aksinya, pelaku mengancam anak tirinya dengan sepucuk senjata api rakitan.

Dari keterangan pihak kepolisian, kejadian pertama kali dilakukan pelaku pada bulan April 2018, korban mengaku sering disetubuhi oleh pelaku (ayah tiri korban) hampir setiap pekan, yang disertai dengan ancaman terhadap korban.

“Korban terakhir disetubuhi pelaku sekitar bulan Juli tahun 2018, korban saat ini hamil 3 bulan,” kata Kapolres Sarolangun, AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kasubag Humas Iptu Ardiansyah.

Berdasarkan hasil laporan dan penyelidikan, diperoleh bukti permulaan cukup yang mengarah kepada pelaku, selanjutnya dilakukan pelacakan keberadaan pelaku dan pada hari Kamis tanggal 16 Agustus 2018 sekira pukul 23.00 WIB, pelaku ditangkap di Desa Sepintun Kecamatan Pauh tanpa perlawanan.

Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah pelaku dan didapati dua buah pucuk senjata api laras panjang rakitan jenis kecepek dan satu bilah senjata tajam yang diduga digunakan pelaku untuk mengancam korban, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Sarolangun untuk dilakukan pemeriksaan.

“Setelah diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya menyetubuhi korban kurang lebih 10 kali, senjata api rakitan yang diamankan tersebut diakui dibuat sendiri oleh pelaku,” kata Iptu Ardiansyah.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diancam pasal berlapis yakni Pasal 81 Ayat (1) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Dan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun. (kjcom)


Tag : #Pencabulan #Senjata Api #Polres Sarolangun #Pauh



Berita Terbaru

 

Jumat, 18 Januari 2019 20:15 WIB

Kunker ke Kerinci, Fachrori Bicara Pentingnya Pendidikan dan Kesehatan


Kajanglako.com, Jambi - Plt Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyampaikan pesan pentingnya pendidikan dan kesehatan menjelang pelaksanaan ibadah Salat Jumat

 

Jumat, 18 Januari 2019 19:55 WIB

Penuhi Panggilan Bawaslu, Sutan Adil Menolak Disebut Diperiksa


Kajanglako.com, Jambi – Kasus pembagian Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diduga dijadikan jualan politik oleh lima Caleg Gerindra, termasuk

 

Warga Tenggelam
Jumat, 18 Januari 2019 17:52 WIB

Petani yang Terseret Arus di Sungai Tembesi Ditemukan Tewas


Kajanglako.com, Merangin - Sarmidi (35), warga Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Siau yang terseret arus sungai Tembesi pada Rabu (16/1) lalu, berhasil

 

Jumat, 18 Januari 2019 13:30 WIB

SK Pemberhentian Zola sebagai Gubernur Sudah Diteken Presiden


Kajangalako,com. Jambi - SK pemberhentian Zumi Zola sebagai Gubernur Jambi periode 2016-2021 akhirnya ditandatangani Presiden RI, Joko Widodo. Kabar ini

 

Jumat, 18 Januari 2019 11:33 WIB

Jualan Sabu, Pegawai Honorer Ditangkap saat Menunggu Pembeli


Kajanglako.com, Merangin - Satresnarkoba Polres Merangin kembali berhasil mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan Narkotika. Kali ini seorang pegawai