Selasa, 25 September 2018


Sabtu, 11 Agustus 2018 15:29 WIB

Diblender dan Dicampur Oli, Polres Tanjabbar Musnahkan 7 Kilogram Sabu

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Hukrim

Pemusanahan sabu seberat 7 kilogram di Mapolres Tanjab Barat

Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat – Polres Tanjab Barat melakukan pemusnahan barang bukti Narkoba jenis sabu, pemusnahan sabu dilakukan dengan cara diblender dan dicampu oli, Sabtu (11/8) siang.

Sabu yang dimusnahkan sekitar 7 kilogram, atau tepatnya seberat 7.047.40 gram bruto. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP A.D.G Sinaga, bersama Wakil Bupati Tanjab Barat H Amir Sakib, Kasdim 0419/Tanjab Mayor INF Firdaus dan Kasi Pidum Kejari Tanjab Barat M Angga Mahatama.



Kapolres Tanjab Barat mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus yang dilakukan anggota Polres Tanjab Barat.

"Barang ini kita musnahkan dengan cara diblender dan dicampur dengan oil lalu dibubur," katanya.

Barang bukti sabu diamankan petugas dari enam orang pelaku, pada Sabtu (14/7) lalu, pengungkapan transaksi sabu dalam jumlah besar ini berawal dari informasi yang didapatkan polisi bahwa akan ada transaksi Narkotika dalam jumlah besar yang dikirim dari Batam.

Selanjutnya berdasarkan informasi tersebut dilakukan penyelidikan oleh Tim Gabungan Polres Tanjab Barat dan Pol Airud Mabes Polri (Baharkam Polri), saat dilakukan penyelidikan tim melihat ada dua orang laki-laki turun dari Kapal SB Kurnia 2 dengan gerak-gerik mencurigakan.

Kemudian dilakukan pembuntutan oleh tim gabungan hingga di Jalan Asia tepatnya di Jembatan Aneka Kecamatan Tungkal Ilir dan tim langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terdahap barang bawaan dua orang laki laki atas nama Samsudin alias Udin bin H Jabir dan Hermansyah alias Iwan bin Sahril.

“Saat tim melakukan penggeledahan barang bawaan dua orang penumpang itu, ditemukan satu buah kotak kardus berisi 7 bungkus besar diduga Narkotika jenis sabu yang dibalut dengan kertas koran, lalu keduanya diamankan untuk dilakukan pengembangan guna mengungkap pelaku lainnya,” kata Kapolres.

Saat dilakukan interogasi tersebut, Samsudin alias Udin dan Hermansyah alias Iwan menelepon pelaku lainnya yang bernama Abdul Latif alias Latif bin H Nurdin, yang saat itu berada di Hotel Cahaya. Selanjutnya tim langsung menuju hotel tersebut dan berhasil mengamankan dua orang lagi yaitu Abdul Latif alias Latif dan Mohammad Adha Jaspika alias Adha Bin Muhammad Jasmin, serta mengamankan dua orang laki laki bernama Ahmad Yadi Yanto alias Adim bin H Yusuf dan Mas Hudi alias Ndan bin Umar menginap di Wisma Candi Agung, selanjutnya ke enam pelaku langsung dibawa ke Mapolres Tanjab Barat. (kjcom)


Tag : #Sabu #Polres Tanjab Barat #Narkotika #Narkoba



Berita Terbaru

 

Kekerasan Terhadap Jurnalis
Selasa, 25 September 2018 15:05 WIB

Penyidikan Kasus Ancaman Pembunuhan Wartawan, Camat Marosebo Ulu Berhalangan Hadir


Kajanglako.com, Batanghari - Polres Batanghari terus melakukan penyelidikan terhadap kasus ancaman pembunuhan wartawan yang dilakukan oknum ASN Kantor

 

Selasa, 25 September 2018 13:43 WIB

Penjual Emas PETI Diamankan saat Tunggu Pembeli di Pinggir Jalan


Kajanglako.com, Merangin - Polisi Resor Merangin mengamankan dua orang penjual emas hasil pertambangan ilegal. Pelaku diamankan di wilayah Kelurahan Pasar

 

Lelang Jebatan
Selasa, 25 September 2018 13:26 WIB

Tiga Besar Lelang Jabatan Pemprov Diumumkan, Ini Daftarnya


Kajanglako.com, Jambi - Panitia Pelaksana Lelang Jabatan Pemprov Jambi, telah mengumumkan tiga besar terbaik hasil uji kompetensi lelang jabatan Eselon

 

Unjuk Rasa
Selasa, 25 September 2018 12:57 WIB

Pilrio Ditunda, Warga Ujung Tanjung Unjuk Rasa ke DPRD Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Ratusan masyarakat Dusun Ujung Tanjung, Kecamatan Jujuhan menggeruduk Kantor DPRD Bungo, Selasa (25/9).   Dalam aksinya warga

 

Selasa, 25 September 2018 12:35 WIB

Di Tungkal Marak Penipuan Berkedok Undian Berhadiah


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Ada cara saja pelaku penipuan untuk mengelabui korban, saat ini di Kuala Tungkal tengah marak penipuan berkedok